Can’t Resist Lust

May 8, 2008

How To Handle Scary Question

Filed under: Love in Daily Life — hacques @ 4:29 am

Buat para cowok yang udah punya pasangan, kadangkala dibuat pusing dengan kelakuan ceweknya yang hobi banget ngelempar pertanyaan ‘menjebak’. Gw sebagai cewek mengakui banget kalo entah sadar apa nggak, gw suka bikin bingung co gw karena gw sering ngasih pertanyaan aneh-aneh secara mendadak dan berikutnya bikin dia gelagapan.

Parahnya, pertanyaan yang biasa dilontarkan para cewek biasanya tricky dan sooo… simalakama, kalo jawab yang ini salah, yang itu salah. Satu-satunya cara menghadapinya adalah dengan mencari jalan tengah yang aman dan diluar dugaan mereka ^^. Here’s some common examples. Coba katakan ini untuk jawab kalo ditanya :

  • Gw agak gendutan ya?

Duerrr!!! Ini pertanyaan yang paling ditakuti para laki-laki yang sayang pasangan through all ages diseluruh dunia. Kalo jawab iya, ceweknya bakalan sedih, kalo jawab nggak, nanti dibilang bohong. Jawab apa dong?

Gw dulu pernah nanyain ini ke co gw. Dan dia menjawab dengan enteng. Dia bilang “I like busty girls, like you. Bentuknya udah bagus sekali. Exactly fits my demand.” Dan gw pun nggak ngamuk atau bertanya-tanya lebih jauh sampe sekarang. Hihihi.

Pertanyaan mengenai bentuk tubuh sangat sensitif bagi semua wanita tanpa kecuali. Daripada menjawab ya atau tidak, tunjukkan bahwa kamu merasa nyaman dengan bentuk tubuhnya yang sekarang, puji caranya berpakaian (gak peduli how bad it looks). Kalo dia emang gemukan, coba ‘kurusin’ dengan cara nggak ngajak dia makan junk food, sering ajakin berenang atau main sepeda, dan buat kesepakatan untuk memulai hidup sehat dengan menyeleksi asupan kalori makanan. Pasti dia senang, selain jadi sehat, kalian bisa spending quality time dengan cara yang lebih positif. JANGAN SEKALI-SEKALI mengiyakan kalo dia nanya soal gemuknya dia. Bisa-bisa capek belakangan ngadepin ngambeknya.

  • Bagusnya gw pake sepatu yang warna ini? Atau yang ini?

Most men biasanya kecele kalo mereka memilih salah satu. Soalnya sarannya lebih sering dibantah daripada diterima. Allan Pease dalam bukunya yang berjudul Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps menceritakan pengalaman dia menghadapi istrinya; Barbara Pease, yang bingung milih warna sepatu. Triknya mudah.

Saat seorang wanita menanyakan satu diantara dua pilihan, sebenarnya dia sudah menentukan pilihannya sejak awal, tapi dia butuh support untuk menambah keyakinan terhadap pilihannya. Jadi saat ditanya dia pakai sepatu biru atau merah, coba lihat aksesoris atau baju yang dia pakai. Kalo dominan biru, misalnya dia pakai cardigan biru dan bando biru muda, suruh dia pakai sepatu biru, DAN diiringi komentar support, seperti “Sepatu yang biru cocok sama warna baju kamu, serasi banget.”

Jangan pernah keluar kata-kata “Yang mana aja deh.” Atau “Yang itu deh, buruan udah telat nih.” Bisa-bisa kencanmu bakal tertunda lebih lama atau kamu bakal didiemin habis-habisan di perjalanan.

  • Makan dimananya terserah kamu, tapi nggak mau di resto A, bistro B, kafe C…

Buset… katanya terserah… tapi ditawarin makan di sini nggak mau, di situ nggak mau, alasannya mahal, makanannya junk food, bosen sama suasananya… hihihi… Co gw sendiri sering ngeledek gw gara-gara ini. Ngomongnya terserah tapi disodori apapun nolak. Kita punya cara sendiri buat ngatasinnya (setelah melalui puluhan kali debat dan ujung-2nya masak sendiri di rumah karena bingung mau kemana…) Nyari tempat makan aja susahnya ampun-ampunan.

Pertama, tentukan dulu spesifikasi makanan yang mau dinikmati. Bagi-2 menjadi klasifikasi besar, pertama daerah asal dulu, mau makanan Indonesia, makanan Barat, makanan Cina, atau makanan Jepang, you name it first. Lalu tentukan jenis makanannya, apakah itu steak, mie, nasi, burger, atau pasta dsb. Setelahnya tentukan restorannya. Bagi lagi klasifikasinya berdasarkan yang harga, lokasi, dan menu. Kalo lagi cekak, cari klasifikasi resto yang nggak terlalu mahal. Kalo lagi mepet waktu atau kelaperan berat, cari dari klasifikasi lokasi yang paling dekat. Dengan cara ini debat panjang sebelum makan bisa dihindari. Dan karena restorannya ditentukan berdua, nggak boleh ada yang protes ^^.

  • Matamu kemana sih?! ngeliatin cewek yang itu ya?

Satu tips utama. Mau aman? Jangan seujug-ujug bilang nggak ataupun bilang iya. Kuasai diri, nggak usah ngaku atau ngebantah kalo kamu ngeliatin cewek lewat sampe keluar iler. Alihkan objeknya dari manusia ke benda. Luruskan pandangan, jangan biarkan mata mengikuti pergerakan cewek yang lagi kamu soroti.

