Can’t Resist Lust

May 25, 2009

50 Tanda Inceran Kamu Naksir Juga

Filed under: Love and Life, Love in Daily Life — hacques @ 10:43 am

Tanda-tanda kalo kamu lagi jatuh cinta, semua udah pada baca.  Nah, tapi gimana caranya supaya bisa menangkap tanda-tanda kalo cintamu nggak bertepuk sebelah tangan? Atau minimal 60% inceranmu udah ada hati sama kamu lah.

Kamu bisa mencoba meningkatkan intensitas pdkt atau udah boleh tembak langsung apabila inceran kamu udah nunjukin tanda-tanda :

  1. Dia rajin nelepon atau balas nge-sms kamu.
  2. Dia suka cerita soal kesibukannya sama kamu
  3. Nanya-nanya boleh nggak main ke rumah (dan kalo bilang boleh, pasti nyamper!)
  4. Punya panggilan sayang khusus buat kamu (dan sebaliknya)
  5. Minta pendapat kamu kalo pengen beli apa-apa (plus minta temenin nyari)
  6. Mau dengerin lagu kesukaan kamu sekalipun alirannya beda banget
  7. Nyeritain hal-hal yang paling memalukan dari dirinya
  8. Nurutin saran kamu untuk berpakaian rapi atau tampil lebih fresh
  9. Nggak keberatan nemenin kamu kemana aja sekalipun harus jalan kaki 10 kilo
  10. Nggak pelit-pelit kalo lagi jalan bareng
  11. Rajin ngajak jalan bareng, berdua tentunya!
  12. Sering ngebelain kalo kamu lagi ‘dipojokin’
  13. Gak keberatan ngelakuin hal-hal memalukan asal bareng sama kamu
  14. Gak keberatan foto berdua (dan hasilnya dia pajang di Facebook)
  15. Selalu tampil ceria and full senyum di depan kamu
  16. Nggak menepis tangan saat kamu ‘gak sengaja’ gandeng tangannya
  17. Pasti inget ulang tahun kamu dan selalu siap dengan hadiah
  18. Bersedia ngerayain valentine bareng kamu (dengan dalih ‘sebagai sesama jomblo)
  19. Selalu sedia kuping kalo kamu pengen cerita
  20. Selalu sedia pulsa untuk kamu
  21. Sobatnya ngajak ngobrol kamu dengan pertanyaan ‘memancing’ tentang dia
  22. Saat kepergok jalan berdua sama kamu, dia nggak menyangkal saat diledek
  23. Menelepon meski Cuma nanyain hal kecil seperti ‘Kapan bisa balikin CD?’
  24. Hafal mampus segala kebiasaan kamu, baik yang jelek maupun yang bagus
  25. Dia jadi makhluk paling pemaaf yang pernah kamu lihat di dunia terhadap kamu
  26. Bersedia melakukan hal yang dia benci demi kamu
  27. Bersedia berjuang memenuhi apapun keinginan kamu
  28. Dia bilang kalo dia kesepian tanpa kamu
  29. Dia jadi ikut menyukai apapun yang kamu suka
  30. Dia sopan terhadap orang tuamu dan seluruh keluargamu tahu siapa dia
  31. Selalu aware dengan perubahan mood kamu dan siap menghibur saat bete
  32. Selalu punya permen, kue-kue, atau apapun untuk dibagi dengan kamu
  33. Tahu pasti warna kesukaan kamu, artis kesukaan, dan semua favorit kamu
  34. Jadi orang pertama yang ngajakin nonton saat ada film bagus baru keluar
  35. Dia sering kepergok lagi ngeliatin kamu
  36. Temennya ngasih kamu bocoran kalo dia jadi hobi cengar-cengir sendiri
  37. Dia selalu punya alasan buat bisa ketemu kamu tiap hari
  38. Dia tidak keberatan kamu senderin pundaknya, apalagi kalo kamu peluk
  39. Semua barangnya pasti available buat kamu pinjam tanpa batas waktu
  40. Selalu siap waktu energi dan modal kapanpun kamu ajak jalan
  41. Kamu orang pertama yang selalu ia ajak berbagi apapun
  42. Dia rela jatuh bangun hadapi rintangan supaya bisa menyenangkan kamu
  43. Dia protektif dan bersedia membela kepentingan kamu
  44. Dia supporter nomor satu untukmu dalam segala hal
  45. Dia bisa membantumu memaksimalkan potensi terbaikmu
  46. Dia tahu cara membuat kamu merasa hebat dan dihargai
  47. Dia melakukan segala cara untuk menyemangati kamu saat kamu down
  48. Dia pasti turut bahagia untuk setiap kesenangan yang kamu dapatkan
  49. Temannya bilang dia bolak-balik ngomongin kamu terus
  50. Saat kamu tembak, dia bilang iya.

Postingan kali ini gw dedikasikan untuk semua yang sedang berbunga-bunga sekaligus kebat-kebit menimbang mau nembak sekarang atau kapan lagi. Yah, kalo gebetanmu udah nunjukin tanda-tanda kek di atas, lakukan secepatnya daripada keduluan orang…

Go go Aniki! May the force will be with you ^^

May 18, 2009

Tampil Hebat Cara Hemat

Filed under: Love and Life — hacques @ 2:36 am

Pengen tebar pesona? Tapi apa daya kantong tak sampai? Jangan takut. Tampil mewah buat menarik perhatian bukan berarti kamu harus pake baju keluaran butik dan menghabiskan uang untuk beli barang Kw-1 Hongkong. Nah ada beberapa trik yang gw warisi dari my dear babeh. Doski bisa melenggang pede di depan temen-temennya yang notabene petinggi negara atau pengusaha terkenal, dengan modal yang masuk akal.

