Can’t Resist Lust

February 2, 2009

Etika Finansial… baca aja dulu laaa…

Filed under: Love and Life — hacques @ 11:00 am

Financial Manner, bahasa kerennya… alamak. Gw sendiri masih bertanya-tanya kenapa gw mengemukakan hal ini sebagai bahasan kali ini, tapi apa daya ternyata gak ada salahnya😛

Beberapa orang di sekitar kita… yeah, hard to say… agak-agak jarang yang memiliki etika finansial bagus. Mungkin karena biaya hidup yang tinggi dan kesempatan yang jarang sekali didapat, maka biasanya orang kebanyakan akan berusaha memanfaatkannya secara maksimal, bukan optimal… Oke, kalimat ini emang agak ngambang, tapi nanti ngerti setelah baca seluruh tulisan.

Pernah gak menghadapi situasi dimana kita diundang makan di luar dan mendapatkan lirikan dari orang-orang karena jenis makanan yang kita pesan? Pernah diajak jalan-jalan keluar kota dan berikutnya nggak diajak-ajak lagi?

Atau, pernah ilfil gara-gara ada teman yang minta pinjam uang saat lagi jalan-jalan ke mall? Pernah nraktir teman saat kita ulang tahun tapi sebel karena jumlah billnya melebihi anggaran yang udah disiapkan?

Kalo untuk menghemat pengeluaran, gw udah pernah ngepost tulisan mengenai Low Cost Love, tinggal cari di post bawah, gw gak akan bahas lagi. Yang mau gw bahas sekarang adalah mengenai financial manner… atau yang gw terjemahkan menjadi Etika Finansial pada judul… Walah… nampak susah, gampangnya sih, gimana supaya bisa bersikap ‘tahu diri’, sini gw kasi beberapa contoh kasus…

Ditraktir Makan

Kalo suatu saat kita diundang makan di luar seperti restoran misalnya, sama temen, pacar atau sama orang dewasa (entah oom, tante, atau kolega bokap), tata kramanya adalah:

  • Pesan makanan yang harganya menengah ke bawah. Yah, kalo kisaran harganya antara 10 ribu sampai 50 ribu, pesanlah yang harganya 22 ribu.
  • Jangan mentang-mentang ditraktir, lantas jadi ‘yahudi’ alias sewenang-wenang, kalo yang lain makan roti sandwich, jangan pesan tenderloin steak impor. Malah berkesan aji mumpung kek orang gak pernah makan itu.
  • Buat minum, pesan yang standar dan nggak melebihi harga makanan. Ice Lemon Tea atau jus bisa jadi pilihan, selain gak berat di kalori, gak berat di kantong juga.
  • Kalo mau appetizer atau dessert, pesanlah hanya saat ditawari langsung atau jika setiap orang pesan juga.
  • Jika ditawarkan makanan per porsi, ambil satu atau secukupnya.
  • Penting : suatu saat dimasa depan kamu pasti akan menghadapi hal yang sama, menjamu orang adalah bagian dari kebudayaan. Nah gimana rasanya kalo menjamu tamu yang rakus, aji mumpung, dan gak tahu diri dalam memesan? Pasti bete kan? Nah, pastikan kamu nggak jadi orang yang kayak gitu ^^

Diajak Liburan

Pasti kita semua pernah diajakin liburan, baik sama keluarga tante atau oom kita, sama temen-temen sekelas, atau ikut kegiatan apapun yang mengharuskan keluar kota. Etikanya sebaiknya :

  • Saat tiba waktunya makan, apabila ditraktir, lihat aturan diatas, apabila bayar sendiri-sendiri, pastikan menyiapkan uang makan secara terpisah, besarannya sama untuk setiap hari sampai waktunya pulang, dan jangan ganggu gugat. Kalo makanannya ditanggung catering, yah, nikmati jatah kamu sendiri, dilarang ambil lebih.
  • Siapkan uang jajan yang cukup, kamu pasti akan membeli sekaleng minuman dingin, makanan ringan, oleh-oleh, atau biaya sewa peralatan.
  • Uang emergensi harus disiapkan. Dalam bentuk tunai. Jangan diganggu gugat, kecuali dalam keadaan darurat.

