Can’t Resist Lust

May 2, 2012

New Harry Potter Fanart : Ikatan Darah

Filed under: Art and Fanart, fanfic — Tags: , , , — hacques @ 8:50 am

Yo. Ini fanart terbaru gw, untuk cerita fanfic yang berjudul Ikatan Darah.

Ceritanya mengambil setting Harry Potter-nextgen, dengan tokoh utama generasi ketiga, yaitu Scorpius Malfoy, Albus-James-Lily Potter, Rose-Hugo Weasley, dan dengan sentuhan Dramione di masa lampau.

Di cerita ini Albus Severus dan Scorpius Hyperion adalah sama-sama siswa Hogwarts dari asrama Slytherin XD

Dibuat dengan pensil, Photoshop CS4 Portable, dan mouse.

May 25, 2011

Siapa Copas Siapa?

Filed under: fanfic, Simple Story About Me — Tags: , , — hacques @ 8:58 am

Whoa, mari mulai sesi curcol di siang hari bolong. Ahem, yak mulai gelar bantal, siapkan background music syahdu, kacang, popcorn, dan ayo kita mulai.

Kemaren saat gw terbangun tengah malam (sumpah bukan buat mandi kembang), gw iseng buka hape dan ngecek e-mail. Woohoo! Fanfic gw Keajaiban Ketujuh  dapet review baru! So, dengan penuh sukacita gw baca review yang masuk.

DHUER. Gw bengong. Kenapa? Sodara-sodara, inilah sebabnya.

Nah loh!

Waduhwaduhwaduh…. Panikpanikpanik… Angspa-angspaan ini?

Yeah, gw kaget. Tiba-tiba gw tertodong dengan pertanyaan yang sukses jadi judul post kali ini, SIAPA COPAS SIAPA… :-? Hemm…. Dan seperti biasa, gw kalo dah ‘tergelitik’ bakalan sedikit gemes dan mencoba mencari tahu siapa pelakunya (dan bayangkan kali ini gw mengenakan seragam Sherlock Holmes). Gw pun coba telusuri nickname yang disebutkan oleh informan di atas.

Ketemu sih. Tapi bukan dia. Walah, mungkin salah ketik. Lalu gw coba ubah salah satu hurufnya, dan KETEMU! Gw langsung lompat ke chapter terakhir, dimana si informan memberitahukan bahwa ada sebagian dalam paragraph yang mirip sekali (koreksi, bukan mirip lagi, tapi EMANG SAMA KOK) dengan cerita yang pernah gw tulis.

Contohnya liat disini… Fanfic tulisan gw adalah yang sebelah kiri, berjudul Keajaiban Ketujuh.  Gedein yah gambarnya biar enak liatnya :p

Hehehe, waduh, ini kok sama yaaa?

Nyehe… ketemu deh, hasil CTRL C + CTRL V. Dan gak Cuma paragraph yang ditandai aja yang sama persis, kalo dibaca terus ke bawah, maka bisa ditemukan lebih banyak lagi kalimat yang serupa dan sama.

Gw pun tinggal cengar-cengir. Ehehehehe, dah ketemu dong jawaban pertanyaan siapa kopas siapa? Yang pasti bukan gwe lhoooo, karena gw punya bukti kuat nih ^^. Tips : gedein gambarnya XD

Niii... buktinya...

Ahem. Cara termudah menurut gw untuk melihat siapa yang kopas siapa adalah dengan melirik pada tanggal publikasi. In my opinion, screenshot di atas dah cukup buat memberi bukti. If you’re clever then you can put one on one together then do the simple math. You can’t copy without the original exist first.

So, gw harap pertanyaan Siapa Copas Siapa? ini sudah terjawab sekarang :D Cerita gw dirilis 2 tahun yang lalu, sedangkan yang satu lagi dirilis tahun ini.

Apakah Gw Marah?

Nggak juga sih :D Hehehehe, karena menurut gw ini adalah bagian dari proses belajar juga. Mungkin deskripsi yang gw jabarkan ternyata masih bisa dikembangkan lagi. Si penulis fanfic If Only ini sudah melakukan kerja yang bagus, if you read her story, cara dia mengembangkan paragraf dan menuliskan alur ceritanya dah oke. Meski ada sedikit bagian yang mirip, tapi sisanya yaa cerita buatan dia. Paragraf yang serupa ini sama sekali tidak mempengaruhi alur cerita yang ia buat.

Post gw ini tidak untuk memojokkan author dari cerita If Only. Toh namanya juga baru belajar, and IMO, she have GREAT potential. I’ve been through the same process looooonggg time ago. Yah, tapi nggak gw upload dimana-mana sih, takut dihajar sama yang punya XD. Post ini murni untuk menjawab pertanyaan nona @sayaaOlga yang berjasa bertindak sebagai whistle blower (wadoh bahasa gwe) disini.

So, what’s next? Guys, kalo ada yang punya twitter, bisa tolong hubungi @sayaaOlga untuk menyampaikan klarifikasi gw? Well, I don’t have twitter dan dia gak meninggalkan alamat lain yang bisa dihubungi. Mungkin ada caranya buat kasih link post gw yang ini ke nona @sayaaOlga (gw asumsikan dia cewek yah).

Thanks before guys ^^

July 13, 2010

Cara Menulis Review Untuk Fanfic.

Filed under: fanfic, Simple Story About Me — Tags: , , — hacques @ 9:01 am

Pernah baca fanfic? Pernah ngerasa pengen ngasih komentar atau tanggapan tapi gak tau mau nulis apa? Atau pengen ngasih tahu hal-hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut oleh si penulis tapi takut salah kata dan dikasih label flamer? Atau yang terparah mungkin kek gw, dijadiin bahan tulisan di blog XD.

Yeah. Kali ini gw mau bagi-bagi cara buat ngereview fanfic. Kalo mau versi bahasa Inggrisnya bisa dibaca di sini. Disini gw coba terjemahin pake bahasa gw, dan gw akan taruh beberapa tambahan yang mungkin perlu ;-) So here goes;

1. Baca dulu ceritanya. Yaiyalaaaaah, gimana caranya mau ngereview kalo gak dibaca dulu ceritanya. Dan kalo ada hal yang menggelitik untuk dibahas, coba baca ulang bagian itu sekali lagi, atau ulang dari awal kalo perlu. Tidak semua author memasukkan penjelasan sekaligus dalam satu paragraf, mungkin dia memasukkannya di chapter yang berbeda. Hati-hati, soalnya kalo ada yang salah atau tercampur, yang ada malah bisa mempermalukan diri sendiri, dan kalo ternyata yang ditulis dalam review sebenarnya tidak terjadi di fanficnya, bisa jadi bahan ketawaan. Salah satu fanfic Dramione gw pernah dikomentarin gini

Kok Hermione jadinya sama Draco sih? Ak liat di google Hermione jadinya sama si Ron, jadi yang mana yang bener?”

Guys, review kayak gitu langsung gw apus ye. Definisi fanfic adalah cerita fiksi buatan fans dan untuk fans. Bisa sesuai buku, bisa juga merombak habis apa yang ada dalam cerita sebenarnya.

2. Pastiin udah tahu apa yang mau ditulis. Karena review yang gak jelas sama sekali bener-bener bikin seorang fanfic-writer bete. Menuh-menuhin inbox e-mail dan mengecewakan. Gw sebagai fanfic writer biasanya dengan antusias akan segera membuka e-mail dari ffnet tiap kali ada pemberitahuan review, tapi kalo isinya cuman emoticon XD atau sekedar kata ‘waaawww’…. Eng… it does nothing to me…

3. Gunakan kalimat yang baik, benar, dan bisa dibaca. Well, gw termasuk seorang yang sangat membenci bahasa @L4y. Menurut gw itu salah satu bentuk penghinaan terhadap Bahasa Indonesia dan salah satu penyebab rendahnya nilai Bahasa Indonesia dalam ujian nasional. Beberapa orang pernah menulis ke gw dengan bahasa ini, dan please… gw memerlukan waktu lama untuk bisa mengerti dan saat gw tanya temen-2 gw, mereka semua rata-rata juga tidak mengerti. Review yang tidak bisa dibaca akan dianggap tidak perlu dibaca.

4. Tepat dan akurat. Langsung ke pointnya. Menambahkan hal-hal tak penting pada review tidak akan memberi keuntungan pada siapapun, baik reviewer maupun writer.