Cari barang paling mencolok yang pertama bisa terlihat matamu dan langsung komentari habis-habisan. Bilang “Gw ngeliatin lukisan yang itu, sapuan kuasnya bagus” Atau “Tasnya dia mirip sama punya: nyokap/tante/adik cewek/sepupu cewek or whoever safe girls you can think.”

Dan kalo kamu nggak bisa mengelak lagi, gak ada jalan lain, katakan “Cewek itu pake cardigan/tas/sepatu/topi/rok yang lucu banget kayaknya kalo kamu yang pake. Gimana kalo nanti gw belikan satu?” Gw jamin 100% trik ini berhasil. Hihi, berhasil bikin kapok mata buat jelalatan tentunya. Fokus sama pacar dong…

  • Pentingan nonton bola ya daripada gw?

Sekalipun yang main adalah Persib lawan Real Madrid, JANGAN sering-sering mengurangi quality time sama cewekmu dan mengalokasikannya pada nonton bola. Most girls hate soccer. Gw termasuk (dan hal ini yang mendasari bokap gw meletakkan 3 buah televisi sekaligus di ruang keluarga). Kalo terpaksa waktunya terambil untuk bola, ganti dengan waktu ekstra untuknya diluar jadwal biasa.

Nontonlah bola yang acaranya malam. Kalo acaranya siaran langsung dan bertepatan dengan jadwal kencanmu, minta pada teman atau bokap untuk merekamkan acaranya. Atau paling sial nontonlah siaran ulangnya. Kalo kebelet juga, dengarkan siaran langsungnya lewat radio di ponselmu. Atau ajaklah pasanganmu ke kafe yang mengadakan acara nonton bareng. Diem-2 aja, kalo udah masuk ke suatu tempat biasanya cewek jarang langsung berbalik pergi sekalipun disitu ada acara nonton barengnya.

Dan kalo desperate banget gak dibolehin sama pacar, jalan terakhir ya, download rekamannya lewat youtube tapi gak usah bilang-bilang. Intinya, selalu letakkan kepentingan pacarmu di atas pertandingan bola. Kecuali kamu bisa ajak dia buat menyukai sepakbola juga, hal ini nggak boleh ditawar!

Hmm… sebenernya nggak terhitung sih pertanyaan menjebak yang biasa ditanyakan oleh para wanita. Dan kaum laki-laki dituntut untuk pandai memberi jawaban yang diharapkan, tentunya diluar jawaban yang memberi efek simalakama. Hindari jawaban ya atau tidak. Carilah jawaban yang netral dan tidak memihak keduanya, atau berikan jawaban yang sama sekali di luar dugaan dia.

Kalo ada pertanyaan menjebak yang sampe sekarang kamu bingung jawabnya, coba aja tanyain disini, nanti gw coba bantuin ngejawab, dan how to react-nya nanti dikondisikan sama co gw. Hehehe, mau duet maut kitah.

Yuk ah ^^

9 Comments »

  1. Tambahin:
    “Cewek A itu menurutmu cakep enggak?”

    Comment by Nenda Fadhilah — May 8, 2008 @ 6:49 am

  2. Itu sih jawabnya gampang. Cara teraman adalah dengan bilang : ‘Cakep, tapi standar. Paling 10 menit lagi gw udah lupa tampangnya.’

    Trus gandeng pacarmu erat-erat.

    Comment by Hacques — May 14, 2008 @ 3:09 am

  3. ^_^ haha… ternyata lama gak blogwalking ke blog ini. Ternyata, masih ngebahas tentang si “dia’ dan si “dia’? hehehe… ^_^

    Comment by insansains — May 17, 2008 @ 6:35 am

  4. kalo gw sih suka sepak bola. jadi gak masalah kalo kencannya nonton bareng siaran langsung sepak bola hehehe…

    Comment by emyou — June 10, 2008 @ 6:45 am

  5. haha…emg bener sie, untung aja dia suka punya jawaban yang bagus…dan ga pernah liat cewe laen..😀

    Comment by melz — June 10, 2008 @ 10:20 am

  6. Ada ngga ya cewe yang suka menjebol cumi?

    Comment by Halooo — June 21, 2008 @ 4:53 am

  7. wah, tulisan lo keren nit, ntar gw tunjukin ke cowo gw deh. matter of fact, sometimes, gw dan cowo gw menikmati “adu mulut kecil2an” gara2 hal gak penting. asal gak diperpanjang, malah jadi “bumbu” lo ah, gw ngoming apa sih pake bumbu segala, o iya pengen french fries! hehehe..;P

    Comment by ekadwibhakti — July 15, 2008 @ 9:44 am

  8. Lho ternyata kamu tahu juga toh, soaal psikologi ‘pertemana’ antara pria dan wanita.
    Wanita or cw itu menurut ku suka nya gitu, ingin berkuasa. pura pura nggak buth padahal ingin sekali tuh di sayang sayang. tul?
    Sekarang lebih lebih suka bisa ngatur dan mandiri. tapi mnis dan keness koq AQ suka . i like your smilee

    your replay is waited by me everytime

    Arymasco@gmail.com

    Comment by arymas — March 1, 2009 @ 1:15 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: