Frenchie Date Nite!

Suatu hari di bulan Puasa tahun 2017, Val ngajakin buka puasa bareng di satu tempat sekitaran kantor gw yang kami sama sekali belom pernah datengin.

Being us, yang namanya riset itu hukumnya wajib. Akhirnya pilihan jatuh ke Frenchie Tebet. Kafe dengan menu ala Perancis, tapi dengan harga yang totally affordable. Oke, kami meluncur kesana.

Begitu sampai, sudah nyaris penuh karena di-occupy oleh beberapa kelompok friends yang mau buka puasa bareng. Tapi kami masih dapet tempat duduk di bagian dalam. Lovely.

Menu disini pake bahasa Prancis. Jadi daripada salah ngomong, gw sama Val milih menu dengan cara nunjuk gambarnya aja.

Untuk appetizer, kami pilih signature menunya, Escargot au Pesto.

DSC_2537 copy

Ini… escargot dengan bumbu butter pesto plus taburan mozzarella leleh. Punya rasa yang surprisingly tasty dengan harga 37 ribu.

Main course yang gw pilih, fettuccine saus pesto dengan ayam panggang . Tulisan di menunya namanya Pates au Poulet Pesto. Ada ekstra french bread dan diberi taburan keju parut. Bumbu pestonya kurang terasa, tapi panggangan ayamnya pas.

DSC_2538 copy

Sedangkan untuk main coursenya Val, dese pilih sirloin steak yang dikubur jamur~ Entrecote Forestiere namanya. Enak, sayang mbak waiternya lupa ngoreksi tingkat bakarannya yang harusnya medium rare jadi ditulis medium well. Padahal udah dibilangin ganti ke medium rare pas dese ngulang pesenannya. Tapi yasuwlah, daripada lama lagi dan udah laper berat jadi nggak rewel. Note: Val pernah nyuruh waiter bawa balik satu set steak mehong karena pas diiris bakarannya medium well; bukan medium rare as requested.

DSC_2539 copy

Penampakan si steak tertimbun-jamur… It’s very good, tapi ya dalam penilaian kami belum masuk ke taraf ‘istimewa’. Love the mushroom anyway~

DSC_2540 copy

Ini Choux Sable ala Mode. Dessert yang dipilih Val. Isinya tiga kue sus renyah yang di dalamnya dikasih es krim tiga rasa. Ini enak~ Untuk minum kami beli Ice Lemon Mint Tea dan Ice Lime Mint Fizz. Nggak kepoto, tapi seger banget karena mint-nya dalam bentuk cacahan daun segar dan berhasil diracik supaya nggak kerasa kayak odol.

Dari segi pelayanan, the crews are doing their best despite the slow service. Tapi ya bisa dimaklumi sih… Jam buka puasa dengan kondisi kafe sangat full dimana yang datang kelompok jumlah menengah 5-8 orang. Kemaren  saat kami datang, cuma ada satu waiter dengan satu staff di post beverage yang bisa leluasa jalan wara-wiri. Sisanya para koki yang beneran sibuk banget di kitchen.

Overall, gw dan Val pasti akan datang lagi. Tapi mungkin di hari-hari biasa aja supaya lebih santai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s