Watercolor Study by Chiara Mazzetti

Di Pinterest, gw mengikuti beberapa akun artist yang menurut gw bagus bagus dan sering berbaik hati untuk ngebagiin tutorial atau step by step pengerjaan karya mereka.

Salah satunya Chiara Mazzetti; artist muda dari Italia (dan mbaknya cantik banget~). Kali ini gw coba study ulang karyanya yang kata mbaknya; 10 menit painting XD

In the end, gw sendiri ngabisin sekitar 20-30 menitan untuk paintingnya. Beda level harap maklum~

So here goes; gw mengikuti petunjuk step dari postingan Mbak Mazzetti disini https://www.chiaramazzetti.com/10-minutes-watercolor-view/

1. Sketching~ sketching~

2. Berikan warna dasar; langit dan bumi. Gw pakai warna langit yang lebih terang. Ya pada dasarnya warna biru yang lagi banyak ada di palet gw saat ini aja sih.

3. Warnain gunungnya. Tambah lagi layering warna di beberapa lokasi~

4. Detail~ detail, tambahin rumput rumput di beberapa lokasi, pakai campuran warna hitam sama cokelat. Bikin beberapa siluet pohon di cakrawala.

5. Warnain rumahnya. Kasih lining tegas di beberapa sudut.

6. Jadiiiiiii~ Rumah kecil di padang rumput~

Silakan dicoba, jangan lupa kasih credit ke Chiara Mazzetti yaaa~

Watercolor Study by Renato Palmuti: Step by Step

Nyam~ pada suatu hari gw menemukan postingan dari professional watercolor artist yang berbaik hati membagikan gratis materi step by step tutorial painting yang biasa dia gunakan untuk di kelas yang dia ajar.

And here let me tell you, yang namanya kelas watercolor painting untuk level advance – pro itu tidak murah. Jadi of course gw langsung minta izin ke yang bersangkutan untuk pakai materinya buat belajar juga. Dan kebetulan ybs dengan senang hati mempersilakan, plus dia bilang pengen lihat hasilnya juga.

So here goes my step by step painting progress~

1. Sketching sketching ~ pakai pensil aja tipis tipis suka suka~

2. Mulai dengan base color. Pada dasarnya sapu sapu warna tipis di area terluas. Karena maunya si lampu jalanan ini terlihat nyala, jadi area tengah dibuat kuning – gold.

3. Tambah layer warna di beberapa area. Terlihat sangat babak belur dan di titik ini gw mulai mempertanyakan eksistensi diri di dunia.

4. Mulai tambah beberapa detail lagi sedikit di sini sana dimana mana hatiku senang~ sempet dipanggil Val bentar buat bantu nyuci AC.

5. Kasih lining di beberapa tempat, tambahin detil pohon, pertegas garis garis di banyak area, bikin tembok, kasih variasi warna di jalanan biar keliatan kayak jalanan (?)

6. Selesaaaaaaiiiiiii~ hasilnya emang masih jauhhh banget dari contoh tutorialnya di sini: Tutorial by Renato Palmuti, tapi at least gw happy dengan hasilnya untuk percobaan pertama ^^

Oh iya, untuk kertasnya gw pakai watercolor postcard; beli di Artemedia seharga sekitar Rp.79.000,- disponsori oleh my brader in arms Mr.Whiz. Personally gw sangat suka karena kualitasnya bagus sekali. Nggak keriting kena air, dan tentu saja, bisa dipakai buat ngirim postcard. Love it.

Wanna try?

MasakMasak: Fettuccine Stroganoff

Lovely~

Sore sore nyokap dateng ngasih satu keresek jamur champignon segar. Kamu masak gih, katanya.

Asek~ mau dibikin apa ini ya, ditumis pake bawang bombay, dipanggang bareng makaroni, buat mi ayam jamur? Tapi berhubung bentar lagi wayahnya dinner, so, gw memutuskan untuk dimasak jadi saus stroganoff bareng pasta aja.

Simpel dan cepat, gw bisa bikin saus stroganoff sambil merem. Soalnya tinggal ngasih komando, yang ngerjain mah si Val XD

So, kali ini gw mau share resep saus stroganoff yang biasa gw bikin di rumah. Ini resepnya fleksibel banget, bisa dibongkar pasang suka suka sesuai selera, mau ditambah apa dikurangin, bebas aja. Bahkan gw setiap kali bikin pun hasil rasanya somehow beda terus karena tergantung mood mau nyemplungin apa ke panci.

Bahan untuk dua orang:

– Pasta, gw pakai fettuccine dengan ukuran tangan Val. Pertemukan ujung jari jempol dengan telunjuk bentuk lingkaran, pasta yang muat di dalamnya itu pas untuk dua orang. Rebus sampai aldente dengan air garam, jangan buang air rebusannya, sisihkan sekitar 1 cangkir.

– Jamur champignon, sekitar 200 gram iris iris

– Smoked beef lembaran sekitar 7-8 lembar, rebus barengan dengan pasta. Angkat duluan setelah matang, iris tipis memanjang.

– Bawang bombay/bawang putih geprek/daun bawang/seledri, semua iris halus

– Susu 100 ml

– Tepung terigu 1 sdm

– Butter 50 gram, atau kalo mau pake minyak goreng biasa boleh, 3 sdm.

– bumbu; kaldu kesukaan (mau kaldu ayam, jamur, sapi, ikan, rumput laut, bebas aja, gw pake kaldu ayam kampung), merica bubuk, paprika bubuk, bumbu dasar bawang putih (kalo ada aja, kalo nggak ada bisa pake bawang putih bubuk, bestnya kalo pake bawang putih geprek cincang halus), dan saus tiram 1 sdt.

– secret seasoning; minyak bumbu dari bumbu Indomie goreng 1 sachet.

Cara Masak;

1. Pasta dan smoked beef rebus bersamaan. Angkat smoked beef setelah matang dan iris tipis, sisihkan. Pasta ditiriskan dan tuangi minyak goreng 2 sdm, aduk rata. Fungsinya supaya nggak nempel. Sisihkan air perebusnya.

2. Panaskan butter / minyak goreng di pan anti lengket yang lumayan gede, tumis dulu jamurnya. Selang beberapa lama masukkan smoked beef. Kalo nyiapin beberapa additional ingredients seperti bawang bombay, bawang putih, daun bawang, bisa masukin sekarang.

3. Masukkan semua bumbu. Gw rekomendasikan para bumbu ini satuin dulu ke mangkok kecil, dan setelahnya tinggal tuang.

4. Tambah 1-2 sdm minyak goreng apabila minyak di pan hampir habis, lalu masukkan 1 sdm tepung terigu, aduuuuukkk sebentar. Lalu tuang susu dan aduk lagi sampai kental.

5. Cek tingkat kekentalan saus dan sesuaikan dengan selera, jika dirasa terlalu kental, bisa diatur supaya lebih encer sedikit dengan air rebusan pasta yang tadi disisihkan.

6. Masih ada sisa bahan yang belom dimasukin? Seledri? Tambahan herbs? Keju parmesan? Lempar sekarang. Masak sambil terus diaduk 2-3 menit. Perhatikan tingkat kekentalan saus ya. Makin sedikit cairan bakal makin kental dan makin asin soalnya.

7. Penyajian; ambil fettuccine pakai garpu dan putar putar di piring sampai jadi seperti foto. Ulangi sampe sesukanya mau berapa porsi. Tuang saus. Garnish as you wish, gw pake taburan bawang goreng Indomie biar nggak polos amat pastanya.

Selamat menikmati~

Pink Sunset Watercolor Tutorial

Been so long nothing to write~

Selama WFH, gw sesekali ngisi waktu dengan re-creating watercolor paintings yang suka ada di pinterest. Ada yang pake tutorial, dan ada juga yang enggak. Banyak painting lucu yang simpel dan totally easy untuk dipelajari.

Nah, kali ada yang mau ikutan, ini gw coba bikin tutorial cat air untuk lukisan mudah ala ala pinterest. Tingkat kesulitan: 1.

main pic

Material:
– Cat air; ngga masalah mau tipe cake or tipe tube dan merk apapun, gunakan as you like; gw pakai sisa warna cat air di palet keramat yang udah gw pakai sedjak tahoen doea riboe tiga
– Kuas; ini juga nggak ada yang khusus. Minimal punya tiga macam; yang gepeng untuk pulasan lebar merata, yang sedang ujung bulat, sama yang kecil untuk detail
– Kertas cat air; gw pakai Artemedia ukuran A6; paling affordable karena satu pack isi 12 lembar cuma 10ribuan di tokopedia; jadi gak pelit pelit belinya XD
– Brush paint warna hitam; yang biasa dipake buat fancy lettering itu loh~
– Paper tape; ini opsional. Kalo mau bikin efek ala polaroid pake aja, tapi kalo mau menuhin full paper juga no problemo.

So here goes;

001

Pertama, kertasnya dikasih frame dulu pakai paper tape. Dan karena gw ekonomis (gak mau ngaku pelit) maka gw pakai paper tape yang sebelomnya udah digunakan untuk lukisan lain XD Selama masih bisa nempel ya pake terus.

Teknik gw wet. Basahin kertasnya, tutul tutul aja pake tangan langsung.

002

Kedua, dengan kuas basah yang agak lebar, pulas bagian atas kertas dengan warna pink lalu geser kanan kiri kanan kiri sampe ke tengah dan warnanya jadi gradasi. Oh iya perlu diinget juga; kalo kering warna watercolor akan beberapa tingkat lebih muda, jadi jangan takut takut amat ketebelan warnanya.

003

Ketiga; pulas bagian bawah dengan warna biru; ulangin geser kanan kiri sampe membentuk bendera Belanda~ eh~ ya pokoknya sampe atasnya pink bawahnya biru tengahnya putih.

004

Dengan kuas basah bersih bikin bulet bulet di bagian area pink sampe balik putih. Intinya sih apus dikit, buat bikin matahari sore nantinya. Note: harus cepet karena cuma bisa dilakukan saat si area pink ini juga masih basah.

005

Keempat; keringin dulu. Sambil nunggu kering bisa bikin yang lain ya. Gw biasanya bikin simultan 2-3 paintings sekaligus karena waktu yang dipake untuk nunggu keringnya cukup untuk mulai bikin baru.

006

Kelima; setelah kering mari kita mulai gambar pohonnya. Pakai brush lettering warna item. Nggak perlu beli brand khusus, gw pake apa yang lagi ada aja di rumah.

3IKRu3j2U9Med2U93SLFMr

Keenam; bikin garis garis untuk pohon cemara; biar dimensional bikinnya ada yang kecil ada yang gede~ Yang gede ceritanya di depan. Setelah batang utamanya dibuat, berikutnya tinggal bikin goresan silang aja criss cross dari atas sampai bawah menyerupai cemara.

007

Last; masih inget si bulatan putih tadi? Warnain kuning keemasan. Nggak bunder banget sempurna no problemo.

Setelah kelar semua, lepas si paper tape frame dan voila~ Watercolor painting ala pinterest selesaaaaiiii~

Selamat mencoba~

Mengapa orang Indonesia tidak suka minum susu?

Pada suatu pagi gw ngecek email; ada permintaan pertanyaan menarik dari Quora.

Mengapa orang Indonesia tidak suka minum susu?