Diajak Jalan

Baik sama pacar ataupun sama temen, ini etika keuangannya;

  • Jangan menyarankan melakukan kegiatan yang kamu gak bisa bayar untuk diri sendiri. Jangan ngajak pake nonton kalo uangmu cuma cukup untuk makan.
  • Sekalipun kamu bisa bayar, kalo temanmu nggak bisa, jangan paksain. Kasihan.
  • Selalu bawa uang yang minimal jumlahnya cukup untuk dirimu sendiri sepanjang aktivitas. Lebihkan sedikit untuk jaga-jaga.
  • Biasakan tidak berharap dibayari. Males kan kalo kita punya temen yang selalu minta ditraktir terus?
  • Saat bayar bagianmu, jangan sok gengsi untuk melihat bon tagihan. Ini untuk menghindari kesalahan persepsi di masa depan.
  • Bayar ongkos masing-masing. Kalo naik kendaraan pribadi pacar atau teman, tawarkan uang bensin. Kalo naik motor sekitar lima ribu, kalo naik mobil, tawarkan minimal dua puluh ribu lah. Kalo ditolak, ya sudah.

Jangan Pernah

  • Pinjam uang. Kecuali dalam keadaan amat sangat terpaksa seperti perlu ongkos pulang dan dompetmu hilang. Atau keadaan yang berhubungan dengan rumah sakit (yah, darurat) dan hal yang berhubungan dengan kelangsungan hidup lainnya. Jangan pernah meminjam uang untuk beli barang gak penting di mall, misalnya.
  • Dengan sengaja membiarkan pacar atau teman membayar semua pengeluaran. Alias diem-diem aja saat waktunya bayar. Lalu sengaja ‘melupakan’ kalo itu sebenernya adalah ‘hutang’. Dulu gw pernah punya mantan kayak gini, beuh, rasanya ngeselin banget. Sampe sekarang hutangnya belom dibayar juga… Hoi Fauzan, bayar dong…. Lo tajir kan.
  • Mengucap kata ; bayarin dulu dong, ntar gw ganti. Sekalipun memang pada akhirnya kamu ganti, tapi bahaya kalo ini jadi kebiasaan. Nanti orang malas jalan sama kamu.
  • Mengucap kata : ‘beliin dong’ terlalu sering pada pacar atau temen. Sesekali boleh kalo kamu lagi ulang tahun, atau kalo ditanya ‘Lu mau apa sini gw beliin’.
  • Memaksakan diri membeli barang atau melakukan kegiatan yang sulit untuk dipenuhi dengan keadaan keuangan kamu yang sekarang. Apalagi kalo dasarnya gengsi. Gak cerdas itu. Bahaya kalo kebawa sampe dewasa.

Nah, kurang lebih itu dasar-dasarnya. Nanti semakin kita beranjak dewasa, kita akan ngerti lebih banyak mengenai etika keuangan. Ini akan sangat berguna di masa depan, baik untuk berteman, membangun jaringan bisnis, mempererat rasa kekeluargaan, dan yang pasti menghindarkan kita dari krisis finansial juga (baca: abis duit).

Oke deh, kalo ada pertanyaan, kamu bisa tanya papa, mama, atau orang dewasa lain yang kompeten dalam bidang ini. Nanya gw juga boleh kok, hahahahaha…

Quote dodol of the day : Cowok terlihat paling ganteng pada saat kapan? Bukan kalo malem bukan kalo senyum, tapi kalo baru abis gajian! =))

3 Comments »

  1. Numpang nanyaaaaa~~
    Ada berapa post disini?😀
    *digebuk yang punya*

    Comment by Reina Lunarrune — February 4, 2009 @ 11:14 am

  2. nice to know that u still writing.. keep it up

    Comment by Jadwayan — March 8, 2009 @ 5:14 pm

  3. artikel yg bagus! apalagi kalo dibikinin short quiznya sekalian kaya yg dimajalah2 remaja gitu..aku yakin jawaban buatku pasti “your financial manner/ethics ia great! hehehehehe…

    Comment by ekadwibhakti — March 8, 2009 @ 7:37 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: