Cara Memilih Kartu Tarot by Hacques

Kali ini gw masih in the mood buat ngebahas tarot. Setelah kemaren ada perkenalan sedikit mengenai tarot, siapa tahu ada yang mulai tertarik pengen nyoba. So, untuk posting kali ini, gw mau cerita sedikit tips buat memilih kartu tarot buat yang lagi pengen beli deck pertamanya.

Cara Hacques Memilih Kartu Tarot

Ada beberapa saran yang banyak beredar dalam panduan pemula untuk memilih kartu. Some of it bahkan superstitious; ada aturan yang menyatakan bahwa kartu tarot pertama, itu tidak boleh dibeli sendiri. Harus diwariskan, dikasih orang, dibeliin orang, atau bahkan maling punya orang, pokoknya gak boleh beli sendiri.

Buat gw ini totally nonsense; tapi by destiny kartu pertama gw sendiri juga nggak gw dapatkan dari beli dan nggak pilih sendiri. Kartu tarot pertama gw itu dapetnya dari bonusan majalah. Majalahnya siapa yang beli, gak tau. Mungkin nyokap. Abaikan mitos ini.

Nyoh~ udah bapuk maksimum

Beberapa tips populer di internet menyarankan bagi pemula sebaiknya menggunakan deck Rider Waite. Reasonable; karena deck ini memiliki pakem simbol tarot yang baku, banyak yang jual, murah meriah. Jadi kalopun bosan di tengah tengah, nggak rugi amat investasinya. Dan biasanya Rider Waite jadi deck standar yang diberikan dalam kelas kelas workshop tarot. Deck ini bisa dijadikan pilihan, tapi nggak mesti.

Buat gw, agak beda dikit; seperti layaknya Harry Potter milih tongkat, untuk hal ini gw berpegang pada pakem ‘kartu yang memilih reader’.

Pada dasarnya desain kartu tarot itu punya benang merah. Asal benang merah ini terpenuhi, mau pake desain apapun, no problemo. Yang penting readernya udah punya basic pengenalan makna setiap simbol.

Dan syarat utamanya adalah: reader harus benar-benar menyukai kartunya.

Jangan tergoda segera beli deck tarot di toko buku hanya karena yang tersedia cuma itu. Pegang dulu kartunya, terus timang-timang sambil lihat gambarnya.

Kartu yang solely yours, adalah kartu yang membangkitkan perasaan ingin memiliki saat itu juga. Ibaratnya pacar atau pasangan hidup, kartu tarot juga jodoh jodohan.

Disarankan setelah dipegang, coba tinggalin dulu tokonya muter sebentar atau pulang dulu sekalian. Kalo ada kartu yang bikin kepikiran terus bahkan hingga berhari hari, maka berangkat lagi ke tokonya dan tebus si kartu. Kalo nggak kepikiran, ya udah cari di tempat lain.

Hal yang sama bisa dilakukan saat beli kartunya online. Jembrengin semua gambarnya, perhatikan satu-satu. Mana yang bikin semangat memiliki muncul, itu yang pantas untuk dibeli.

Berikutnya, energi si kartu harus cocok dengan reader. In my case, gw punya energi feminin yang dominan. Jadi desain kartu koleksi gw memiliki ilustrasi mayoritas perempuan, dengan warna yang cerah dan desain feminin.

Energi yang nggak tersambung, bisa bikin readingnya berkabut dan susah konsentrasi. Gw punya beberapa deck yang energinya nggak sinkron, berujung pada si kartu sampe sekarang nggak pernah dipake sama sekali. I’m selling one here; Steampunk Tarot Deck

Berikutnya, usahakan jangan nurunin standar kalo harga belum sesuai budget. Ini penting at least buat gw. Kalo nemu yang udah sangat nyantol di hati tapi harganya di luar budget, gw lebih menyarankan untuk nabung dulu beberapa saat sampai akhirnya terbeli.

Kartu tarot bukan kebutuhan primer, you will survive for a long while without it anyway, jadi kumpulkan aja dulu uangnya dan tebus si kartu impian. Jangan khawatir, karena seiring kamu makin jago reading, investasi awal itu akan terbayar kok.

Untuk nebus si main deck tarot gw dulu kira kira butuh sekitar 3 bulan nyisihin uang sampe akhirnya terbeli. Tapi sembilan tahun kemudian, tarif dua jam reading session gw sudah cukup untuk nebus si kartu.

Tips berikutnya, jangan menyerah meski saat ini ngedapetin kartu itu nyaris mustahil. Simpen hasratnya dalam hati, yakini si kartu itu jodoh. Maka suatu hari di masa depan dia akan datang ke tangan dengan cara apapun.

Salah satu koleksi terbaru gw butuh waktu bertahun-tahun untuk nyampe ke tangan. Setelah berburu sejak-jaman-kapan-gw-bahkan-udah-lupa, deck ini baru sampai di tangan gw kemaren sore banget by the time gw ketik ini dooonggg~ Gw bakal ceritain di postingan terpisah deh~

Next; pastiin kartunya terdiri dari 78 lembar pas, 22 Major Arcana dan 56 Minor Arcana. Karena ada beberapa produsen mengeluarkan kartu tarot yang fungsinya lebih untuk collectibles alias cuma rilis 22 lembar Major Arcananya aja. Biasanya merchandise anime.

Tapi kalo suka gambarnya dan pengen beli, ya beli aja. Asalkan sebelum mau dipake buat reading, investasiin waktu sedikit lebih banyak untuk mengenali makna tiap simbol di kartu standar. Karena kartu collectibles biasanya belum tentu memiliki semua simbol itu di desainnya.

Deck kartu yang tidak lengkap tanpa minor arcana, energinya pincang dan tidak terasa whole.

Anything not to do? Ada. Untuk pembaca pemula, tahan dulu untuk memegang oracle card, fairy card, angel card atau cartomancy card lainnya. Nanti dulu. Bukan kenapa kenapa, takutnya kagok sendiri.

So far paling itu dulu ya~ cara memilih tarot card pertama bagi pemula~ kalo ada pertanyaan lempar aja ūüėČ

Note: Semua foto milik pribadi.

Tarot; A Quick Intro by Hacques~

Kali ini mau sharing sedikit mengenai hobi yang udah lama gw tekuni sedjak djaman dahoeloe kala~ Tarot Reading; by the time gw ngetik ini berarti udah ada sekitar 17 tahunan lah. Eniwey; tulisan ini lebih ke arah pengenalannya aja dulu ya, belom ke bagian cara baca dan lain-lainnya~ here goes...

GW DAN TAROT

Gw kebetulan generasi ketiga tarot reader dari garis nyokap. Yang pertama (at least yang pernah hidup sejaman dengan Gw) itu Uyut alias kakeknya nyokap.

Beliau keturunan priyayi Jawa jaman baheulah yang sempat bersekolah di Belanda, di sana Uyut berkenalan dengan kartu tarot dan dia bawa pulang ke tanah Jawa. Nyokap suka cerita; saking sudah khatam dengan tarot ini, Uyut nggak perlu bawa bawa decknya kemana mana, dese bisa buat sendiri right away pakai potongan kardus yang digunting dan dia gambari simbol dan angka sederhana dengan spidol. Thus, tarot card is not sacred after all.

Kemampuan baca tarot Uyut ini diturunin ke putri bungsunya, nenek Gw. Tapi nenek gw menutup rapat rapat kalo dia bisa mainan tarot, gw sendiri tahu dari cerita nyokap seselentingan aja pas nyokap kebetulan lihat gw mainan tarot sendiri.

Di generasi nyokap, kemampuan (or interest?) ini skip. Nggak ada dari seluruh saudara nyokap yang punya ketertarikan dengan tarot. Baru muncul lagi di generasi gw, itupun cuma gw seorang dan nggak ada yang secara khusus memperkenalkan. Gw simply tiba tiba suka aja ^^

Berawal dari mainan tarot hadiah majalah; saat ini gw punya koleksi sekitar… mmm… 8 deck kartu tarot dan 1 deck fairy oracle card. Di postingan nanti nanti gw bakal share tips cara pilih kartu tarot sendiri~

magic-2492890_640

APA SIH TAROT READING ITU?

Gw bakal kasih sedikit insight pribadi aja dulu kali ya. Dari sejarah singkatnya dulu.

Satu pack kartu tarot, pada dasarnya dibuat untuk main kartu biasa. Yup. Tarot terdiri dari 22 mayor arcana dan 55 minor arcana. Dan kartu minor arcana ini yang selama ini kita kenal sebagai ‘kartu remi’.

Kartu tarot mulai populer digunakan dalam praktek Cartomancy sekitar abad ke 18. Apa itu Cartomancy? Fortune telling menggunakan kartu alias ramal-ramalan.

Banyak yang bilang gak boleh, diharamkan agama karena meramal itu melangkahi takdir Tuhan. Ada juga yang berpendapat itu pseudoscience dan lebih cenderung cocoklogi~ Buat gw, tarot ini lebih condong ke sisi konsultasi psikologi dengan membaca energi. Tidak bertentangan dengan ajaran agama manapun.

Untuk tarot reading sendiri, kurang cocok buat dijadiin metode meramal masa depan. Kenapa? Karena emang nggak bisa ^^ Peruntukan pembacaan kartu tarot bukan buat curi start mengenai masa depan, nebak pemenang pilpres Inggris, nebak taruhan judi bola atau nebak nebak kapan kawin, gak akan ketemu jawabannya meski kartunya dibolak balik tujuh kali sambil mandi air kembang. Jadi kalo ada yang bilang wah mainan kartu tarot musyrik tuh karena kategorinya sihir ramal ramalan; ya tuduhannya nggak pas. Emang bukan buat ngeramal kok~

Kalo berdasarkan definisi gw pribadi, tarot reading itu lebih ke arah ilmu membaca energi fused with a little bit counseling ~ Dan kalo di dunia pertarotan global; ada beberapa jenis tarot reader yang bisa ditemui~ ada yang spesialis konsultasi psikologi, ada yang spesialisasi tarot holistik, ada yang untuk healing, dan entah berapa cabang lagi; belom termasuk yang spesialis oracle card, choose as you need~ 

Peruntukan tarot buat gw, bukan untuk meramal masa depan, tapi lebih ke arah membantu klien mengambil keputusan. Beberapa klien gw temukan minta konsultasi tarot dengan tujuan bukan pengen cari tahu masa depan, tapi lebih bermaksud meminta dorongan untuk meyakinkan diri dalam pengambilan keputusan. Endingnya gimana? Tidak harus menuruti apa yang dijabarkan kartu, tapi terserah pada si klien.

Satu sesi reading, dengan segala suasananya dan ritualnya yang kadang berkesan mistik kayak di film-film, berfungsi untuk ngebantu klien fokus terhadap masalah yang dia hendak konsultasikan. Yaaa~ biar buat ngebangun mood aja gitu~ Bukan buat manggil jin apa gimana~ gak ada XD

JENIS PERTANYAAN UNTUK TAROT

Kartu tarot bukan untuk mencari semua jawaban selayaknya Google. Jadi nggak akan ada keluar jawaban yang bersifat absolut seperti YA atau TIDAK; atau jawaban dari pertanyaan KAPAN kayak nanya tanggal baik untuk lamaran atau pertanyaan dengan jawaban pertanyaan tunggal mengarah ke suatu objek seperti nama gebetan mana yang bisa naik pangkat jadi pacar~ dan tidak ada jawaban tarot yang 100% benar atau salah. Soalnya pesan yang disampaikan kartu sangat multi interpretasi; dua kartu yang sama muncul; bisa punya arti yang berbeda tergantung aliran energinya.

Tarot hanya bisa menjawab pertanyaan terbuka dan jawabannya akan berupa simbol. Makanya penting untuk pilih kartu yang nggak sekedar gambarnya bagus doang, tapi pilih yang mengikuti kaidah guidelines pembuatan simbol tarot; karena ini yang mesti diterjemahin oleh si reader nantinya.

Kalo gw yang lagi reading, usually gak perlu kepo banget pertanyaan dari klien; karena biasanya Kartu akan cerita dengan sendirinya. Yang penting selama si klien fokus, biasanya semua cerita bakal mengalir kebuka dengan sendirinya. Termasuk kalo kliennya bohong bakal ketauan XD

tarot-991041_1280

TATA CARA KONSULTASI MENGGUNAKAN TAROT

Pada dasarnya nggak ada hal yang khusus. Traditional way ya as your usual one on one consultation aja sih; reader dan klien duduk bareng; kalo di film-2 biasanya berhadapan, kalo gw bilang sih nggak masalah mau ngadep mana atau lokasi dimana. Mau di tenda gipsi apa mau di kedai kopi atau di rumah masing-masing. Klien diminta konsentrasi dengan pertanyaannya dan mulai mengocok kartu. Modern way bisa dengan teleconference of course; biasanya gw lebih banyak nanganin klien nggak face to face tapi manfaatin teknologi. Gw yang kocok kartunya; selama kami online bareng dan fokusnya sama; proses reading sangat bisa untuk dilakukan. Yang penting fokus. Thus, mainan hape atau sambil ngerjain yang lain, tidak disarankan saat lagi sesi tarot reading.

Shuffling the cards; ada banyak cara untuk ngocoknya; seiring berjalannya waktu nanti seorang tarot reader bakal ngerti sendiri mana yang paling disukai. Nggak ada yang bener atau salah; tapi inget untuk tidak sekedar mengocok searah seperti kayak main kartu remi biasa; karena kartu tarot itu baik normal atau reverse sama-sama penting. Ada yang ngocoknya kayak ala di casino; boleeehh~ ada yang kartunya dijatuhin dari jarak 30 cm di atas meja; boleeeeeh~ mau sambil kayang; akuuurrr~ in my method; biasanya gw akan minta klien ngocok kartu sambil konsen ke pertanyaan, abis itu kartunya diputar di meja, dirapikan dan dibagi jadi tiga tumpukan; yang mana yang dipilih klien itu yang akan dipakai untuk bacaan. Tapi ya; beda klien beda metode juga no problemo~

playing-cards-2205554_1280

Pilih Jenis Tebaran; biasanya gw akan mulai dengan nanyain genre pertanyaannya apa; kalo klien sudah ada bayangan mau pake tebaran apa, gw akan ikuti; kalo klien pengen tebaran yang ngasih penjelasan jelas banget dari awal sampe akhir gw akan rekomendasikan Celtic Cross. Kalo klien belom punya gambaran tebaran apa tapi udah tahu mau nanya seputar apa; karir misalnya; gw bisa bantu pilihkan tebaran yang paling cocok. Di internet bertebaran jenis tarot card spreads; pilih aja mana yang dirasa paling pas dengan pertanyaan dan kondisi klien.

Bebersih Energi / Clearing the decks; Setiap kelar satu full tebaran; sebelom lanjut ke pertanyaan berikutnya yang totally beda; sangat disarankan untuk minum dulu, cuci tangan dulu dan kartu tarotnya diurutkan lagi dimulai dari angka nol. Fungsinya untuk bebersih energi dan membantu klien dan reader untuk fokus ke bacaan baru.

GIMANA CARI TAROT READER TERPERCAYA? 

Nah ini susah susah gampang; soalnya banyakan yang abal daripada yang benernya. Yang kurang disaranin itu biasanya antara tarot reader pehobi yang baru mulai dan masih hot hot chicken shit; but it’s still ok sih minta bantuan mereka; hitung-hitung sama sama bantu dia belajar juga; biasanya kalo mau request¬†love reading¬†ke¬†reader pemula masih bisa diandalkan kok karena banyak tarot pehobi memulai dengan semangat pengen baca cinta cintaan; tapi kalo mau nanya masalah hidup yang lebih kompleks, disaranin cari reader pro yang bisa konseling juga.

Beware sama yang abal, scammers; cara ngenalinnya gampang, scammers itu biasanya tipe yang bakal ngeramalin jelek abis itu jualan jimat tambahan yang harganya gak kira-kira; wah kamu bakal apes sebulan penuh; tapi jangan kawatir, ini ada keris tolak bala dengan mahar sepuluh juta aja~ yaaaa yang gitu-gitu~

Terus gimana dong cari tahunya?

Cari info komunitas tarot reader; entah FB fanpage, entah WA grup, atau forum diskusi mingguan; tarot pada dasarnya sama dengan hobi lainnya; ada penggiat dan ada perkumpulan orang-orang dengan minat yang sama. Kalo udah nemu komunitasnya; tinggal cari mana yang paling cocok karena pasti pilihannya banyak XD Di Indonesia ada banyak kok; bahkan beberapa rutin mengadakan workshop setiap beberapa bulan sekali.

Tanya teman yang sudah pernah menggunakan jasanya sebelumnya; untuk penawaran jasa seperti tarot reading; testimoni merupakan salah satu kekuatan utama untuk advertising. Makin banyak klien puas ya makin terpercaya~

Cek keabsahan fanpage atau websitenya; tarot reader pada dasarnya bukan dukun; most likely gaya atau dandanannya biasa aja. Reader yang open dengan dirinya dan nggak dibuat-buat; biasanya justru malah lebih bisa dipercaya dibanding dengan yang fake banget kayak pake cadar bergaya gothic dan berfoto di ruangan remang remang penuh klenik.

Ada reader yang tau-tau ngedatengin terus maksa buat baca ramalan keberuntungan kamu? Jauh-jauh lah; paling cuma scammers maksa nyari duit.

OK~ kayaknya segini dulu ya introduksi awal by gw~ nggak mengklaim yang paling benar karena memang tidak ada yang paten pakem; tapi ini adalah apa yang gw pelajari selama 17 taun (and going) megang tarot.

Next gw coba sharing mengenai in depthnya deh~

note: all images are under CC0 License.

Legend of The Four Soldiers [Book Review]

Sehari-hari, gw commuting ke kantor naik kendaraan umum. Dan karena ponsel gw nggak dilengkapi paket data (YES, gw internetan pake hape hanya kalo ada WiFi) maka untuk ngisi waktu selama di angkot gw biasanya baca buku.

Penjelasan dikit: Why angkot? Karena gw bukan pengguna ojol-taksol. But whyyyy? Ada dua alasan, satu alasan udah disebut di atas~ karena hape ngga dilengkapi internet. Dan alasan kedua karena tipe ponselnya nggak support app ojol-taksol manapun. Serius.

Back to the book.

Gw hanya sempat baca novel beginian saat ada di luar rumah~ Kalo di rumah gw prefer baca manga atau main game. Sementara gw juga adalah praktisi Tsundoku professional, maka satu satunya kesempatan paling pas adalah di saat perjalanan naik angkutan umum.

Beberapa minggu yang lalu gw menamatkan seri Legend of the Four Soldiers versi terjemahan Indonesia. Tapi baru sempet cerita sekarang.

Gw punya minat kuat pada genre Historical Romance; enak rasanya baca cerita yang tidak terkotori teknologi nanggung.

Ada empat buku dalam seri ini, dan me being me; tidak membaca bukunya sesuai dengan urutan. Gw start di buku keempat dan terakhir membaca buku kedua. Of course timelinenya awur awuran meski memang bisa dinikmati terpisah sih. So, reviewnya adalah berdasarkan urutan baca gw ya~ here goes my summary~

Seri ini memiliki benang merah yang terjalin kuat. Bercerita tentang empat orang mantan prajurit Inggris yang turun berperang melawan Perancis pada masa pendudukan koloni di dunia baru alias Amerika Utara. Keempat prajurit ini pulang dalam kondisi yang tidak utuh, kehilangan sahabat, anggota tubuh, kehormatan, dan bahkan kewarasan akibat kalah telak dalam serbuan kaum Indian.

Dan ada satu fakta yang menyeruak begitu sisa sisa resimen berkumpul kembali.

Di antara yang selamat, ada satu pengkhianat yang sudah menjual satu resimen mereka kepada bangsa Perancis dan Indian.

Let’s start~

Buku keempat, To Desire a Devil

Mengisahkan tentang prajurit bernama Reynaud yang tertatih tatih kembali dari medan perang. Penuh luka babak belur dan pulang menemui keadaan dimana rumah dan gelarnya sudah diambil oleh paman jauh entah darimana.

Dianggap gila dan sempat tidak diakui karena selama ini dianggap sudah gugur di medan perang; kesal; akhirnya dia memutuskan untuk fight with all his might untuk ngerebut lagi haknya yang sempat diambil orang.

Untuk itu dia butuh semua sumber daya yang bisa digunakan. Dan hal terakhir yang dia butuhkan untuk mengambil kembali haknya adalah seorang istri. Hmmmm, kebetulan si paman jauh yang merebut gelar ini punya keponakan cantik yang masih gadis.

My thoughts; Buku terakhir dibaca pertama. Of course gw mesti menelan semua spoiler dan jawaban dari teka teki di tiga buku sebelumnya. Puyeng lu. Tokoh prajurit protagonis di buku ini gw pribadi nggak gitu suka. Meski si pengarang udah nyiapin background super tragis untuk ngasih justifikasi kenapa dia bersikap demikian. Konfliknya berpusat di kegigihan si prajurit untuk ngerebut gelarnya lagi, dan romancenya malah hambar dipaksain. Tokoh protagonis perempuannya so so… But hey, tentu saja untuk ngelunturin laki-laki batu selalu perlu perempuan lembut kan?

7.8/10

Buku ketiga; To Beguile a Beast

Seorang ilmuwan biologi jelas bukan tambahan yang akan membantu banyak dalam perang bukan? Toh fungsi penugasannya berbeda dengan yang lain. Yang lain ngangkat senjata, Sir Alistair berkutat dengan kuas gambar dan spesimen serangga.

Tapi namanya lagi diserbu Indian jelas nggak pilih pilih korban. Meski tetap bisa hidup, tapi si ilmuwan ini pulang dalam kondisi tubuh rusak parah dan terpaksa menjalani sisa usia layaknya The Beast on the cursed castle. Siapapun yang melihat dia pasti ketakutan.

Lama tinggal sendiri bertemankan seekor anjing tua, tiba tiba pintu kastilnya diketuk oleh seorang perempuan dengan dua anaknya; yang menyembunyikan kenyataan bahwa mereka tengah dalam pelarian.

My thoughts: Ehm, beauty n the beast banget lah plotnya. Klasik pria cacat buruk rupa penyendiri berhati beku yang mencair setelah kenal sentuhan keibuan perempuan.

Yang cukup menarik disini justru background dari si perempuannya yang merupakan wanita simpanan yang melarikan diri. Konfliknya sederhana dan jalan keluarnya juga somehow antiklimaks buat gw.

8.1/10

Buku pertama, To Taste Temptation

Seorang pebisnis yang kini merintis usaha di Amerika tiba tiba muncul di pertemuan sosialita kelas atas Inggris. Apa motifnya tiba-tiba kembali? Apakah murni berbisnis atau hendak melakukan reuni dengan para penyintas pembantaian yang terjadi di tanah koloni?

Samuel Hartley di cerita ini datang ke Inggris berbekalkan sebuah surat yang menyatakan ada pengkhianat di antara resimen. Dan untuk itu dia butuh bantuan memasuki kalangan sosialita, kebetulan ada adik perempuan dari kolega satu resimen, tapi dia ternyata tunangan dari orang yang dicurigai sebagai pengkhianatnya.

My Thoughts: Prajurit protagonis yang kebayang di muka gw tipe tipe masmas om-om ala serial TV taun 1980-an. Pernah denger seri The Six Million Dollar Man? Ya itu exact image dari si mas tokoh utama di kepala gw.

Karakter perempuannya kuat dan lihai bermain cantik. Nggak membohongi diri sendiri dan kalo mau ya bilang mau. Gw suka perempuan yang mendengar kata hati.

8.8/10

Buku kedua, To Seduce a Sinner

Gw baca terakhir karena somehow punya feeling ceritanya paling menarik dari keempat seri. Dan feeling gw tepat.

Enter Jasper Renshaw~ your usual player type of men~ hobi pesta, punya nama, punya gelar, punya uang, yah klise laki laki bangsawan-yang-in-the-end-tobat-setelah-ketemu-heroinne kayak yang biasa ada di novel hisro kebanyakan.

Apes banget ditinggal kawin lari sama tunangannya di gereja di hari pernikahan, Mister Renshaw ini tiba-tiba didatangi Miss Melisande yang selama ini dia sering ketemu dan selalu lupa namanya siapa, alias Miss Gak-Penting.

Si Miss Gak-Penting ini menawarkan diri ke Jasper alias Mr. Ditinggal-Kawin, untuk jadi bride ngegantiin si Miss Kawin-Lari. Putus asa, diterima aja.

Ternyata Miss Gak-Penting sudah sejak lama ngubur perasaan ke Mr. Ditinggal-Kawin. Tapi dia nggak mau cihai cihuy begitu aja mentang-mentang dinikahi kasih-kesampaian. Dan sekarang giliran Mr. Tadinya-Ditinggal-Kawin pontang panting penasaran karena in the end istrinya somehow berevolusi menjadi Mrs. Terpenting Sedunia.