Pertanyaan ini menarik; karena tingkat konsumsi susu di Indonesia termasuk yang paling rendah dibanding negara-negara Asia Tenggara lain; Data Badan Pusat Statistik tahun 2017 menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia hanya mengonsumsi 16,62 kg susu per kapita per tahun. Sebagai pembanding, di tahun yang sama, tingkat konsumsi susu Filipina adalah 17,8 kg/kapita/tahun; Thailand 22,2 kg/kapita/tahun; Myanmar 26,7 kg/kapita/tahun; dan Malaysia 36,2 kg/kapita/tahun.

glass-1587258_960_720

Kalo mau ditilik dikaji singkat dalam porsi satu postingan blog; ada dua faktor sih penyebab utamanya. Satu karena faktor genetik tubuh yang nggak bisa diapa-apain lagi, dan satu lagi karena faktor pola pandang masyarakat Indonesia terhadap susu itu sendiri.

Gw bagi dalam dua bahasan aja biar singkat; pertama dari kondisi tubuh;

Secara genetik; orang Indonesia (dan Asia pada umumnya) semua memiliki kondisi intoleransi laktosa.

Intoleransi laktosa adalah kondisi ketika seseorang tak mampu mencerna laktosagula yang terdapat pada susu dan produk olahannya. Ketidakmampuan itu dikarenakan tubuh tak menghasilkan enzim laktase dengan cukup. Tanpa enzim laktase, laktosa tak mungkin bisa dicerna hingga berujung pada gangguan pencernaan.

Mereka yang memiliki kondisi ini akan segera mengalami sakit perut dan harus segera ke kamar kecil setelah mengonsumsi susu. Ini yang menyebabkan banyak orang malas meminum susu begitu saja.

Kondisi ini sebenarnya dialami oleh 65% populasi manusia di muka bumi. Dan angkanya bagi penduduk Asia adalah sekitar 70–100%. Di beberapa negara maju seperti Jepang, untuk mengatasi konsumsi susu yang rendah, pemerintah membantu pengembangan industri produk turunan susu seperti puding, es krim, dessert, keju, dan beragam makanan. Small trivia; di Jepang Anda tidak akan menemukan susu kotak rasa cokelat semudah di Indonesia.

Produk turunan susu bisa dikonsumsi, produk yang dicampur dengan susu bisa dikonsumsi, susu dengan campuran gula dan perasa bisa dikonsumsi, tapi susu segar plain hanya disarankan untuk dikonsumsi maksimal 500 ml sehari, karena lebih dari itu beresiko mengganggu pencernaan.

Beberapa penjelasan lebih lengkap mengenai kondisi lactose intolerance bisa dibaca disini:

Lactose intolerance Jurnal Ilmiah dari departemen kesehatan Amerika Serikat
Sains Diet, Bagaimana Intoleransi Laktosa Terjadi di Dalam Tubuh? artikel Kompas Sains

Note: penjelasan di atas pertama kali gw publikasikan di Quora.

pexels-photo-1460995

Minum segini ini kalo buat orang Asia bakalan berujung mesti bertengger di wese seharian

 

Faktor kedua; cara pandang masyarakat terhadap susu.

Meski sudah diganti jadi Pedoman Umum Gizi Seimbang sejak tahun 1995; jargon 4 Sehat 5 Sempurna somehow masih melekat di benak sangat banyak orang. Bagi sebagian orang tua; susu dianggap barang wajib untuk diminum anak-anak. Sayangnya; yang dirasa ‘wajib diminumkan’ itu susu formula; bukan susu segar beneran.

Beberapa case yang gw temui sepanjang proses belajar ilmu laktasi dan PMBA (pemberian makanan bayi dan anak); banyak orang tua yang masih menganggap susu formula pertumbuhan sebagai ‘penyempurna’ dan penambal gizi anak yang makannya sulit. Beberapa mengeluhkan anaknya tidak mau minum susu dan menanyakan merk susu apa yang bagus. Nah ini jadi tricky.

Susu; dalam Pedoman Umum Gizi Seimbang adalah salah satu dari variasi sumber protein; kalo anaknya diberi makan yang sesuai dengan panduan ini; maka susu ya hitungannya jadi selingan bukan lagi wajib. Kalo anaknya suka ya kasihkan (usahakan susu UHT bukan formula bubuk; dengan maksimal pemberian 500 ml per hari), kalo anaknya ngga suka ya jangan dipaksa. Kalo dirasa beneran harus banget wajib kudu mesti pokoknya masuk susu; ya olah jadi makanan. Bikin puding, cake, es krim.

Seringkali anak yang kesal karena paksaan minum susu ini; pas udah besar dan bisa ambil keputusan sendiri; dia akan berhenti minum susu at all. Dan dia tumbuh besar sambil membawa pakem ‘halah minum susu kayak bocah aja’.

Juga ada beberapa pemahaman yang rada salah kaprah mengenai susu. Ada kalangan orang dewasa di Indonesia yang melihat susu sebagai salah satu metode pengobatan; misalnya yang mabok, maag, menetralkan racun, you name it; pada saat kondisi tertentu itu muncul, ya baru mereka akan mengonsumsi susu; biasanya yang kaleng gambar beruang. Padahal fungsi utama susu adalah sumber protein; bukan obat.

Sisanya orang dewasa biasanya baru akan konsumsi susu setelah berubah wujud jadi bentuk lain atau sebagai campuran minuman lain. Sebenernya ini bisa dihitung sebagai konsumsi susu juga sih; tapi butuh riset terpisah yang lebih kompleks dibanding dengan penghitungan konsumsi susu cair secara general. Saat ini cukup jarang orang Indonesia dewasa mengonsumsi susu plain tanpa campuran secara sadar setiap hari, makanya hasil riset mengenai rendahnya konsumsi susu di atas bisa dirilis.

 

Kalo gw gimana? Oh iya meski sehari-hari bisa nenggak hingga satu karton susu literan, gw pun punya kondisi intoleransi laktosa karena pada dasarnya masih orang Asia. Tapi kondisi ini cuma ada di pagi hari saat lambung lagi kosong maksimal. Sesungguhnya sangat membantu apabila lagi apes sembelit karena kurang serat. Intoleransi laktosa bisa langsung melancarkan pencernaan XD

Note: all images used are under CC0 license.