5. Singkat dan padat. Mirip dengan point diatas tapi agak berbeda ya. Gunakan kata-kata yang tidak berputar-putar. Panjang rata-rata review itu sekitar 50-300 karakter. Jika memang si writer keblenger banget sampe perlu diajarin macem-macem, gunakan PM atau langsung cari e-mail dia dan lakukan ‘kuliah’nya lewat japri.

6. Berikan kritik membangun, jangan mengecam atau melempar api (flame). Saat mereview, sebaiknya gunakan kata-kata sopan. Pada awal review, beritahukan bagian mana yang disukai terlebih dahulu, lalu beri petunjuk bagian mana saja yang perlu ditambah, diperbaiki, dan dikembangkan. Mau contoh?

“OOC, oke. AU, oke. Mm… nggak ada salahnya kalo typo diedit dan diperbaiki, pasti lebih enak dibaca. Konsistensi penggunaan bahasa masih perlu diperhatikan, apakah hendak menggunakan istilah Jepang atau istilah normal. Bagaimana sebenarnya Sakura memanggil Jiraiya? Otou-san atau Papa?

Penggunaan EYD sudah bagus, tinggal disempurnakan beberapa ejaannya. Kata ‘cewek’ sebaiknya hanya dipakai dalam dialog, jika dalam deskripsi gunakan kata yang lebih baku seperti ‘gadis’ atau ‘anak perempuan’ atau ‘wanita muda’ dsb.

Oke, silakan diteruskan, fic ini punya potensi, dan gw perkirakan bisa panjang :D

Yah, tidak dengan keinginan narsis juga sih, review diatas adalah apa yang pernah gw sampaikan pada seorang penulis muda di fandom Naruto. Itu jauh lebih enak dibaca daripada review yang isinya :

“Terserah anggep ini flame ato apa, tapi beneran lho, jumlah review yang kamu tentuin untuk meneruskan fic ini cukup membuat aku jadi malas nunggu lagi. padahal ini adalah fic pertama yang aku baca di fandom Harry Potter.

Segitu aja sih uneg-uneg aku yang sebenernya udah aku tahan lama banget. Mohon kamu juga mikirin lagi perasaan para reviewer kamu.”

Huahahahhahhahaha, dan review diatas langsung gw kopas mentah-mentah dari salah seorang reviewer tercinta di salah satu fanfic gw.

Tips

- Istilah gw adalah junk review bagi review yang gw anggap kurang berisi. Kadang isinya cuman :

“Wah. .ayo update!”

“wuaaH sEru aBis nii cEritax, lAnjut d0nk,,”

“ah ayo dong mas update ><” (wtf, mas?! O_o)

Yah, yang model gitu lah… itu semua gw kopas mentah-mentah dari review list gw sendiri. Please, tinggalin komentar apapunlah. Tuliskan spekulasi, atau tuliskan bagian mana yang paling disukai, sesedikit apapun itu, asal jangan junk-review T~T

- Review yang bagus itu adalah review yang nyeni. Gimana itu nyeninya? Diawali dengan kesan setelah membaca keseluruhan cerita, lalu beri petunjuk dimana bagian yang perlu disempurnakan, contoh ; penulisan tanda koma, seru, ejaan, dan sebagainya. Dan akhiri dengan kesediaan menanti chapter selanjutnya. Nah, yang kayak gitu biasanya sukses memotivasi dengan baik ;-)

- Daripada ngeflame, lebih baik tunjukin salahnya disebelah mana dengan kata-kata yang tepat. Flame bisa direport. Dan ngeflame secara anonim tanpa login (hit and run) bisa dikategorikan orang gila (menurut gwe yeeee). Ngajak berantem kok gak niat XD

- Jika si writer meminta bantuan atau butuh bantuan, ya bantuin. Jika tahu situs referensi yang bagus, berbagilah. Jika si writer mengalami kesulitan dalam pencarian beberapa fakta atau trivia, ya tolongin, misalnya; gak semua orang tahu siapa nama ayah dari Narcissa Malfoy, kalo tau jawabannya Cygnus Black, ya beritahukan pada si writer yang kira-kira membutuhkan info itu. Semua penulis akan sangat menghargai hal ini.

Perhatian

- Hati-hati dalam menuliskan review untuk para fanfic pemula. Para penulis pemula biasanya sangat sensitif dengan tanggapan mengenai fanfic pertama mereka. Kadang beberapa review bisa mereka anggap flame meskipun sebetulnya tidak begitu. Dan juga jangan melakukan buli-buli mentang-2 mereka mengaku masih newbie. Bedakan review untuk pemula dengan yang sudah professional. Jangan samakan standarnya XD.

- Jika yang direview adalah fanfic bahasa asing, gunakan bahasa yang ia pakai, dan jangan lupa perhatikan grammarnya.

- Jangan memaksa writer untuk secepatnya upload chapter berikutnya. Kapan chapter berikutnya diupdate adalah terserah si writer. Setiap cerita dibuat berdasarkan proses yang panjang, pemikiran yang lama, riset yang ribet, dan memerlukan pendalaman karakter yang memadai untuk menjadi sebuah cerita yang menarik dan pantas disajikan pada pembaca. Gw sendiri penggemar beberapa fanfic yang masih bersambung, dan di setiap ending chapter gw seringkali menyelipkan kata ‘I will be waiting for the next chapter, but please take your time, we all want the best from you’. Dan biasanya si writer akan dengan senang hati mereply dengan ucapan terimakasih karena gw menghargai bahwa mereka butuh waktu juga untuk menulis.

- Gunakan kalimat yang enak, tapi juga jangan terlalu menjilat dibuat-buat. Para writer bisa ngebedain kok soal itu.

Yuk ah, sampe disini dulu. Semoga berguna bagi para penikmat fanfic, baik para penulis maupun pembaca. Review adalah penghargaan terbesar yang bisa diberikan pembaca kepada para fanfic writer, karena mereka sama sekali tidak mendapatkan apa-apa dari jerih payah menulis fanfic.

June 7, 2010

Sesekali Ngomong Dari Hati

Filed under: fanfic, Simple Story About Me — hacques @ 11:19 am

Sesekali gw pengen ngeluarin unek-unek aja… kerjaan gw lagi agak tricky hari ini, dan ada orang yang menggelitik…

Ini isi e-mail yang baru aja gw terima mengenai review cerita gw yang bikin gw rada geli…

Diamond-Crest,

A new review/comment has been submitted to your story.

Story: Ikatan Darah
Chapter: 8. Darah Yang Sama

From: Lucifer Hand ()
——————-

Saya suka fic anda kok, bagus msuk akal n yg terpenting sih rapi. Tp, anda jg btuh kritik, jgn marah dengan apa yg saya sampaikan

-First

anda sepertinya membuat kesalahan sederhana dr mulai typo dan lainnya. Seperti Mrs. Hermione harusnya Mrs. Hermione weasley, saya tahu klo hanya memakai Mrs. Weasley pasti dikiranya Mrs. Molly Weasley. Ttu saja yg lumayan mengganggu

Second

d sini mengandung unsur bashing chara n bashing pair kan? D harapkan jgn mem-bashing chara n pair separah itu. Saya tahu itu hak anda, but anda hrus menghargai sedikit Mrs. Rowling yg telah susah payah menjaga imej para chara n membuat pair dgn susah payah. Saya kurang suka Ron tp saya g mimpi bwat bashing s ron tuh. Harap hargai stiap chara n pair yg tlah d bwat Mrs. Rowling y!

Third

anda jgn menonjolkan 1 chara saja, seperti anda menonjolkan Leonidas, saya tau anda menyukai Leon, tetapi bkankah ‘smua manusia punya kekurangan’? Lalu mana kekurangan Leon? Anda jg telah seenak udel membuat Leon slalu menang, jd pahlawan dst. Lalu ini fic scorpiusxrose kan? Knapa anda tdk membahas hubungan mereka dgn lebih kental? Misal, 1 chap saja amda bwat khusus bwat mereka?
Soalnya hub. mereka cuma nyempil doank, banyak d chap 1-3 doank, laennya leon… Leon aja trus. Mhon d ingat itu y!

Jgn masukin k hati y

Satu kata aja buat si Lucifer Hand ini = pity.

First

Hey, ada yang menyuruh gw untuk memperhatikan TYPO. Padahal dia sendiri salah ketik sana-sini, menggunakan penyingkatan di tempat yang tidak betul, penggunaan huruf besar dan kecilnya pun salah. Gw pake penggunaan Mrs Hermione karena apa? Mrs Weasley tuh BANYAK. Nyokapnya Victoire, namanya Fleur Weasley, istri Percy, Penelope Weasley, istri George, Angelina Weasley…. istri Arthur, Molly Weasley… ini maksudnya biar langsung tau kemana yang dituju… capek deh. Dan gw rasa satu-satunya orang yang nganggep itu mengganggu… yah… We-know-who.

Second

d sini mengandung unsur bashing chara n bashing pair kan?

Sok tau. Kenapa jadi dirimu yang nentuin ini bashing chara atau bashing pair?

D harapkan jgn mem-bashing chara n pair separah itu. Saya tahu itu hak anda, but anda hrus menghargai sedikit Mrs. Rowling yg telah susah payah menjaga imej para chara n membuat pair dgn susah payah

Mungkin ada yang tidak tahu soal ini, jadi gw merasa harus menginformasikan kalo Mrs Rowling itu SANGAT MENGHARGAI SETIAP FANFIC. Beliau senang baca fanfic dan nggak protes tuh sama pairing yang aneh-aneh. Dan ini FANFIC ya, setiap author berhak bikin karakter seaneh apapun, mau bikin pasangan Dumbledore-Hagrid pun bebas.

Gw bisa balikin kata-kata yang dicetak miring di atas. Tolong HARGAI para pengarang fanfic yang susah payah meramu ide dengan pairing yang baru bahkan diluar pikiran. Dan apakah ada pairing yang di-bashing? Menurut gw tidak ada.

Gw harap kita semua disini sudah mengerti artinya bashing. Menjelekkan sampai terlihat parah sekali; mau contoh? Ada kok fanfic mengenai Draco dapet sexual abuse dari Lucius, atau Ginny yang dipermalukan dengan melihat Harry-Hermione making out di Ruang Rekreasi Gryffindor, atau Ron yang suka mukulin Hermione, itu baru namanya character bashing, dibuat super OOC sampe-2 gak kebayang mereka sanggup begitu. Yang seperti itu banyak. Dan percaya atau tidak, mereka dihargai lho. Dengan apa? Bisa dilihat langsung dari jumlah reviewnya ;-)

Harap hargai karya orang ya.

Third

anda jgn menonjolkan 1 chara saja, seperti anda menonjolkan Leonidas, saya tau anda menyukai Leon, tetapi bkankah ‘smua manusia punya kekurangan’? Lalu mana kekurangan Leon?

Sadar tidak kalo Leonidas itu justru yang paling jarang diceritakan? Dialognya sedikit, hanya disebut selentingan, kesehariannya tidak diceritakan, dan masa lalunya masih misteri? Sadar gak kalo dia bahkan nggak punya pacar? Silakan baca deh post gw seminggu yang lalu mengenai Leonidas, he’s not that perfect, although I won’t be sorry to say this, tapi gw sangat menyukai genre !PowerfulChara. Sayangnya ini tidak berlaku buat Leonidas, meski gw punya hak penuh untuk membuat dia seperti itu.

Anda jg telah seenak udel membuat Leon slalu menang, jd pahlawan dst

Sorry to say this, tapi sekali lagi ya, sebenernya gw PUNYA HAK buat bikin Leonidas selalu menang, ass-kicking, new savior of the world, Harry-Potter slayer, the brand-new Dark Lord, or whatever I want. Ini fanfic. Tapi KAPAN sih dia selalu menang? Dia tak pernah bertarung dengan siapapun juga. Aneh dee…..

Lalu ini fic scorpiusxrose kan? Knapa anda tdk membahas hubungan mereka dgn lebih kental?

Astaga… pusing gw. Did you read the entire fanfic? No further comment. Scorpius sendiri sampe stres kok mikirin hubungan dia dengan Rose.

laennya leon… Leon aja trus

Kwaa kwaaa…. you pikir fanfic Ikatan Darah ini pada dasarnya terinspirasi karena keberadaan siapa? Kalo gak ada Leon ya gak ada ikatan darah antara Rose dan Scorpius dong? Genius indeed…

Hehehe, Lucifer Hand, siapapun dirimu, JANGAN DIMASUKIN HATI YAAAA XD XD XD XD

Buat yang lain : yaah, ketawain aja lah. Baik gw-nya atau orang yang gw bahas disini… Gw tau gw butuh kritik, tapi yang masuk akal. Yeaaahhh…. pulang ah….

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.