My Thoughts ;

Nah ini paling oke menurut gw dari semua buku. Love storynya ngalir enak dengan proses yang nyata dan masuk akal. Tokoh utama wanitanya punya pendirian bagus dan digarap tidak half-assed. Di balik penampilannya sebagai player, Mr. Ditinggal-Kawin punya bekas luka sendiri yang susah disembuhin. Kalo yang lain punya luka fisik hingga cacat, Mr. Ditinggal-Kawin ini punya luka mental.

9.2/10

Last thoughts?

If you decided to read this series~ Maka usahakan baca sesuai urutan XD Buku yang nomor 4 berisi major spoiler dan kalo dibaca terakhir bisa menyajikan epilog penutup seri yang memuaskan.

Dan ada satu hal lagi yang gw sangat sukai dari empat seri ini. Ada benang merah tipis yang merupakan penjelasan kenapa disebut Legend of Four Soldiers. Di setiap awal bab semua buku, pengarangnya menuliskan satu chapter dari cerita fairytale kesukaan Reynaud dan Emmeline semasa kecil. Cerita fairy tale original mengenai empat Prajurit dengan empat Princess yang gw sama sekali belum pernah temukan plotnya di Buku dongeng klasik manapun. Ada total empat fairytale berbeda di semua buku, worth the re-read dimana gw dengan senang hati skipping bab demi bab cuma untuk baca fairytale nya duluan ketimbang isi buku utamanya.

~ Kay, see you at another book review!

[Review] Sensatia Botanicals Cocoa & Honey Lip Bliss

Lagi tumben banget pengen ngereview kosmetik XDPada suatu hari Selasa, gw iseng baca koran khusus untuk expat yang selalu tersedia di resepsionis kantor, gw ngeliat ada pojok advertorial yang berisi satu artikel mengenai produk dari Sensatia Botanicals; brand kosmetik asal Bali yang menggunakan bahan bahan organik untuk setiap produknya.

Artikelnya memuat mengenai produk perawatan bibir baru yang fungsinya merawat dan melembabkan bibir, dan mengandung antioksidan.

Oke sip. Buat gw, bibir adalah aset. So? I am SOLD. Sore itu juga gw langsung buka Tokopedia dan order dua benda ini dari akun ofisial Sensatia yang berlokasi di Bali~ mumpung waktu itu ada promo free ongkir untuk pembelian di atas 100k. Harga per pcnya Rp.60.000,-

Gw beli dua~ satu untuk gw sendiri dan satu buat hadiah ulang tahun temen gw~ yang mana daripada gw tahu dese tipe yang super duper concern dengan kandungan dalam kosmetik karena kulitnya sensitif.

Here’s the stuff yaaay~Yang gw pakai yang sebelah kanan~ si Cocoa & Honey lip bliss~Bentuknya tube, dan ujungnya bulat berlubang. Lip bliss yang keluar dari ujung tube bisa langsung dioles merata dengan bantuan si ujung bulat ini. Gw suka sekali. Karena setelahnya si ujung bulat ini mudah dilap lagi supaya tetap bersih.Setelah dipake gimana? Oh mannn~ I LOVE IT! Langsung naik kelas jadi andalan utama gw sehari-hari menggeser lipbalm merk antah berantah yang gw beli di duty-free shop Haneda. Karena ada kandungan madunya, si lip bliss ini rasanya manissss~ dan ampuh beneran dalam ngebenerin bibir yang pecah pecah ataupun kering. Gw pakai ini kapanpun bibir berasa kering banget. Dan meskipun si tubenya ini kecil, tapi somehow isinya nggak abis abis hahahahaha padahal udah gatel aja sih pengen beli lagi.

Overall; ini produk yang gw rekomendasikan ke siapapun temen gw yang nanyain produk perawatan bibir. Terutama bagi pengguna lipstik jenis matte yang memang sifatnya memecahkan bibir, salah satu pertolongan pertama ya bisa banget pake si Lip bliss ini~

Apakah gw akan beli lagi? Ya.

Apakah gw akan rekomendasikan ke orang-orang? Ya

Apakah si temen gw yang dihadiahin suka? Ya. Bahkan dese sekarang jadi pengguna setia Sensatia Botanicals gara gara ini hahahahaha XD

Ok~ see you later on my next review~

Note: postingan ini bukan review berbayar.

List Skin Care Brand Lokal! [Part 1]

Sebagai mother-mother usia 3[sensor]an, gw of course mau gak mau mesti mulai ekstra concern buat ngerawat kulit. Kebetulan tipe kulit muka gw termasuk yang bersih dan jarang berjerawat karena cenderung kering; tapi pada saat bersamaan si muka ini fragile karena gw punya masalah dengan dermatitis atopik dan solar urticaria. Jadi nggak bisa sembarangan pakai skin care atau kosmetik yang biasa ditemukan di mini market terdekat. Kalo udah cocok pake brand tertentu maka gw mesti pake itu terus karena terlalu gede resikonya buat coba coba segala macem~

aroma-aromatherapy-aromatic-1619488

So~ iseng of the day hari ini mari kita bikin list mengenai brand skin care lokal yang ternyata ada BUANYAK banget ~ Skin care yaaa, bukan kosmetik, meski ada beberapa ngeluarin juga~ :-)) Boleh dicek buat yang pengen merawat kulit dan nyari yang nggak terlalu mahal~

NOTE: Urutannya adalah berdasarkan mana yang gw temukan duluan ya; bukan urutan rekomendasi. 

Gw tidak menggunakan semua dan belum mencoba semuanya. So, beberapa hanya review sepintas setelah gw ngecek pages mereka. Bukan review penggunaan, kecuali disebutkan demikian.

aroma-care-close-up-725998
So here goes; 

  • For Skin Sake¬†; produk andalannya salah satunya roller batu seperti yang sekarang sedang IN banget di instagram.
  • Skin Dewi¬†; salah satu merk premium dengan bahan essential oil yang tidak biasa; pricenya agak lumayan; ada perawatan kulit sensitif dan eczema.
  • The Bath Box ¬†Kali ini boleh lah kasih review pribadi; karena gw PENGUSUNG UTAMA merk ini untuk urusan skin care. Udah pake ini selama lebih dari 5 tahun and it’s already a staple in our household. Best product? Sabun embe original sama masker madu. I’ll make another post dedicated for The Bath Box~ stay tune~
  • Organic Supply¬† Menjagokan essential oils dan dia juga menyediakan raw material buat yang pengen iseng ngeduk beauty potions sendiri~
  • Pavettia ; range kebutuhan perawatan kulit berbahan alami yang semua bahannya dipanen dari kebun mereka sendiri di Subang. Ada juga kosmetik dengan pilihan terbatas.
  • Sensatia Botanicals¬†; produk ini sudah cukup terkenal~ gerainya bisa dicari di beberapa mall besar Jakarta seperti di Kokas atau Love. Berasal dari Bali; produk unggulannya macam-macam sabun dan perawatan yang tersedia untuk semua jenis kulit. Review pribadi; cocoa & honey lip blissnya juara~ tahan lama gak abis-abis dan enak dijilat karena bahan utamanya madu~
  • Isha Naturals¬†; juga dari Bali; keunggulannya menyediakan produk vegan dan berbagai sabun. Dia juga nyediain home-living stuff seperti lilin wangi~
  • Rebrew¬†Rebrand dari sebelumnya Kohvee Story; keunikan produk unggulannya semua berbahan dasar kopi atau ampas kopi.
  • Votre Peau¬†; dibuat oleh klinik kecantikan Maharis Beauty; produknya antara lain krim pagi/malam dan ada beberapa lipstik brand Fernando yang murah meriah gilak… cuma 20 ribu aja satunya.
  • Klen and kind¬†; main productsnya essential body oils, solid perfume dan ada dry shampoo juga~
  • Wangsa Jelita¬†; banyak rangkaian produk lengkap mulai dari body care, facial care, dan hair care. Patut dicoba bugs repellent oilnya secara udah banyak kasus DBD akhir-akhir ini~
  • Vimala¬†menawarkan antara lain pilihan sabun, body butters dan essential oils~
  • Indoganic¬†Menyajikan skin care, lip care, dan beberapa wellness item seperti essential oils~
  • Bath Market¬†Truly Pasar Sabun as it said; menyediakan macam-macam sabun dan perawatan kulit sesuai kebutuhan. Aleppo Bar Soap bisa dicoba untuk yang punya masalah psoriasis atau eczema. Cek juga affiliate brand-nya untuk lihat-lihat macam-macam salep atau scrub dan lip balm. Dia juga nyediain raw materials. Menarik ini~
  • GULACO¬†dari brand Gulaco; menyediakan sabun, lip scrub, balm, dan ada studionya buat ngelayanin pengen bikin custom gift peralatan mandi atau bikin personalized sabun~
  • FOG Apothecary¬†Produk utamanya aromatherapy spray~ mulai dari bed spray, shoe spray, eco spray dan balms~ mengandung essential oils dan anti jamur~
  • evete naturals¬†EVT naturals, produk utamanya body care, lip care, dan face care; kurang lebih body butter, lip balm, dan aneka masker~
  • Klei and Clay¬†; menyediakan face mist, face oil, sabun muka bentuk balm dan masker. Kemasannya lucu-lucuuuu parah~
  • diiaskincare¬†; brand lokal tapi produksinya di Taiwan (setengah impor berarti ya) Produk andalannya antara lain cream wajah untuk whitening, brightening dan krim khusus untuk kulit berjerawat.
  • Skin Game¬†brand ini menjual produk perawatan jerawat, pore rescue untuk pori-pori dalam bentuk powder dan… body gloss~ saat ini hanya via instagram.

Segini dulu untuk part 1 ya~ Bersambung ke part 2~

Kalo punya review pribadi dari brand favorit yang disebutkan disini~ boleh banget lho dishare di komen~ ^^

Hello Sunday Kota Kasablanka [Resto Review]

Pada suatu hari Rabu, HolyPin ngajakin gw untuk lunch di luar hari Jumat.

Tadinya mau makan AYCE di Bellagio Mega Kuningan, tapi turns out kami in the mood untuk nyobain something new. Berhubung di Kokas ada beberapa tenant restoran baru, gw mikir buat kesana aja. Dan berikutnya gw browsing di zomato buat liat apa aja yang baru.

Dan pilihan pun jatuh pada Hello Sunday, karena fotonya bikin gw mikir keras, ini ada di belah mananya Kokas yak…

Turns out, tempat ini emang quite a hidden gem. Bahkan gw yang ceritanya jurig Kokas ternyata nggak sadar kalo tempat ini ada.

Pintu masuknya juga gak langsung ketemu. Lokasi Hello Sunday ada di bagian dalam jauh XXI. Biasanya gw kalo ke XXI Kokas ya beli tiket langsung masuk ke lobi teaternya kan, nah si Hello Sunday ini dari Pintu XXI langsung belok kanan lurus nembus The Cafe, sampe mentok ketemu tembok di atas abis itu belok kanan.

Voila~ kafe super cozy dengan penerangan cahaya alami sangat bagus karena salah satu sisinya full kaca dan siang itu panas mencrang, tapi gw dan HolyPin yang duduk deket tembok kaca sama sekali gak kepanasan loh~

Ada area outdoornya, but no thanks deh di cuaca sepanas ini~

Menu di kafe ini menjagokan wafel dan kopi. Gw pesan Chicken Waffle ukuran Single (85k belum tax), sementara HolyPin pesan Salmon & Quinoa (130k belum tax), untuk dessert kami sharing Putu Waffle ukuran half (50k belum tax).

Penampakannya demikian

Ini Chicken Waffle gw. Mind you, ini savory Waffle PALING ENAK yang pernah gw coba heyyy~ wafelnya crispy, dikucuri semacam saus yang nggak terlalu manis, sepertinya madu. Saladnya renyah fresh manis dan ada parutan kejunya, somehow complimenting rasa berat dari ayam goreng saus madunya. ENAK!

Ini punya HolyPin. Quinoa yang diolah seperti nasi goreng (?) dengan side dish baby potato, buncis dan jamur~ salmonnya gede~ Sebenernya HolyPin pesen satu lagi sih tapi gak kefoto, Mashed Potato yang disajiin di candy jar, lucu dan unik, soalnya si mashed potato ini dicampur dengan jagung manis dan keju, jadi teksturnya nggak membosankan.

Untuk minumnya, kami berdua pesan kopi~ Favoritnya konon Iced Coffee ala Melaka (45k belum tax) ~ so gw pesan itulah~

Es kopi dengan foam susu dan pemanisnya gula aren cair. Ini enak karena nggak terlalu manis. Sementara HolyPin pesan kopi Jambi Kayo Yellow Honey manual brew (29k before tax) ~ cantiiiikkk penyajiannya~

Terakhir~ untuk dessertnya kami sharing putu waffle (50k before tax). Penasaran sih~ soalnya dibuat ala kue putu~ wafelnya pandan, dikasih parutan kelapa dan gula aren~

Dan gw tidak kecewa sodara sodara~ seperti halnya savory waffle sebelumnya, si putu waffle ini renyah di luar dan lembut bagian dalamnya~ disajikan hangat dan platingnya niat~

Total damage gw berdua HolyPin Rp.408.870,-

Definitely will be back sih kalo lagi spesifik mau cari wafel wafelan~

Kisah Tanah Jawa [Book Review]

Salah satu buku yang gw baca dengan sepenuh hati fokus right away langsung dibuka begitu sampai~

So, pada hari Sabtu kemaren gw beli buku ini di Tokped. Memang sejak mulai dicanangkan produksinya gw nunggu nunggu kapan rilisnya. Dan akhirnya mantap ijab kabul~

Hari minggunya, buku ini dateng.

Yoooooo~ proudly presents~

Kenapa gw tertarik? Hmmm, pada dasarnya I’m not much into mystical stuff, tapi secara masyarakat Indonesia masih akrab dengan hal mistik~ yaaaa can’t help it gw tumbuh besar dengan berbagai macam urban legend mulai dari cerita misteri di sekolah dan kisah kisah mistis lainnya.

Beberapa juga kejadian ke gw sendiri sih, tapi ya sifatnya trivial selingan aja bukan yang butuh penanganan aneh aneh kayak yang di tipi tipi orang joget muter muter sambil dibaca-bacain atau yang di serial uka uka or whatever ~

OK back to review.

Buku ini bisa dibilang full color ya, karena dicetak di kertas yang bukan warna putih standar dan ada frame gelap di pinggirnya. Bagus buat ngasih nuansa tambahan mistik.

Dan ada beberapa ilustrasi berwarna. Ini gambar pabos Daendels the you know who~ yang membuka jalan dari Anyer sampai Panarukan dengan makan korban ribuan orang~

Dan iniiiiiiii banget nih~ Gw suka setengah bercanda, kalo ada warung yang gak bagus amat -makanannya gak enak amat- menunya gak spesial amat – tapi kok somehow penuh amat; kadang gw sebut ‘tuyulnya bekerja dengan baik’.

Dan dibahas di buku ini beberapa modus yang dilakukan oknum pengusaha makanan curang.

Tapi emang udah rahasia umum juga sih; makanan yang ada penglarisnya biasanya ada ciri cirinya; misalnya kalo dibawa pulang udah gak enak atau setelah makan tiba-tiba pusing.

In my case; karena gw emang agak alergi penglaris gak bener, gw bakal segera mual dan muntahin tu makanan, gak peduli senecis apa tampilannya atau seenak apa pas dimakan. Beberapa kali kejadian dan yha ~ untungnya resto resto ampas itu udah pada tutup sekarang.

Eh ada lagi sih cerita kondisi alergi penglaris lain~ one day gw sama Val disuruh nyokap buat beli dimsum di pasar tradisional yang cuma digelar hari sabtu-minggu di samping RS di kawasan Jaktim. Gw sama Val jalan aja gitu masuk browsing. Tapi makin lama jalan gw makin berat, nafas rasanya agak sesak, kepala pusing keleyengan kayak dikit lagi pingsan.

Gw keluar dari pasar sambil pegangan dipapah Val, abis itu masuk ke parkiran Rumah Sakit yang emang ada di samping si pasar ini. Val sampe bilang ‘Oey, kalo mo matik jangan disini…’

Akhirnya gw gak tahan, duduk dulu ngedeprok di depan UGD si RS. Iyap. Depan UGD banget karena gw udah bersiap mau berserah diri kalo kolaps apa gimana~ Sambil duduk gw minum, terus gw bingung, ini kenapa ya sakit kepala banget ya Gusti nu Agung, sambil istighfar.

You know what? Abis istighfar kepala gw sedikit enteng.

Holy hospitally…

Waktu itu baru gw klik, ‘anjir ini alergi penglaris!’ terus lakukan tindak lanjut ghostbusting sesuai SOP.

Dan poof! ILANG DONG ITU SEMUA GEJALA MOMATIK-nya!

Terus gw bisa langsung berdiri ajaaaaa gitu. Ngelangkah bisa ringan, bisa nyengir dan langsung ajak Val pulang.

Dan saat itu Val menatap gw dengan mata penuh kecurigaan luar biasa.

How the faqq barusan lemah letih lesu loyo kok tiba tiba cenghar…

Resmi alergi penglaris.

Beberapa orang yang cukup sensitif sebenernya bisa ngedeteksi ini dengan mudah. Pokoknya kalo lagi mau shopping dalam kondisi sehat, tapi belom lama jalan tetiba muncul gejala pusing kayak darah rendah, badan berat susah ngelangkah, nafas mulai pendek pendek di tempat yang penuh ramai dengan lapak penjual; padahal belom jauh jalannya dan normalnya nggak secepat itu capeknya serta udah makan; ya bisa jadi kena pengaruh colekan penglaris yang dipasang pengusaha curang.

Back to the book~

Waini nih~

Cerita tanjakan Emen ini super duper legendary yah buat yang domisili sekitaran Jawa Barat~ problem solvingnya konon antara nunggu ada bapa tua yang nolongin, atau lemparin dua-tiga batang rokok buat bayar tol ke si Emen.

Bapak gueeee~ pernah jadi salah satu korban dikerjain di tanjakan Emen XD XD XD

Alkisah pada jaman maha dahulu kala alias mungkin gw baru dikonsep~ si Ayah pernah nyetir dari Jakarta dan ngelewatin tanjakan ini. Jaman itu mana ada sosmed apapun dan secara si Ayah anak rantau dari Sumatera, mana tahu dese soal si Emen.

Yakk, mesin mobil mendadak mati jam 7 malem banget di lokasi tanjakan. Gelap, sepi, sendirian pulak. Padahal gak ada yang salah di mesinnya. Tapi ceritanya antiklimaks sih~ si Ayah kebetulan tipe yang spiritually not weak, jadi dese nggak lempar lempar rokok atau gimana. Dese punya rokok, tapi disebat sendiri. Kelar dua batang, starter lagi mesinnya, eh nyala… Lanjut deh jalannya.

Krik.

Selain memuat beberapa kisah mistis legenda, di buku ini juga memuat introduction singkat mengenai apa itu yang dimaksud dengan Kejawen, dan beberapa filosofi unik dari kehidupan masyarakat Jawa seperti yang ada dalam masakan atau bangunan.

Ada juga pembahasan mengenai macem macem pesugihan; yang kalo menurut gw yaolooooo rempong amat mending belajar marketing yang bener daripada ngejalanin ritual ritual gajelas~

All in all~ buku Kisah Tanah Jawa ini worth to buy~ isinya cukup menarik untuk yang memang penyuka cerita mistis, dan disajikan dalam bentuk yang nggak nakut nakutin amat, alias narasinya bagus dan bisa dinikmati juga oleh kalangan awam~

Go get your copy sebelom keabisan~ soalnya banyak yang nyari juga ini~

[Book Review] Dari Perut Naik Ke Hati

Udah lama gak review buku. Kali ini mau sharing aja satu buku antologi cerpen slice of life bertemakan makanan yang merupakan karya keroyokan dari kelompok Rimawarna.

Gw beli karena lihat review temen di Facebook yang sudah lebih dulu membaca. So, yaudah gw juga beli deh (gilak simpel amat ya gw).

Belinya di tokopedia/ddbotol dengan nama toko Doujin Dalam Botol. Harga amat sangat terjangkau, 25ribu aja belom ongkir dari Bandung. Bukunya enteng dan tipis, nggak akan berat kalo mau diajak kemana mana. Di buku yang gw terima, kekurangannya cuma dari segi cetak yang miring aja. Gak ganggu keseluruhan cerita, semua oke.

Di covernya ada tiga ilustrasi makanan yang jadi tokoh utama di setiap cerita. Pempek, bubur ayam, sama sup goulash atau sup tomat kalo diliat warnanya sih.

Ini cover belakang, lengkap dengan sinopsis cerita masing-masing dan siapa penulisnya.

Dan sekarang mari kita lihat bagian dalamnya~

Ini cerita pertama, Americano. Ada ilustrasi mas baristanya. Ada satu hal yang cukup menarik, di bagian akhir cerita diberikan sedikit penjelasan mengenai kopi yang dijadikan judul.

Sedangkan yang ini tambahan dari cerita Sup Ayam Pak Din. Ada screenshot review ala apps food directory kekinian.

Terus storynya gimana?

Tema utama dari bukunya mengenai slice of life story yang mengalir dengan makanan sebagai benang merahnya. So, nothing really serious ^^, tapi karena pilihan makanannya sangat dekat dengan masyarakat, jadi lebih mudah untuk pembaca secara otomatis masuk ke situasi dimana setiap adegan di cerita berlangsung.

Pengecualian untuk di cerita terakhir ya, karena lokasinya tidak biasa dan bukan di Indonesia pula.

Dari keseluruhan cerita, semuanya totally something that actually might happen in your daily life tho. Yang butuh pemikiran sedikit lebih dalam dan gw harus baca beberapa kalimat berulang untuk bisa nangkep, cuma yang cerita terakhir. In the end gak gitu ngaruh juga ke storynya sih XD

Nggak butuh waktu lama untuk selesaikan baca satu buku. It’s nice to pass some time tho~

Oksey, itu dulu buat review kali ini~ see you again next~

Japan Food Review: Boul’ange Patisserie Shinjuku

DSC_5576

Beberapa waktu yang lalu gw menghadiri nikahan my sister in all but blood; Rianti Wong. Kebeneran hotelnya deket banget sama Shinjuku Station; dan salah satu tempat yang gw datengin literally berkali-kali adalah toko roti yang letaknya pas banget depan stasiun.

Namanya Boul’ange Patisserie; letaknya di Shinjuku Southern Terrace; ini toko roti ala Prancis; isinya western pastries dan beberapa jenis roti lainnya. Mereka juga sedia sandwich dingin dan ada kedai kopinya juga untuk sarapan.

Tokonya nggak seberapa besar; tapi saat jam sarapan dan sore-sore, ruameeeeeee~

DSC_5438

So, gw pun penasaran pengen coba. Ini isi tray gw pas datang pertama kali.

Yang pojok kiri bawah itu mini garlic baguette; roti pentung yang dibikin ukuran kecil, dengan bawang putih aja. Rasanya cukup simple, kayaknya ini lebih cocok dimakan bareng sup ya.

Di atasnya, yang cokelat; itu lupa namanya apa; pastry gulung yang dicelup gula karamel; dia keras rapuh kayak permen; enak banget; tapi rasanya lebih kayak nggerumus permen sih, jadi kayak ada sisa lengket di gigi.

Roti yang di tengah itu roti prancis dengan dada ayam dan keju mozzarella. Ditaburi potongan dadu daging dada ayam rebus terus dikasih saus krim dan ditutup keju leleh. Ini jadi andalan gw di hari-hari berikutnya karena si croissant sexy di kanan tray itu gak bisa lagi gw makan.

Karena apa?

Pas pertama dateng, si croissant ini baru diangkat dari oven. Hangat mengepul wangi dan ngajak ribut dong ya? Ya makanya gw beli dua. Dan tentu saja; penampilan dan aroma nggak ngebohong ya? Makhluk ini rasanya ENAAAAAKKKK BANGET PEMIRSAH!

Rotinya anget empuk, di atasnya ada keju leleh, di dalemnya ada irisan daging yang dilapis keju gruyere. Merem melek di hotel pas gw nyicip.

Terus kenapa gw gak bisa lagi makan? Karena pas besok paginya gw dateng lagi untuk beli sarapan, si croissant ini berada di tray yang bertuliskan ‘Gruyere Croissant with Smoked Ham’ alias mengandung bebong ajahhh gitu sodara-sodara yang mana daripada gw nggak bisa makan, huhuhuhuhuhu…. kemaren gak ada tulisannya tapi berhubung sekarang ada jadi yaaaaa apa boleh buat gw gak bisa makan lagi weeewwwww…

Untuk harga; rata-rata harga rotinya 250-600 Yen. Dimana dengan satu tray di atas gw kurleb menghabiskan sekitar… yah… 100-130 ribu Rupiah. Totally worth the price, karena emang enak~

So, kalo lagi iseng main di stasiun Shinjuku dan laper mau ngeroti, jangan lupa mampir disini. Para stafnya bisa berbahasa Inggris kok ^^