Tarot Element Simple Guide by Hacques: The Fool

Hyuk, setelah sekian lama menghilang dari perwordpressan kini waktunya gw kembali~

Dan kali ini somehow lagi in the mood buat ngebahas tarot lagi. Tapi lebih ke arah penjelasan konsepnya ya~ gw ngga akan ngasih penjabaran mengenai reading ‘oh kalo kartunya keluar ini pas nanya cinta/keuangan/pekerjaan berarti artinya ini ini dan ini’ ~

Soalnya penjabaran reading terlalu luas; setiap individual hasil readingnya bisa berbeda meski kartu yang keluar sama; tergantung energinya saat itu.

Loh terus mau bahas apanya? Kali ini gw mau bahas pakem konsep elemen kartunya, dimulai dari si kartu The Fool.

As we all know, kartu tarot ada yang didesain serius, dan ada yang didesain for the sake of the art. Alias yang penting cantik dulu. Bisa sih dipakai, tapi potensi energinya ngga full karena elemennya ngga lengkap.

Elemen lengkap itu yang seperti apa?

Pada dasarnya selalu ada persamaan dari desain kartu tarot ‘beneran’. Misalnya kartu Emperor harus bergambar Raja atau laki-laki, kartu Lovers harus ada pasangan, kartu Strength harus ada elemen hewan kuat. Hal ini sudah ada sejak tahun 1500 an dan dipertahankan karena setiap elemennya memang memiliki arti sendiri. Nggak mesti sama persis atau terpakai semua, tapi at least ada yang nggak boleh tertinggal.

Untuk perbandingan, gw akan coba kaji dari empat kartu tarot dari berbagai penjuru dunia yang didesain serius; Rider Waite, european tarot, american tarot, sama japanese tarot.

The Fool; biasa digambarkan sebagai seorang pengembara, berjalan tanpa beban dan ditemani seekor hewan; biasanya anjing. Memiliki makna universal sebagai perwakilan dari perjalanan, permulaan, awal yang baru, spontanitas, harapan dan obliviousness. Thus, karena menyimbolkan ‘awal’ maka biasa diletakkan di nomor 0 di mayoritas deck, tapi ada juga yang meletakkan The Fool di nomor XXII.

The Fool Rider Waite
The Fool Paulina Tarot by Paulina Cassidy
The Fool Japan Mythology Tarot by Yamamoto Naoki
The Fool Italian Mini Tarot; designer unknown

Nah, sekarang pertanyaannya; carilah sedikitnya tiga persamaan dari keempat The Fool di atas! Ketemu nggak ketemu, tetep gw bahas.

– Langit; Semua The Fool berpetualang di bawah langit bercuaca cerah. Simbol dari optimisme. The Fool percaya all is well, thus, makes him oblivious dengan keadaan sekitar.

– Tas; namanya pengembara tentu bawa buntelan dong. Berisi segala hal duniawi yang tidak bisa ditinggalkan oleh The Fool. Simbolnya apa? Ini menyimbolkan sesuatu bawaan seseindividual. Apakah itu berisi beban yang tak bisa dilepaskan? Atau berisi modal untuk menjalani hal yang baru? Isi buntelan The Fool tergantung energi saat reading.

Sebelah tangan memegang sesuatu; apakah itu bunga? Atau walking stick? The Fool yang memegang bunga menikmati perjalanannya dan menyempatkan diri untuk enjoying the nature, dan The Fools yang memegang walking stick menggunakan sumber daya yang ada untuk membantu dia melangkah.

– Jurang atau Endless Path; The Fool disebut Fool karena dia nggak melihat di depan ada apa. Yang paling populer biasanya jurang. Menyimbolkan saking obliviousnya si The Fool, dia abai memperhatikan kondisi sekitar. Tapi di sisi lain, ini juga simbol dari optimisme, The Fool akan tetap melangkah meski dia nggak tahu bakal berujung kemana, boldly taking the risk dimana salah langkah bakal berakhir terjun bebas.

Loyal Companion; The Fool selalu memiliki teman. Paling populer biasanya anjing, yang akan menggigit baju atau menggonggong mengingatkan saat The Fool nyaris salah melangkah. Simbol ini mewakili apa? Insting atau kata hati. Kadang bisa memperingatkan salah melangkah beneran, kadang juga bisa menjadi masalah karena menghalangi untuk melangkah. Sekali lagi, tergantung energi saat reading.

Dari empat kartu di atas kurleb udah bisa ditarik kesimpulan ya, apa elemen terpenting dari The Fool. Di beberapa desain lain bisa ditemui The Fool yang berpenampilan lain, misalnya pakai topi jester yang memiliki konsep ‘High Person in Court’ atau The Fool dalam tampilan laki laki tua, yang menggambarkan makna ‘tidak ada istilah terlambat dalam memulai perjalanan baru atau belajar dari awal’.

Okeh, mungkin itu dulu buat kali ini. Nextnya most likely ngebahas elemennya The Magician ya. We go by the numbers~

Yummy Cheesy Hand Cream-y [Review]

Sering gak sih berasa kayaknya hidup hampa banget kalo nggak jajan dan berhari hari nggak didatengin ‘sahabat kita semua’ yang selalu dinanti; Babang Kurir Paket?

So, demi hidup yang jauh dari hampa~ kali ini gw iseng pake banget jajan seri Butter Plop Hand Cream dari Etude House~ dan kenapa pilih yang ini? Penasaran abis gegara variannya semua makanan dairy product 🥛!

Pilihan jatuh ke Butter Plop variasi Mozza Cheese 🧀🧀🧀

🧀 Ada 4 macam, varian Fresh Cream, Whip Cream, Mozza Cheese dan Cheddar Cheese. Fungsinya juga macam macam, ada yang melembutkan kulit, memutihkan kulit, dan anti wrinkle. Berhubung umur gw udah masuk tahap waspada kerut kan yah, jadi gw pilih yang Mozza Cheese karena fungsinya untuk wrinkle care.

🧀 Setelah dicoba~ teksturnya emang super creamy as you can see in my photo~ But the good thing is, dia nggak lengket dan nggak membekas di permukaan (dalam hal ini permukaan hape yah~ karena gw langsung pegang hape)

🧀 Wanginya surprisingly bukan wangi khas keju, so buat yang berharap ngendus aroma ala keju mozzarella, it’s not like that honey~ wanginya Sweet Nuts, manis lembut tapi tetep berasa aroma makanan sih~

🧀 Harga variatif tergantung belinya di toko mana dan faktor ongkir. Karena eik beli di olshop~ kebeneran dapat harga as low as Rp. 57.000,- Untuk satu jar isi 25 ml.

🧀 Do I like it? It’s a yes for now~ mari kita coba dulu dan lihat lagi setelah pemakaian jangka agak panjang~

Note: review pertama kali dipublish di app Storie! under nama Bintari Danumaya (practically the same person as Hacques).

Mardin Baklava Patisserie [Resto Review]

Kali ini mau share mengenai Turkish pastry~ salah satu jenis makanan yang gw berani bilang termasuk cukup langka di Jekardah.

Berawal dari gw makan siang bareng HolyPin di Kokas beberapa minggu lalu, kami iseng jalan di bazaar yang terletak di Lower Ground depan BK. Biasanya suka ada barang lucu yang nyelip dijual disana.

Kebeneran banget ada booth yang langsung narik perhatian; booth Mardin Baklava.

So, gw langsung nyeret HolyPin kesana dan beli sekotak 250 gram untuk dibagi dua. Note: Mardin ini jual bukan dalam bentuk satuan, tapi dalam bentuk gram.

Dan gw ambil salah satu brosurnya. Ternyata lokasinya cukup deket dari kantor dan nggak jauh melipir dari rute pulang setiap hari. So, gw pun ngajak Val untuk kencan disana kemaren sore.

So, here we are

Taraaaaaa~ sampai deh di markas besarnya Mardin~

Bangunannya catchy dan berkelas. Gw demen yang begini nih, didesain luar dalam dengan sangat serius. Dia punya dua lapis pintu, jadi suhu di area display baklavanya tetap dingin meski pintu area makan dibuka berkali kali.

Begitu masuk, Val langsung duduk dan gw pesan dengan gaya kayak yang udah sering nongkrong disitu, padahal sebelomnya bolak balik buka jomato sama websitenya Mardin lebih dulu~ bahahahahaha~

Masganteng yang nyambut bikin grogi sihhhh wakakakakaka~ nyambutnya professional dan sangat baik, nyapa dulu selamat malam dan berikutnya ngasih penjelasan produk dengan sangat baik, plus segera menawarkan menu andalan favorit disini, Kunafe.

Dan of kors, emang sejak awal niat gw kesitu buat beliin kunafe untuk Val, jadi gw pesen itu, plus seperempat kilo baklava mix, dan dua Chai, teh Turki.

Nggak lama nunggu, pesanan pertama berupa 250 gram baklava dataaaaang~

Nah ini diaaa… disajikan di piring putih panjang. Macam macam baklava klasik dan baklava cokelat.

Oh iya, note penting nih. Baklava ini punya citarasa yang luar biasa manis up to the point bisa bikin pengang kuping (you know the sensation). Jadi, buat yang nggak punya toleransi tinggi terhadap yang manis-manis, sebaiknya 250 gram ini dibagi berempat, atau jangan dipaksa makan semua di tempat, kalo ada sisa boleh dibungkus bawa pulang kok.

Meanwhile yang punya diabetes, mending jangan coba-coba sama sekali.

Untuk minumnya, kami pesan Chai, yang berupa teh hitam kental panas disajikan di gelas paling cantik yang pernah gw liat~

Daaaaan di dalam dome topi si gelas ini ada kejutan kecil~

Anyway, biarpun dikasih gula sekuali (kecil), kami nggak pakai sama sekali. Soalnya teh ini cocoknya buat netralisir rasa manis giung dari si baklava.

Lalu kami beralih ke hidangan utama yang ditunggu~ oho~ the majestic Cheese Kunafe!

Buat yang belum tahu, Kunafe or Kanafeh ini sejenis dessert yang dibuat dari pastry berbentuk serat seperti mie halus, dilapis kezu, dan disiram lagi sirup gula. Cita rasanya nggak terlalu manis karena gurih kejunya mengimbangi si sirup gula. Gw makan si baklava sesuap, seling kunafe sesuap, pas lah buat alternating the sensation~

Step by step~ uuuuu baby!

Best. Next time kemari gw pastiin mau beli kunafenya buat masing masing satu~

Untuk segi harga, tentu berbeda dengan standar kafe pada umumnya; karena jelas barang jualannya juga beda. Makan berdua Val, total mahar yang kami keluarkan sekitar segini

But rest assured, totally worth the price!

Rasa yang ditawarkan otentik (terjamin, soalnya kemaren pas kami kesana ada pakbosnya datang dan dari penampilannya beliau terlihat native Turkish), tempatnya sangat bagus, pelayanan sangat baik, dan apabila bisa menarik minat you all, girls; para mas staffnya semua masih muda, totally ganteng, dan banyak XD

Love it? Yes.

Going back? Absolutely.

Cara Memilih Kartu Tarot by Hacques

Kali ini gw masih in the mood buat ngebahas tarot. Setelah kemaren ada perkenalan sedikit mengenai tarot, siapa tahu ada yang mulai tertarik pengen nyoba. So, untuk posting kali ini, gw mau cerita sedikit tips buat memilih kartu tarot buat yang lagi pengen beli deck pertamanya.

Cara Hacques Memilih Kartu Tarot

Ada beberapa saran yang banyak beredar dalam panduan pemula untuk memilih kartu. Some of it bahkan superstitious; ada aturan yang menyatakan bahwa kartu tarot pertama, itu tidak boleh dibeli sendiri. Harus diwariskan, dikasih orang, dibeliin orang, atau bahkan maling punya orang, pokoknya gak boleh beli sendiri.

Buat gw ini totally nonsense; tapi by destiny kartu pertama gw sendiri juga nggak gw dapatkan dari beli dan nggak pilih sendiri. Kartu tarot pertama gw itu dapetnya dari bonusan majalah. Majalahnya siapa yang beli, gak tau. Mungkin nyokap. Abaikan mitos ini.

Nyoh~ udah bapuk maksimum

Beberapa tips populer di internet menyarankan bagi pemula sebaiknya menggunakan deck Rider Waite. Reasonable; karena deck ini memiliki pakem simbol tarot yang baku, banyak yang jual, murah meriah. Jadi kalopun bosan di tengah tengah, nggak rugi amat investasinya. Dan biasanya Rider Waite jadi deck standar yang diberikan dalam kelas kelas workshop tarot. Deck ini bisa dijadikan pilihan, tapi nggak mesti.

Buat gw, agak beda dikit; seperti layaknya Harry Potter milih tongkat, untuk hal ini gw berpegang pada pakem ‘kartu yang memilih reader’.

Pada dasarnya desain kartu tarot itu punya benang merah. Asal benang merah ini terpenuhi, mau pake desain apapun, no problemo. Yang penting readernya udah punya basic pengenalan makna setiap simbol.

Dan syarat utamanya adalah: reader harus benar-benar menyukai kartunya.

Jangan tergoda segera beli deck tarot di toko buku hanya karena yang tersedia cuma itu. Pegang dulu kartunya, terus timang-timang sambil lihat gambarnya.

Kartu yang solely yours, adalah kartu yang membangkitkan perasaan ingin memiliki saat itu juga. Ibaratnya pacar atau pasangan hidup, kartu tarot juga jodoh jodohan.

Disarankan setelah dipegang, coba tinggalin dulu tokonya muter sebentar atau pulang dulu sekalian. Kalo ada kartu yang bikin kepikiran terus bahkan hingga berhari hari, maka berangkat lagi ke tokonya dan tebus si kartu. Kalo nggak kepikiran, ya udah cari di tempat lain.

Hal yang sama bisa dilakukan saat beli kartunya online. Jembrengin semua gambarnya, perhatikan satu-satu. Mana yang bikin semangat memiliki muncul, itu yang pantas untuk dibeli.

Berikutnya, energi si kartu harus cocok dengan reader. In my case, gw punya energi feminin yang dominan. Jadi desain kartu koleksi gw memiliki ilustrasi mayoritas perempuan, dengan warna yang cerah dan desain feminin.

Energi yang nggak tersambung, bisa bikin readingnya berkabut dan susah konsentrasi. Gw punya beberapa deck yang energinya nggak sinkron, berujung pada si kartu sampe sekarang nggak pernah dipake sama sekali.

Berikutnya, usahakan jangan nurunin standar kalo harga belum sesuai budget. Ini penting at least buat gw. Kalo nemu yang udah sangat nyantol di hati tapi harganya di luar budget, gw lebih menyarankan untuk nabung dulu beberapa saat sampai akhirnya terbeli.

Kartu tarot bukan kebutuhan primer, you will survive for a long while without it anyway, jadi kumpulkan aja dulu uangnya dan tebus si kartu impian. Jangan khawatir, karena seiring kamu makin jago reading, investasi awal itu akan terbayar kok.

Untuk nebus si main deck tarot gw dulu kira kira butuh sekitar 3 bulan nyisihin uang sampe akhirnya terbeli. Tapi sembilan tahun kemudian, tarif dua jam reading session gw sudah cukup untuk nebus si kartu.

Tips berikutnya, jangan menyerah meski saat ini ngedapetin kartu itu nyaris mustahil. Simpen hasratnya dalam hati, yakini si kartu itu jodoh. Maka suatu hari di masa depan dia akan datang ke tangan dengan cara apapun.

Salah satu koleksi terbaru gw butuh waktu bertahun-tahun untuk nyampe ke tangan. Setelah berburu sejak-jaman-kapan-gw-bahkan-udah-lupa, deck ini baru sampai di tangan gw kemaren sore banget by the time gw ketik ini dooonggg~ Gw bakal ceritain di postingan terpisah deh~

Next; pastiin kartunya terdiri dari 78 lembar pas, 22 Major Arcana dan 56 Minor Arcana. Karena ada beberapa produsen mengeluarkan kartu tarot yang fungsinya lebih untuk collectibles alias cuma rilis 22 lembar Major Arcananya aja. Biasanya merchandise anime.

Tapi kalo suka gambarnya dan pengen beli, ya beli aja. Asalkan sebelum mau dipake buat reading, investasiin waktu sedikit lebih banyak untuk mengenali makna tiap simbol di kartu standar. Karena kartu collectibles biasanya belum tentu memiliki semua simbol itu di desainnya.

Deck kartu yang tidak lengkap tanpa minor arcana, energinya pincang dan tidak terasa whole.

Anything not to do? Ada. Untuk pembaca pemula, tahan dulu untuk memegang oracle card, fairy card, angel card atau cartomancy card lainnya. Nanti dulu. Bukan kenapa kenapa, takutnya kagok sendiri.

So far paling itu dulu ya~ cara memilih tarot card pertama bagi pemula~ kalo ada pertanyaan lempar aja 😉

Note: Semua foto milik pribadi.

Tarot; A Quick Intro by Hacques~

Kali ini mau sharing sedikit mengenai hobi yang udah lama gw tekuni sedjak djaman dahoeloe kala~ Tarot Reading; by the time gw ngetik ini berarti udah ada sekitar 17 tahunan lah. Eniwey; tulisan ini lebih ke arah pengenalannya aja dulu ya, belom ke bagian cara baca dan lain-lainnya~ here goes...

GW DAN TAROT

Gw kebetulan generasi ketiga tarot reader dari garis nyokap. Yang pertama (at least yang pernah hidup sejaman dengan Gw) itu Uyut alias kakeknya nyokap.

Beliau keturunan priyayi Jawa jaman baheulah yang sempat bersekolah di Belanda, di sana Uyut berkenalan dengan kartu tarot dan dia bawa pulang ke tanah Jawa. Nyokap suka cerita; saking sudah khatam dengan tarot ini, Uyut nggak perlu bawa bawa decknya kemana mana, dese bisa buat sendiri right away pakai potongan kardus yang digunting dan dia gambari simbol dan angka sederhana dengan spidol. Thus, tarot card is not sacred after all.

Kemampuan baca tarot Uyut ini diturunin ke putri bungsunya, nenek Gw. Tapi nenek gw menutup rapat rapat kalo dia bisa mainan tarot, gw sendiri tahu dari cerita nyokap seselentingan aja pas nyokap kebetulan lihat gw mainan tarot sendiri.

Di generasi nyokap, kemampuan (or interest?) ini skip. Nggak ada dari seluruh saudara nyokap yang punya ketertarikan dengan tarot. Baru muncul lagi di generasi gw, itupun cuma gw seorang dan nggak ada yang secara khusus memperkenalkan. Gw simply tiba tiba suka aja ^^

Berawal dari mainan tarot hadiah majalah; saat ini gw punya koleksi sekitar… mmm… 8 deck kartu tarot dan 1 deck fairy oracle card. Di postingan nanti nanti gw bakal share tips cara pilih kartu tarot sendiri~

magic-2492890_640

APA SIH TAROT READING ITU?

Gw bakal kasih sedikit insight pribadi aja dulu kali ya. Dari sejarah singkatnya dulu.

Satu pack kartu tarot, pada dasarnya dibuat untuk main kartu biasa. Yup. Tarot terdiri dari 22 mayor arcana dan 55 minor arcana. Dan kartu minor arcana ini yang selama ini kita kenal sebagai ‘kartu remi’.

Kartu tarot mulai populer digunakan dalam praktek Cartomancy sekitar abad ke 18. Apa itu Cartomancy? Fortune telling menggunakan kartu alias ramal-ramalan.

Banyak yang bilang gak boleh, diharamkan agama karena meramal itu melangkahi takdir Tuhan. Ada juga yang berpendapat itu pseudoscience dan lebih cenderung cocoklogi~ Buat gw, tarot ini lebih condong ke sisi konsultasi psikologi dengan membaca energi. Tidak bertentangan dengan ajaran agama manapun.

Untuk tarot reading sendiri, kurang cocok buat dijadiin metode meramal masa depan. Kenapa? Karena emang nggak bisa ^^ Peruntukan pembacaan kartu tarot bukan buat curi start mengenai masa depan, nebak pemenang pilpres Inggris, nebak taruhan judi bola atau nebak nebak kapan kawin, gak akan ketemu jawabannya meski kartunya dibolak balik tujuh kali sambil mandi air kembang. Jadi kalo ada yang bilang wah mainan kartu tarot musyrik tuh karena kategorinya sihir ramal ramalan; ya tuduhannya nggak pas. Emang bukan buat ngeramal kok~

Kalo berdasarkan definisi gw pribadi, tarot reading itu lebih ke arah ilmu membaca energi fused with a little bit counseling ~ Dan kalo di dunia pertarotan global; ada beberapa jenis tarot reader yang bisa ditemui~ ada yang spesialis konsultasi psikologi, ada yang spesialisasi tarot holistik, ada yang untuk healing, dan entah berapa cabang lagi; belom termasuk yang spesialis oracle card, choose as you need~ 

Peruntukan tarot buat gw, bukan untuk meramal masa depan, tapi lebih ke arah membantu klien mengambil keputusan. Beberapa klien gw temukan minta konsultasi tarot dengan tujuan bukan pengen cari tahu masa depan, tapi lebih bermaksud meminta dorongan untuk meyakinkan diri dalam pengambilan keputusan. Endingnya gimana? Tidak harus menuruti apa yang dijabarkan kartu, tapi terserah pada si klien.

Satu sesi reading, dengan segala suasananya dan ritualnya yang kadang berkesan mistik kayak di film-film, berfungsi untuk ngebantu klien fokus terhadap masalah yang dia hendak konsultasikan. Yaaa~ biar buat ngebangun mood aja gitu~ Bukan buat manggil jin apa gimana~ gak ada XD

JENIS PERTANYAAN UNTUK TAROT

Kartu tarot bukan untuk mencari semua jawaban selayaknya Google. Jadi nggak akan ada keluar jawaban yang bersifat absolut seperti YA atau TIDAK; atau jawaban dari pertanyaan KAPAN kayak nanya tanggal baik untuk lamaran atau pertanyaan dengan jawaban pertanyaan tunggal mengarah ke suatu objek seperti nama gebetan mana yang bisa naik pangkat jadi pacar~ dan tidak ada jawaban tarot yang 100% benar atau salah. Soalnya pesan yang disampaikan kartu sangat multi interpretasi; dua kartu yang sama muncul; bisa punya arti yang berbeda tergantung aliran energinya.

Tarot hanya bisa menjawab pertanyaan terbuka dan jawabannya akan berupa simbol. Makanya penting untuk pilih kartu yang nggak sekedar gambarnya bagus doang, tapi pilih yang mengikuti kaidah guidelines pembuatan simbol tarot; karena ini yang mesti diterjemahin oleh si reader nantinya.

Kalo gw yang lagi reading, usually gak perlu kepo banget pertanyaan dari klien; karena biasanya Kartu akan cerita dengan sendirinya. Yang penting selama si klien fokus, biasanya semua cerita bakal mengalir kebuka dengan sendirinya. Termasuk kalo kliennya bohong bakal ketauan XD

tarot-991041_1280

TATA CARA KONSULTASI MENGGUNAKAN TAROT

Pada dasarnya nggak ada hal yang khusus. Traditional way ya as your usual one on one consultation aja sih; reader dan klien duduk bareng; kalo di film-2 biasanya berhadapan, kalo gw bilang sih nggak masalah mau ngadep mana atau lokasi dimana. Mau di tenda gipsi apa mau di kedai kopi atau di rumah masing-masing. Klien diminta konsentrasi dengan pertanyaannya dan mulai mengocok kartu. Modern way bisa dengan teleconference of course; biasanya gw lebih banyak nanganin klien nggak face to face tapi manfaatin teknologi. Gw yang kocok kartunya; selama kami online bareng dan fokusnya sama; proses reading sangat bisa untuk dilakukan. Yang penting fokus. Thus, mainan hape atau sambil ngerjain yang lain, tidak disarankan saat lagi sesi tarot reading.

Shuffling the cards; ada banyak cara untuk ngocoknya; seiring berjalannya waktu nanti seorang tarot reader bakal ngerti sendiri mana yang paling disukai. Nggak ada yang bener atau salah; tapi inget untuk tidak sekedar mengocok searah seperti kayak main kartu remi biasa; karena kartu tarot itu baik normal atau reverse sama-sama penting. Ada yang ngocoknya kayak ala di casino; boleeehh~ ada yang kartunya dijatuhin dari jarak 30 cm di atas meja; boleeeeeh~ mau sambil kayang; akuuurrr~ in my method; biasanya gw akan minta klien ngocok kartu sambil konsen ke pertanyaan, abis itu kartunya diputar di meja, dirapikan dan dibagi jadi tiga tumpukan; yang mana yang dipilih klien itu yang akan dipakai untuk bacaan. Tapi ya; beda klien beda metode juga no problemo~

playing-cards-2205554_1280

Pilih Jenis Tebaran; biasanya gw akan mulai dengan nanyain genre pertanyaannya apa; kalo klien sudah ada bayangan mau pake tebaran apa, gw akan ikuti; kalo klien pengen tebaran yang ngasih penjelasan jelas banget dari awal sampe akhir gw akan rekomendasikan Celtic Cross. Kalo klien belom punya gambaran tebaran apa tapi udah tahu mau nanya seputar apa; karir misalnya; gw bisa bantu pilihkan tebaran yang paling cocok. Di internet bertebaran jenis tarot card spreads; pilih aja mana yang dirasa paling pas dengan pertanyaan dan kondisi klien.

Bebersih Energi / Clearing the decks; Setiap kelar satu full tebaran; sebelom lanjut ke pertanyaan berikutnya yang totally beda; sangat disarankan untuk minum dulu, cuci tangan dulu dan kartu tarotnya diurutkan lagi dimulai dari angka nol. Fungsinya untuk bebersih energi dan membantu klien dan reader untuk fokus ke bacaan baru.

GIMANA CARI TAROT READER TERPERCAYA? 

Nah ini susah susah gampang; soalnya banyakan yang abal daripada yang benernya. Yang kurang disaranin itu biasanya antara tarot reader pehobi yang baru mulai dan masih hot hot chicken shit; but it’s still ok sih minta bantuan mereka; hitung-hitung sama sama bantu dia belajar juga; biasanya kalo mau request love reading ke reader pemula masih bisa diandalkan kok karena banyak tarot pehobi memulai dengan semangat pengen baca cinta cintaan; tapi kalo mau nanya masalah hidup yang lebih kompleks, disaranin cari reader pro yang bisa konseling juga.

Beware sama yang abal, scammers; cara ngenalinnya gampang, scammers itu biasanya tipe yang bakal ngeramalin jelek abis itu jualan jimat tambahan yang harganya gak kira-kira; wah kamu bakal apes sebulan penuh; tapi jangan kawatir, ini ada keris tolak bala dengan mahar sepuluh juta aja~ yaaaa yang gitu-gitu~

Terus gimana dong cari tahunya?

Cari info komunitas tarot reader; entah FB fanpage, entah WA grup, atau forum diskusi mingguan; tarot pada dasarnya sama dengan hobi lainnya; ada penggiat dan ada perkumpulan orang-orang dengan minat yang sama. Kalo udah nemu komunitasnya; tinggal cari mana yang paling cocok karena pasti pilihannya banyak XD Di Indonesia ada banyak kok; bahkan beberapa rutin mengadakan workshop setiap beberapa bulan sekali.

Tanya teman yang sudah pernah menggunakan jasanya sebelumnya; untuk penawaran jasa seperti tarot reading; testimoni merupakan salah satu kekuatan utama untuk advertising. Makin banyak klien puas ya makin terpercaya~

Cek keabsahan fanpage atau websitenya; tarot reader pada dasarnya bukan dukun; most likely gaya atau dandanannya biasa aja. Reader yang open dengan dirinya dan nggak dibuat-buat; biasanya justru malah lebih bisa dipercaya dibanding dengan yang fake banget kayak pake cadar bergaya gothic dan berfoto di ruangan remang remang penuh klenik.

Ada reader yang tau-tau ngedatengin terus maksa buat baca ramalan keberuntungan kamu? Jauh-jauh lah; paling cuma scammers maksa nyari duit.

OK~ kayaknya segini dulu ya introduksi awal by gw~ nggak mengklaim yang paling benar karena memang tidak ada yang paten pakem; tapi ini adalah apa yang gw pelajari selama 17 taun (and going) megang tarot.

Next gw coba sharing mengenai in depthnya deh~

note: all images are under CC0 License.