Coba luangkan waktu untuk:

  1. Datangi pusat perbelanjaan di saat season sale gila-gilaan. Saat menjelang hari raya seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru adalah saat yang tepat. Lebaran dan Natal tentunya setiap toko menawarkan diskon dan Tahun Baru adalah waktunya toko untuk menyingkirkan stok lama supaya barang baru bisa masuk. Jangan ragu-ragu untuk keluyuran survey harga. Lebaran kemaren bokap menemukan kemeja keren bermerk di Ciwalk Bandung, dengan harga sekitar 200 ribu lebih murah dari harga di mal Jakarta, padahal barangnya sama. Dan gw sendiri dapet LBD (little black dress) model kemben yang harganya tiga puluh ribu rupiah, tanpa cacat!
  2. Jangan sering-sering belanja di tempat kayak ITC kalo tujuanmu ingin terlihat mewah. Barang ITC memang bagus dan terjangkau, sayangnya, jarang yang terlihat mewah dalam artian sebenernya karena dijual dalam jumlah besar dan ‘terlalu’ mengikuti selera pasar yang biasanya dimotori majalah remaja cewek mayoritas. Sowry… yang ada malah berkesan murah sekalipun kamu ngotot harganya mahal.
  3. Beli baju yang pas dan memberi nilai tambah kalo kamu pakai. Cari yang terbuat dari bahan katun murni, atau satin. Sutera memang bagus, tapi cara pembuatannya yang mengerikan bikin gw menghindari bahan yang satu ini (ayolah, merebus ulat yang tak berdaya dalam kepompong hidup-hidup? Pasti ada alasannya kenapa Tuhan melarang memakai sutera alam). Say no to animal skin and animal based-cloth.
  4. Pastikan kamu up to date untuk mengikuti trend kalangan atas. Lihat internet atau majalah remaja yang… ehm, nyantumin harga baju di atas lima ratus ribuan. Cari dengan teliti apa yang bikin harganya mahal selain merk. Apakah itu aksesoris baju, bahan, atau modelnya. Lalu coba cari baju yang modelnya mirip-mirip, tapi dengan harga yang minimal seperlimanya.
  5. Menjahitkan baju ke penjahit juga merupakan opsi yang bisa dipilih. Investasikan uangmu untuk membeli bahan yang bagus, pilih warna yang tidak terlihat norak.
  6. Invest juga untuk membeli baju-baju ‘dasar’ yang bisa di padu padankan dengan mudah. Inget LBD yang gw sebut di atas? Enak banget, gw bisa padu sama celana hipster, cardigan, kemeja putih transparan, jeans, legging, jaket, Capri, bahkan bisa dipake buat ke pesta dengan tambahan ikat pinggang logam bling-2 punya adik, pashmina nyokap plus aksesoris gelang baja keluaran pameran Inacraft.
  7. Trik nomor satu dan lima berlaku juga untuk sepatu, tas, dan aksesoris.
  8. Perhiasan atau aksesoris kadang-kadang tricky. Datangi pameran kerajinan seperti Inacraft atau Jakarta Fair, atau pameran apapun di kotamu yang menggelar karya perajin lokal. Miliki keahlian menawar yang baik, dan berkelilinglah minimal dua kali untuk membandingkan harga. Aksesoris seperti gelang kayu ukir atau bangles logam bisa didapat dengan harga lebih murah dari di mal. Same goes to pearl necklace or gold bracelet ^^
  9. Tampil rapi, bersih, wangi, dan jaga sikap. Pakai baju rapi, jangan ikutin mode yang bikin kamu nerima pandangan jijik dari orang. Mandi dua kali sehari udah gak perlu diingetin lagi sama nyokap. Dan bawa parfum dalam botol kecil kemanapun kamu pergi. . Yang pasti, mengorek hidung, buang gas, bersendawa, mengorek gigi, sama sekali haram dilakukan di depan umum. Anak-anak yang berasal dari kalangan kelas atas sejak kecil dibiasakan untuk selalu memiliki empat kriteria di atas.
  10. Jangan menjadikan bintang film sebagai role model kamu terus-terusan. You are you. Seleb Hollywood biasanya pake jasa konsultan fashion, dan menurut gw sendiri, penampilan mereka nggak senantiasa bagus-bagus amat. Dan jangan terpaku sama fashion show Eropa melulu, Paris katanya sih emang pusat mode, tapi jangan lupa, fashion Jepang sama dahsyatnya. Anak-anak kelas atas di Jakarta berkiblat ke fashion Asia. Sayangnya di Indonesia Cuma ada satu atau dua majalah remaja yang alirannya fashion Asia. Itupun kadang halaman modenya nggak menampilkan busana yang bisa dipakai sehari-hari. Be creative with mix and match.
  11. Ngomong-2 soal kreatif, gak ada salahnya kalo kamu bikin aksesorismu sendiri. Lebih murah, lebih nggak pasaran, lebih sesuai selera, dan nggak ada yang nyamain. Kalo kamu berotak bisnis, bisa dijadiin peluang nambah uang saku. Internet atau majalah remaja menyediakan banyak sekali cara-cara membuat aksesori sendiri.
  12. Sesekali investasikan uangmu untuk membeli barang bermerek yang asli. Jangan keseringan beli barang palsu sekalipun Kw-1, gengsinya palsu dan nggak maksimal.
  13. Kalo ditanya orang jangan bohong. Percuma ngaku-ngaku pakai mutiara asli kalo emang itu palsu. Orang kelas atas bisa membedakan mana yang asli dan palsu dari sekali lihat kilaunya. Kalo bohongnya ketahuan, malunya tiga kali lipat dibanding mengaku sejak awal. Ganti subjek pembicaraan kalo dirasa sudah mengganggu.

Ok, got the point? Tampil hebat bisa kok dengan harga hemat ^^.

March 17, 2009

Kesandung Debu

Filed under: Simple Story About Me — hacques @ 10:31 am

Pengen iseng cerita aja. Some story about me and my Val.

Akhir minggu yang lalu, gw menghadiri resepsi temen gw. Dan sebagaimana request sang pengantin cewek, gw harus dateng sama Val. Hyahahaha, ceritanya mau ngasih blessing nih, biar cepet nyusul (AMIN!!!)

Resepsi digelar dengan adat Sumatera Barat. Gw sangat menyukai pelaminannya yang mewah, didekorasi bentuk rumah gadang berwarna dominan emas dan merah. Gw seneng aja nongkrong lama-lama di depan pelaminannya (lu nyadar gak Yess?) Trus Val dateng menghampiri sambil bawa segelas es buah Cirebon (ya, emang ala Sumatera, tapi bukan berarti Cirebon-an gak boleh eksis kan?)

Trus Val nanya “Kamu ngapain ngeliatin pelaminannya lama-lama?”

“Yah, sekedar mikir aja, mungkin gak ya gw pake pelaminan rumah gadang?”

Berikutnya Val menatap gw dengan pandangan sepertiga bingung sepertiga mau ketawa sepertiga curiga, trus dia nanya balik “Emang kamu orang mana kok mau pake rumah gadang?”

Dan gw pun nyengir. Gw sama Val, gak memiliki darah Sumatera Barat setetespun.

So, opsi rumah gadang pun dicoret.

***~~~~~***

Malam hari sebelumnya, gw duduk bareng bokap di ruang tamu. Bokap gw kebeneran lage ngedengerin CD meditasi & motivasi di laptop. Nah, salah satu CD berisikan pelajaran moral mengenai:

‘Seorang anak melihat seorang nenek melakukan hal yang sama terus-menerus, setiap hari berulang-ulang. Sang anak menertawakan si nenek karena dia melihat si nenek sedang menggosok sebatang besi. Si nenek menghardik si anak dan mengatakan “Selama ada kemauan dan usaha keras tanpa mengenal menyerah, maka sebatang besi pun bisa dijadikan jarum!” ~end of story~

Gw agak nggak setuju dengan pendapat itu. Daripada digosok tiap hari mending besinya dikiloin terus belikan jarum satu kotak, ya nggak?

Esok hari, yaitu pada siang hari sebelum kita ke resepsi, gw sama Val menghadiri seminar bisnis. Di seminar itu, salah satu pembicara mengatakan ‘definisi dari kegilaan adalah melakukan hal yang sama terus-menerus tetapi mengharapkan hasil yang berbeda’

So, gw langsung balik badan ke arah Val dan mengajak dia mendiskusikan dua hal yang bertentangan ini.

Singkat kata, Val menyerah, lalu meminta gw untuk menuliskan definisi dari dua hal bertentangan yang (gw paksakan) saling berhubungan ini. Dan gw pun menulis;

The definition of insanity is; if you see a granny keep rubbing an iron shaft to turns it into a needle

Gw gak tahu apa yang terjadi, tapi berikutnya Val ngakak gila-gilaan.

Karena kesel, gw tanya sama Val “Kenapa kamu ketawa?”

“Kamu udah dapet belom sih kesimpulan debat kita tadi?” Val nanya di sela ketawanya.

“Udah!”

“Apa kalo gitu?”

“Itu nenek-nenek gila!”

Dan Val ngelanjutin ngakak sampe mukanya merah.

~~~*****~~~

Tadi pagi, gw berangkat ke kantor seperti biasa. Karena hari ini gw naik bus, jadi gw pakai tas punggung dengan posisi di sebelah depan untuk menghindari copet dkk.

Pas turun di halte, gw tersandung. Salah gw juga sih, untungnya gak sampe jatoh, tapi sepatu gw jadi kotor, dan gw terpaksa harus ketawa bersama-sama para tukang ojek yang jadi saksi.

Gw pun ngadu sama Val lewat sms.

‘Gw kesandung debu tadi…’

‘Jadi tadi matamu kelilipan trus kesandung sesuatu gitu ya? Kok nyingkatnya rancu gitu?

‘Nggak tuh, apanya yang rancu?’

‘Ya tadi kesandung debu, maksudnya apa?’

‘Lah? Belom gw jelasin tah? Ada debu gw gak liat karena tas gw taro depan. Trus kesandung deh. Debunya nempel di trotoar.’

‘Aiye… Haha… Kamu menggemaskan deh…’

~~****~~

Quote dodol of the day: The creative people obviously better than science people, because creative people using the right part of the brain while science people using what’s left.

Gw dan Val sama-sama ketawa baca quote di atas. I love the way he loves my ‘special’ sense of humor.

‘kay, have a nice day all.

February 2, 2009

Etika Finansial… baca aja dulu laaa…

Filed under: Love and Life — hacques @ 11:00 am

Financial Manner, bahasa kerennya… alamak. Gw sendiri masih bertanya-tanya kenapa gw mengemukakan hal ini sebagai bahasan kali ini, tapi apa daya ternyata gak ada salahnya :-P

Beberapa orang di sekitar kita… yeah, hard to say… agak-agak jarang yang memiliki etika finansial bagus. Mungkin karena biaya hidup yang tinggi dan kesempatan yang jarang sekali didapat, maka biasanya orang kebanyakan akan berusaha memanfaatkannya secara maksimal, bukan optimal… Oke, kalimat ini emang agak ngambang, tapi nanti ngerti setelah baca seluruh tulisan.

Pernah gak menghadapi situasi dimana kita diundang makan di luar dan mendapatkan lirikan dari orang-orang karena jenis makanan yang kita pesan? Pernah diajak jalan-jalan keluar kota dan berikutnya nggak diajak-ajak lagi?

Atau, pernah ilfil gara-gara ada teman yang minta pinjam uang saat lagi jalan-jalan ke mall? Pernah nraktir teman saat kita ulang tahun tapi sebel karena jumlah billnya melebihi anggaran yang udah disiapkan?

Kalo untuk menghemat pengeluaran, gw udah pernah ngepost tulisan mengenai Low Cost Love, tinggal cari di post bawah, gw gak akan bahas lagi. Yang mau gw bahas sekarang adalah mengenai financial manner… atau yang gw terjemahkan menjadi Etika Finansial pada judul… Walah… nampak susah, gampangnya sih, gimana supaya bisa bersikap ‘tahu diri’, sini gw kasi beberapa contoh kasus…

Ditraktir Makan

Kalo suatu saat kita diundang makan di luar seperti restoran misalnya, sama temen, pacar atau sama orang dewasa (entah oom, tante, atau kolega bokap), tata kramanya adalah:

  • Pesan makanan yang harganya menengah ke bawah. Yah, kalo kisaran harganya antara 10 ribu sampai 50 ribu, pesanlah yang harganya 22 ribu.
  • Jangan mentang-mentang ditraktir, lantas jadi ‘yahudi’ alias sewenang-wenang, kalo yang lain makan roti sandwich, jangan pesan tenderloin steak impor. Malah berkesan aji mumpung kek orang gak pernah makan itu.
  • Buat minum, pesan yang standar dan nggak melebihi harga makanan. Ice Lemon Tea atau jus bisa jadi pilihan, selain gak berat di kalori, gak berat di kantong juga.
  • Kalo mau appetizer atau dessert, pesanlah hanya saat ditawari langsung atau jika setiap orang pesan juga.
  • Jika ditawarkan makanan per porsi, ambil satu atau secukupnya.
  • Penting : suatu saat dimasa depan kamu pasti akan menghadapi hal yang sama, menjamu orang adalah bagian dari kebudayaan. Nah gimana rasanya kalo menjamu tamu yang rakus, aji mumpung, dan gak tahu diri dalam memesan? Pasti bete kan? Nah, pastikan kamu nggak jadi orang yang kayak gitu ^^

Diajak Liburan

Pasti kita semua pernah diajakin liburan, baik sama keluarga tante atau oom kita, sama temen-temen sekelas, atau ikut kegiatan apapun yang mengharuskan keluar kota. Etikanya sebaiknya :

  • Saat tiba waktunya makan, apabila ditraktir, lihat aturan diatas, apabila bayar sendiri-sendiri, pastikan menyiapkan uang makan secara terpisah, besarannya sama untuk setiap hari sampai waktunya pulang, dan jangan ganggu gugat. Kalo makanannya ditanggung catering, yah, nikmati jatah kamu sendiri, dilarang ambil lebih.
  • Siapkan uang jajan yang cukup, kamu pasti akan membeli sekaleng minuman dingin, makanan ringan, oleh-oleh, atau biaya sewa peralatan.
  • Uang emergensi harus disiapkan. Dalam bentuk tunai. Jangan diganggu gugat, kecuali dalam keadaan darurat.

Diajak Jalan

Baik sama pacar ataupun sama temen, ini etika keuangannya;

  • Jangan menyarankan melakukan kegiatan yang kamu gak bisa bayar untuk diri sendiri. Jangan ngajak pake nonton kalo uangmu cuma cukup untuk makan.
  • Sekalipun kamu bisa bayar, kalo temanmu nggak bisa, jangan paksain. Kasihan.
  • Selalu bawa uang yang minimal jumlahnya cukup untuk dirimu sendiri sepanjang aktivitas. Lebihkan sedikit untuk jaga-jaga.
  • Biasakan tidak berharap dibayari. Males kan kalo kita punya temen yang selalu minta ditraktir terus?
  • Saat bayar bagianmu, jangan sok gengsi untuk melihat bon tagihan. Ini untuk menghindari kesalahan persepsi di masa depan.
  • Bayar ongkos masing-masing. Kalo naik kendaraan pribadi pacar atau teman, tawarkan uang bensin. Kalo naik motor sekitar lima ribu, kalo naik mobil, tawarkan minimal dua puluh ribu lah. Kalo ditolak, ya sudah.

Jangan Pernah

  • Pinjam uang. Kecuali dalam keadaan amat sangat terpaksa seperti perlu ongkos pulang dan dompetmu hilang. Atau keadaan yang berhubungan dengan rumah sakit (yah, darurat) dan hal yang berhubungan dengan kelangsungan hidup lainnya. Jangan pernah meminjam uang untuk beli barang gak penting di mall, misalnya.
  • Dengan sengaja membiarkan pacar atau teman membayar semua pengeluaran. Alias diem-diem aja saat waktunya bayar. Lalu sengaja ‘melupakan’ kalo itu sebenernya adalah ‘hutang’. Dulu gw pernah punya mantan kayak gini, beuh, rasanya ngeselin banget. Sampe sekarang hutangnya belom dibayar juga… Hoi Fauzan, bayar dong…. Lo tajir kan.
  • Mengucap kata ; bayarin dulu dong, ntar gw ganti. Sekalipun memang pada akhirnya kamu ganti, tapi bahaya kalo ini jadi kebiasaan. Nanti orang malas jalan sama kamu.
  • Mengucap kata : ‘beliin dong’ terlalu sering pada pacar atau temen. Sesekali boleh kalo kamu lagi ulang tahun, atau kalo ditanya ‘Lu mau apa sini gw beliin’.
  • Memaksakan diri membeli barang atau melakukan kegiatan yang sulit untuk dipenuhi dengan keadaan keuangan kamu yang sekarang. Apalagi kalo dasarnya gengsi. Gak cerdas itu. Bahaya kalo kebawa sampe dewasa.

Nah, kurang lebih itu dasar-dasarnya. Nanti semakin kita beranjak dewasa, kita akan ngerti lebih banyak mengenai etika keuangan. Ini akan sangat berguna di masa depan, baik untuk berteman, membangun jaringan bisnis, mempererat rasa kekeluargaan, dan yang pasti menghindarkan kita dari krisis finansial juga (baca: abis duit).

Oke deh, kalo ada pertanyaan, kamu bisa tanya papa, mama, atau orang dewasa lain yang kompeten dalam bidang ini. Nanya gw juga boleh kok, hahahahaha…

Quote dodol of the day : Cowok terlihat paling ganteng pada saat kapan? Bukan kalo malem bukan kalo senyum, tapi kalo baru abis gajian! =))

November 13, 2008

Membantu Teman Yang Baru Patah Hati

Filed under: Love and Life — Tags: , , , — hacques @ 10:46 am

So…sedikit cerita aja, beberapa hari yang lalu gw dapet sms dari temen gw yang minta diramalin mengenai kelanjutan hubungan cinta dia sama tunangannya. Dia juga minta diramalin mengenai kemungkinan untuk mencari cinta yang baru. Setengah bingung setengah gak jelas (karena gak tahu mau ngomong apa jadi gw tulis gak jelas beneran) gw kerjain juga requestnya dia.

Hum…dari reaksi si temen gw, dengan mudah dapat disimpulkan kalo hubungan dia dan tunangannya lagi bermasalah. Oh iya, temen gw itu cewek, sebut aja Ping.

Singkat cerita, gw nangkep kalo Ping udah ngambil keputusan. Karena menurut dia masalahnya udah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Sempet sih gw tanya kenapa baru dia ceritain ke gw pas udah parah gini, dan dia bilang kalo dia pikir masih bisa ditangani sendiri.

Nah, kemaren, hari sebelum gw ketik ni postingan, gw buka Facebook dan menemukan status Ping bernada syahdu. Waktu gw nanya kenapa statusnya gitu, Ping nulis balik di wall gw kalo dia udah putus sama tunangannya. Jeger.

Saat itu juga gw hubungi Ping. Trus Ping bilang kalo dia emang udah gak tahan lagi. Selanjutnya kami memulai sesi curhat panjang yang menghabiskan waktu sejak gw pulang kantor sampe gw mau tidur. Oke, what’s the point for today, guys? Pernah nggak berada pada kondisi dimana temanmu baru putus dan kamu nggak tahu mesti berbuat apa?

Bilang ‘need a shoulder to cry on?’ emang gampang, tapi pada prakteknya, gampang susah susah. The crier sedang berada di titik sensitif, salah kata dan salah penanganan malah bisa runyam. So, ga ada salahnya untuk belajar dasar-dasar jadi tong sampah XD read this;

Tanyakan Perasaan Dia
Nah, ini penting untuk ditanyakan pertama kali. Tanya apa yang dia rasain. Apakah dia ngerasa dendam habis karena putusnya nggak baik-baik, apakah dia malah ngerasa lega karena mantannya itu abusive banget, ataukah justru dia ngerasa bebas karena si mantan tipikal posesif-overprotektif?

Berdasarkan jawaban dia atas pertanyaan ini kamu bisa ngira-ngira tindak lanjut apa yang bisa dilakukan. Kalo dia ancur-ancuran ya mungkin bisa kamu soothing dengan perkataan halus, pelukan atau apa, dst. Kalo dia lega kamu bisa bereaksi dengan menyetujui keputusan dia, kalo dia malah senang… ya… jelas nggak butuh shoulder to cry on itu namanya… hehe

Sediakan Kuping Secara TOTAL
Yupe, you’re read me right. All caps in TOTAL. Mungkin awalnya bakalan awkward karena dia pasti nangis dulu, atau diam seribu bahasa dulu. Makanya pertama kali tanyain dulu perasaan dia. Saat dia sudah siap cerita, kunci dulu deh mulutmu. Pay attention, beri reaksi bahwa kamu ngedengerin dia. Selalu tatap ke arah dia, anggukkan kepala sesekali, bergumam sesekali, dan gantilah ekspresi mukamu jadi ekspresi penuh perhatian dan penuh simpati. Jangan sesekali menyela omongan dia, apalagi langsung ngasih solusi… hukumnya haram.

Silence is Golden
Hanya bicara agak banyak saat dia meminta pendapatmu atau meminta solusi. Saat seperti ini dia lebih perlu untuk berbicara karena itu bisa membantu melegakan perasaan. Bicaralah begitu dia mulai agak tenang dan siap untuk mendengarkan kamu. Pilih kata-kata yang netral, jangan mengeluarkan nada menggurui, apalagi menyalahkan. Dia datang dan bercerita ke kamu dengan harapan penderitaannya akan berkurang, bukan ditambahin.

Tidak perlu mencoba untuk mencarikan solusi yang gak perlu, seperti ngasih saran mengenai apa yang seharusnya dia lakukan sebelum putus atau gimana caranya untuk balikan lagi ke mantannya dalam waktu dekat. Nggak akan berguna. Better look for your future than stuck on the past.

Netral Netral Netral
Kalo temanmu putusnya nggak baik-baik, ada kemungkinan dia akan berkata jelek mengenai si mantan. Nah, buat kamu, apapun yang terjadi, stay neutral! Kalo dia maki-maki si mantan, lebih baik diem aja. Dilarang keras ngomporin. Dan cobalah sebisa mungkin untuk nggak langsung mencap buruk mantannya dia. Inget, setiap kejadian memiliki sedikitnya dua sisi sudut pandang. Bisa aja si mantan memiliki versi lain mengenai cerita putusnya mereka. Stay calm sampe kamu dengar dua versi ceritanya. Tapi kalo kamu nggak kenal sama si mantan sih, ya sudah…

Hal ini sulit, apalagi kalo kamu sangat sayang pada teman kamu, kasus pada beberapa orang mungkin bawaannya udah pengen ngelabrak langsung si mantan. Nah, itu mending tahan dulu sampe kamu dapet versi cerita yang satu lagi. Manusia yang emosinya lagi tinggi biasanya jarang ngomong jujur (reality hurts, isn’t it?)

Jangan menghakimi, biar gimanapun itu bukan tempatnya kamu. Jangan juga terlalu ngambang alias bias alias kalo ditanyain ‘jadi menurutmu gimana’ trus karena gak tahu mau ngapain kamu langsung jawab ‘gak tahu’.

Alihkan Perhatian
Some jokes might good to ease the pain away. Sesekali selipkan becandaan yang ringan untuk membantu temanmu tersenyum. Menyiapkan cemilan manis atau minuman hangat juga bisa menolong. Cokelat dan kopi moka hangat akan menolong.

Setelah selesai sesi curhat, alihkan perhatian dia ke hal-hal yang menyenangkan. Kamu bisa ajak dia untuk having fun, ajak dia main game, atau ajak dia untuk memanjakan diri. Anything that could help your friend to forget about the pain and to feels good again. Tapi dilarang keras ngajak dia ke tempat gak betul atau ngajakin dia berbuat gak betul. Lupakan alkohol, rokok, drugs, atau tempat clubbing.

Bereaksi yang Wajar
Kalo kamu nggak tahu harus bereaksi apa, mungkin pelukan di pundak akan lebih membantu. Dilarang keras berkata ‘nggak tahu’ kalo dia nanya pendapatmu. Sekalipun kamu emang nggak tahu mesti ngapain, coba berkelit sedikit dengan mengatakan hal-hal netral seperti;
‘Ya gw ngerti perasaan kamu.’ Lalu peluk dia atau sorongin cemilan atau air minum.
‘Iya, pastinya sakit banget, tapi coba lihat segi positifnya deh’ Dan berikutnya silakan ngedabrus mengenai hal positif apapun yang bisa kamu pikirkan.
‘Yah, mau gimana lagi, kamu kan masih punya banyak orang yang sayang sama kamu, ada gw, papa mama kamu, temen-temen kita… dst’ Pasang senyum dan tepuk pundaknya lembut.
‘Ini rencana terbaik dari Tuhan untuk kamu sekarang ini. Nah, gimana kalo kita ambil hikmahnya dari kejadian ini?’

Dilarang keras memberikan saran atau solusi yang kamu sendiri nggak mau lakukan. Tidak boleh berargumentasi dengan dia mengenai langkah yang dia ambil. Sediakan bantal kalo mau, pastikan kalian tidak akan diinterupsi selama sesi curhat, siap-siap tetes mata in case dia nangis sampe matanya merah, sediakan makanan atau minuman yang bisa merangsang perasaan senang. Gw sangat merekomendasikan cokelat.

After Session
Selesai curhatnya nih. Lalu ngapain?
Diam dulu sampai temanmu bener-bener tenang. Kalo dia sesenggukan, tunggu sampe napasnya teratur lagi. Kalo dia nangis, tunggu sampai berhenti dan sediain obat tetes mata. Kalo matanya sembab, gak ada salahnya kamu basahin sapu tangan basah untuk ngompres.

Begitu dia siap untuk bergerak, ajak dia untuk menenangkan diri tahap kedua. Bisa diajak meditasi sambil denger lagu tenang (kalo curhatnya di rumah). Bisa diajak jalan untuk seneng-seneng (kalo curhatnya di sekolah, lakukan setelah bel pulang). Or do whatever you wish untuk bikin dia seneng lagi. Kompakin semua temen segeng kalo perlu.

Hari-hari berikutnya kamu bisa ngebantu dia untuk melakukan self-upgrading, alias memperbaiki kualitas diri sehingga jadi lebih baik. Hal ini bisa menyibukkan dia, dan tentunya memperbesar peluang dia mendapatkan pasangan baru yang lebih baik.

No No
Jangan serta merta menyarankan dia langsung nyari pacar baru. Apalagi langsung menerima kalo ada orang yang nembak. Dia masih gamang. Bisa jadi dia belum bisa ngebedain mana rasa cinta mana rasa jablay. Kasian si pacar barunya juga karena dia Cuma bakal dijadiin pelampiasan semata.

Tapi kalo dia putus karena orang ketiga dan si orang ketiga ini langsung jadian sama dia… yaa… itu namanya cinta segitiga = selingkuh = mending gak usah ditolongin…

Okeh, sampe sini dulu lah. Kalo temenmu masih ‘ancur-ancuran’ juga bilang dia buat cerita ke gw aja sapa tahu bisa gw tolongin ^-^ Tenang aja, tips di atas berlaku untuk cewek maupun cowok kok.

This post dedicated to my dear friend Ping. Keep your smile sis, and then Allah will show you the best path.

Note: if you want to re-use this article, please give me credit.  Copy this link : http://hacques.wordpress.com/2008/11/13/membantu-teman-yang-baru-patah-hati/

And put the link on your page.

October 27, 2008

Pacaran Tanpa Selingkuh

Filed under: Love and Life — Tags: , , — hacques @ 2:55 am

Itu enak! Semua berjalan dengan lancar dan baik-baik saja, sampai menempuh jenjang selanjutnya. Nggak ada sakit hati, nggak ada kebohongan, nggak ada saling curiga, nggak ada saling tuduh.

Memastikan kesetiaan pasangan (dan diri sendiri) sebenernya nggak susah. Asal niat. Gw pada dasarnya ngebebasin co gw buat jalan sama siapapun kemanapun yang dia mau, selama gw bisa melakukan hal yang sama, dan syukurnya sampe sekarang Val tidak pernah memanfaatkan kelonggaran tersebut. Alias sejak terakhir dia putus dari pacarnya yang lama sekitar 5-6 tahun yang lalu, sampe hari ini detik ini cuma gw satu-satunya cewek yang senantiasa dia gandeng (atau seret?) kemana-mana. Selain keluarga tentunya. Parah? Memang. Tapi gw bangga sama dia.

Gw makhluk yang sangat beruntung. Dapet cowok dengan loyalitas yang sangat tinggi. Tapi itu bukan semata-mata keberuntungan doang. Kerja keras menjaga hubungan dengan pasangan adalah mutlak perlu untuk membentengi dari bahaya selingkuh.

Gimana caranya?

  1. Jadikan hubungan kalian sebagai prioritas, setelah Tuhan, Keluarga, dan Sekolah. Selalu sediakan waktu untuk pacaran, kalo perlu buat jadwalnya di kalender (Cuma buat yang memiliki kegiatan superpadat, entah karena jadwal manggung ataupun jadwal macul). Seenggaknya tiap minggu harus ada waktu jalan berdua sama pacar. Gak mau tahu kamu sibuk les/kuliah/kerja/whatever harus ada waktu buat telepon pacar atau main sama pacar. Gak mesti jalan keluar terus, pacaran di rumah juga oke kok, yang penting waktunya berkualitas. Baca tulisan Low Cost Love gw buat ide tambahan ^^

  1. Manfaatkan saat-saat dimana jauh sama pacar, untuk menyeimbangkan kehidupanmu. Maksudnya, manfaatkan waktunya untuk having fun dengan sahabat, keluarga, diri sendiri, belajar, dan hal hal positif lainnya yang bisa berguna untukmu. Hindari waktu tak produktif yang bisa berpotensi melakukan hal tak produktif yang ujung-ujungnya membuka jalan untuk selingkuh, seperti chatting sama orang asing, jalan sendirian, nongkrong di kafe berjam-jam (ngapain amat? Mending belajar bisnis), dsb.

  1. Komunikasi komunikasi komunikasi komunikasi komunikasi komunikasi komunikasi dan ulang terus kata ini sampai kamu capek. Bukan berarti kamu harus menghabiskan uang dan waktu sia-sia untuk beli hp CDMA dan ngobrol sampe mulut berbusa. Bukan juga tiap 10 menit sekali nelpon nanya lagi ngapain. Get smart with it. Sebelum tidur coba telpon pacar 10 menit aja buat cerita singkat hari ini ngapain aja. Ucapkan kalimat selamat tidur yang manis. Kirim sms berisi kalimat ‘aku sayang sama kamu’ seenggaknya sekali sehari. It works for me & Val. Dari awal pacaran sampe detik ini kita nggak pernah seharipun absen komunikasi. Gunakan semua media yang bisa kamu pakai, internet, telepon, surat, bahkan titip salam ke orang rumahnya juga boleh.

  1. Pastikan hubungan tetap mesra. Selalu selesaikan langsung setiap masalah sampai tuntas. Kalo ada yang kurang enak di hati dan mengganggu perasaan kamu, bilang aja pelan-pelan dengan pilihan kata yang bagus. Dilarang keras menahan perasaan dalam hati dengan harapan dia akan sadar sendiri dan berubah, NONSENSE! Gak mungkin itu. Yang ada malah perasaan yang dipendam jadi memuncak akhirnya meledak dan Armageddon. Kalo butuh konsultasi, e-mail gw aja ^^

  1. Dilarang keras menyakiti pasanganmu dengan cara apapun. Kalimat yang dimulai dengan kata ‘Kalo kamu sayang sama aku…’ adalah salah satu contoh dari relationship abuse. Pikir pikir lagi kalo pacarmu mengeluarkan kata-kata ini. Apalagi menyakiti dalam bentuk fisik. Itu nggak bisa ditolerir. Orang yang berani main fisik berarti bukan jaminan keluarga yang sakinah mawadah warohmah, anak-anak cuma bakal jadi sangsak nantinya. Leave them at all cost.

  1. Berbagi adalah mutlak. Tidak hanya dalam soal porsi makanan. Biasakan untuk berbagi isi hati, tapi tetap usahakan tersenyum di depan pasangan sekalipun kamu sedang sedih. Jika dia memang tercipta buat kamu, dia akan tahu hanya dengan sekali lihat dan dia akan bertanya apa yang terjadi. Kalo dia udah nanya, ceritain. Berbagi isi hati akan memberi kamu 3 keuntungan, satu, perasaan jauh lebih lega, dua, pasanganmu akan merasa bahwa dia adalah bagian penting dari hidup kamu karena kamu bersedia berbagi dengannya, tiga, ada kemungkinan pasanganmu tahu solusi masalah yang kamu hadapi.

  1. Bicarakan pada pasanganmu pandangan masing-masing mengenai selingkuh. Tapi cobalah bersikap netral seolah-olah itu terjadi pada orang lain dan kamu hanya komentator. Jangan bersikap menyalahkan, defensif, atau menuduh. Coba ceritakan pandanganmu mengenai perselingkuhan dan tanyakan pendapat pasanganmu, apakah sama denganmu atau tidak. Jika dia menganggap selingkuh adalah hal yang buruk, bernapaslah dengan lega ^^

  1. Senantiasa menjadikan diri sendiri lebih baik dari sebelumnya. Jangan merasa sudah ‘laku’ lantas jadi malas merawat diri, jadi lebih banyak makan, jadi lebih jarang jaga image. Selalu belajar hal baru, rajin memperbaiki kualitas diri, jadilah pacar yang memenuhi standar pasanganmu (selama tidak terlalu memaksakan diri di luar batasmu) sehingga pacarmu jadi kehilangan alasan untuk ‘mencari kualitas yang lebih baik’ di luar.

  1. Apabila ada tanda-tanda kejenuhan dari hubungan kalian, coba bicarakan dengan pasangan untuk mengambil keputusan yang terbaik. Apakah mau break dulu nggak ketemuan untuk beberapa lama, ataukah mau ganti model pacaran, atau mau ganti tempat tongkrongan. Kejenuhan itu berbahaya, karena inilah yang paling berpotensi mendorong seseorang untuk selingkuh. Refresh hubunganmu, dengan cara apapun, serius, cari artikel di internet, majalah, tanya orangtua, tanya om atau tante, sepupu yang udah nikah, minta mereka berbagi pengalaman, nanya sama gw juga boleh.

Nah, apalagi? Humm, mungkin ada beberapa hal yang perlu dicatat juga sih… selain poin-poin di atas mungkin perlu juga untuk :

· Jangan terlalu percaya sama pasangan atau terlalu curigaan juga. Terlalu percaya bisa ditafsirkan memberikan kebebasan seluas-luasnya untuk selingkuh, dan terlalu curigaan malah menimbulkan perasaan tertantang untuk benar-benar selingkuh. Soalnya hal ini bisa terjadi pada siapa saja dimana saja.

· Percayai instingmu. Jika ada hal yang kayaknya salah, jangan-jangan emang bener ada yang salah.

· Jika bener-bener kejadian, pasanganmu selingkuh (amit-amit jabang naga) – bahkan setelah kamu ngikutin semua artikel yang gw tulis – maka akan ada kemungkinan dia mengulangi perbuatannya. Siap-siap akhiri hubungan. Menghubungi tim Playboy Kabel bisa membantu menangkap basah. Gw kemaren nonton itu bareng Val di rumah dan sukses menyumpahi si cowok sebagai Buaya Pohon (bukan darat lagi).

Btw, ini gw tulis khusus untuk usaha pencegahan, cara-cara menangkap basah pasangan lagi selingkuh, bakal gw bahas lain waktu ^-^

Selamat pacaran, say no to sex before marriage.

September 8, 2008

Low Cost Love

Filed under: Love and Life — hacques @ 10:30 am

Semua udah ngerasain lah. Sekarang ini semua susah. Harga-harga nggak murah.

Tahu sama tahu, living cost makin tinggi, sedangkan uang jajan nggak bisa naik begitu aja. Beruntunglah bagi mereka yang punya bokap dengan kekuatan ekonomi yang bisa bertahan, tapi yang nggak?

Mau gak mau, pasti bakal berimbas kepada kegiatan pacaran. Buat yang sayang orang tua, pastinya nggak akan tega merongrong minta uang buat pacaran. Tapi gimana caranya nyiasatin supaya bisa pacaran tanpa berakhir tongpes?

- Pacaran Di Rumah

Ini semua udah pada tahu lah. Murah meriah, nggak pake bayar karcis masuk, hemat bensin juga karena nggak usah keluar jalan lagi. Tapi gimana supaya nggak basi? Nih, beberapa alternatif pacaran di rumah yang nggak banyak keluar duit.

  • Board Game or Card Game

Mainkan board game. Ludo, monopoli, halma, kartu remi, domino, kartu UNO, or whatever, ajak adik atau kakak, atau kalau perlu ajaklah seluruh keluarga. Fungsinya, selain melatih kemampuan berstrategi, bisa mendekatkan pacar dengan seluruh keluarga.

  • Movies

Nonton film nggak mesti di bioskop doang. Pasang aja di dvd player yang ada di rumah. Sekali lagi, bisa ajak seluruh keluarga. Pasang film yang ratingnya semua umur atau minimal PG-13 lah. Untuk cemilan bisa dibuat sendiri. Dan yang pasti, murah meriah. Perbandingan : 2 tiket bioskop termurah Rp 30.000,- harga satu dvd film Rp.6000,-. Harga popcorn di bioskop Rp 20.000,-, harga popcorn instant persachet Rp.2000,- , air minum di bioskop Rp.8000,- , air minum di rumah gratis. Wah, murah lah. Kita beruntung hidup di negeri surga bajakan.

  • Happy Cooking

Masak berdua. Trus hasilnya dinikmati berdua. Wah, dahsyat. Bahan-bahannya bisa pakai apa aja yang ada di rumah. Resepnya bisa bongkar dari koleksi nyokap. Kamu bisa bikin smoothies, pudding, cemilan ringan, atau whatever. Bisa seseruan di dapur berdua, terus bisa makan masakan yang dibuat berdua. Wih, enak tau.

  • Backyard Picnic

Bawa makanan dari rumah, trus ambil tikar, gelar di halaman belakang rumah. Bawa minuman dingin, orange juice atau sirup. Juga siapin cemilan, keripik kentang atau kue kering, siapkan bacaan komik atau majalah. Bawa bantal, pasang tikarnya di bawah pohon. Dah, mapan deh. Kamu bisa ngobrol, main game, atau sekedar bercanda sama pacar. Siapin lotion anti serangga jangan lupa, in case kamu ketiduran sampe magrib.

  • Video Games

Yupes. Buat yang kebeneran punya console game di rumah, bisa ajak pacarmu main berdua. Tapi jangan lupa waktu dan pastikan kalo pacarmu juga seorang gamer. Kalo nggak…. Ya jangan.

  • Crafting and Gardening

Be productive! Ajak pacarmu bikin sesuatu yang seru. Entah bikin kerajinan yang aneh-aneh, atau bikin apapun lah yang ajaib. Atau kalau kamu punya hobi berkebun, ajak dia ikut berpartisipasi. Tanam pohon kek, siangi kebun kek. Gw termasuk penyuka gardening, co gw sendiri punya beberapa pohon yang dia titipin di kebun gw (sebenernya dia tadinya cuma mau numpang semai benih doang, tapi pohonnya keburu gede dan dia malas bawa pulangnya), mulai dari pohon palem sampe mahkota dewa.

- Pacaran Di Tempat Yang Tiket Masuknya Murah

Lupakan mall, pasti tinggi biaya. Lupakan juga taman rekreasi mahal. Datangi tempat-tempat yang bermanfaat dan berharga tiket murah seperti:

  • Kebun Binatang Dalam Kota

Kebun binatang lokal. Harga tiketnya murah, dekat, ramai, dan menarik. Kamu bisa belajar banyak mengenai binatang disini. Jangan beranggapan kebun binatang isinya monyet doang.

Kalo kamu punya rasa cinta terhadap tanah air, datangi kebun binatang, dan cari informasi mengenai binatang asli Indonesia yang sekarang tengah terancam punah, lalu take action. Cegah penyelundupan satwa langka, atau jadi aktivis WWF, atau minimal nyumbang buat konservasi satwa lah.

  • Museum

Yeah, asal tahu aja museum itu tidak identik dengan hantu gentayangan malem-malem. Jangan ragu-ragu ke museum, di tiap kota pasti ada. Di Jakarta jumlahnya banyak banget, datengin aja Taman Mini Indonesia Indah, disitu ada buanyak museum yang siap nambahin pengetahuan kamu dan pacarmu.

Gw sama Val pernah seseruan di Museum Sri Baduga Bandung, sepi dan enak. Gw bisa foto-foto sepuasnya sambil belajar mengenai sejarah kerajaan Sunda jaman dahulu kala. Dan berikutnya gw berakhir di perpustakaan, belajar mengenai sejarah Prabu Siliwangi dan hikayat Mundinglaya Di Kusumah ^^

  • Gelanggang Olahraga

Di sekitar komplekmu ada gelanggang olahraga? Datengin aja. Selain kamu bisa berolahraga berdua pacar, kalian bisa nyari teman baru, bisa gabung klub baru, atau sekedar duduk-duduk sambil lihat-lihat juga bisa. Selain irit, dapet sehat.

  • Taman Sekitar Rumah

Ada taman di dekat rumah? Datengin sore-sore sambil bawa snack. Bawa kamera juga. Kamu bisa foto-foto sambil main ayunan atau naik permainan anak-anak di situ. Jangan berebutan sama bocah ya.

- Pacaran Lewat Telepon

Yeah, what else. Udah pada pegang ponsel kan? Ya sudah, telpon aja pacarmu. Tapi mesti tahu cara cerdasnya.

  • Aturan Utama: Niat Berhemat Jangan Bikin Jadi Konsumtif!

Ngerti maksudnya? Jangan niatnya hemat seribu dua ribu lantas keluar duit dua ratus ribu. Itu artinya, kalo kamu udah nyaman dengan kondisi komunikasi selularmu sekarang, nggak usah tergoda beli ponsel kedua dan ketiga yang nomor dan ponselnya harus eksklusif (baca: CDMA). Serius deh. Yang ada pengeluaran pulsa malah jadi dua kali lipat, ada pengeluaran ekstra untuk membeli ponsel baru, dan tingkat penggunaan waktu produktif yang berpotensi tersia-siakan akan makin tinggi karena godaan untuk menelepon berjam-jam sampe dower. Siapa juga yang mau nelepon sampe dower? Cem gada kerjaan produktif aja.

  • Gunakan Operator yang Sama

Pastinya… tahu sendiri operator di Indonesia cuman baek ke sesamanya doang. Tapi mesti pinter juga. Jangan kejebak sama perang tarif, kadang jatohnya lebih mahal. Biasakan baca terms&condition atau syarat dan ketentuan berlaku. Biasanya orang suka males baca, dan hebatnya, para operator memanfaatkan ini sebagai tameng kalo ada keluhan. Jangan sampe mereka bilang : Salah sendiri gak baca syarat dan ketentuan berlaku!

  • Cari Yang Tarifnya Beres dan Nggak Naik Turun

Maksudnya, nggak menipu dengan gembar gembor nol koma sekian per detik, tapi setelah menit ke 3, 5, dst langsung melonjak tuing… tinggi dan ujung-ujungnya kaget akibat pulsa kesedot banyak.

  • Cari Yang Nyambungnya Beres

Yeah, cari yang operatornya nggak kejam. Semua pada tahu lah, jaman gini perang tarif, low fare, low care; tiap sekian menit sekali obrolan diputus. Tapi ada bagusnya juga sih, biar inget, jangan habiskan hidupmu di telepon. Mending belajar bisnis.

  • Cari Yang Mendukung Total Pacaran Lewat SMS

Gw pakai ini. Sejak pacaran sama gw, Val memutuskan untuk menyamakan operator seluler dengan gw. Karena pengeluaran komunikasi kita sangat amat tinggi sekali. Dengan operator beda, kita bisa menghabiskan sekitar 500-600 ribu rupiah setiap bulan Cuma untuk telepon dan sms. Setiap harinya Val bisa sms gw lebih dari 20-30 kali, dan sebaliknya gw juga segitu.

Tapi sekarang yang ada kita malah sering kelebihan pulsa, hehehe. Barusan gw ngecek sisa pulsa gw masih ada 300 ribu kurang dikit (pamer niii). Soalnya gw + Val sama-sama pake layanan operator yang memungkinkan kita untuk sms-an gratis sampe jempol bengkak. Kita berdua juga termasuk makhluk yang jarang ngobrol di telepon sekalipun murah. Buat kita telepon itu buat berkomunikasi yang perlu-perlu aja. Gw sama Val pernah maksain ngobrol agak lama, terus kita kehabisan bahan obrolan, karena capek nunggu, gw ketiduran padahal telponnya masih nyala. Val yang malang menunggu beberapa lama karena dia pikir gw lagi nyari bahan obrolan, sampe akhirnya dia manggil-manggil, dan nggak ada jawaban, baru dia matikan sambungannya.

Halah, malah cerita? Yaaa…. Cerdas aja milih operator.

Nah, udah dulu ah. Kalo ada yang punya tips pacaran murah lagi, coba dipost disini juga dong… Klik aja Comment di bawah.

Met puasa ya…

July 11, 2008

Fun Things To Do Tanpa Pacar

Filed under: Love and Life — Tags: , , — hacques @ 10:25 am

Pacar lagi jauh? Pacar lagi sibuk (entah konser di luar kota entah lagi nyangkul di sawah)? Baru putus? Atau sekedar lagi bosen ngeliat tampangnya?

Buat yang terbiasa kemana-mana dan melakukan segalanya bareng pacar, jelas bakalan bete abis saat sewaktu-waktu pacar harus melakukan hal lain yang tidak berhubungan dengan kita. Atau malah pas baru putus nih, jadi berasa sedih banget kalo kemana-mana sendirian atau nggak ada yang nemenin? Nah, kalo lagi garing sendiri gini mesti ngapain?

- Spend More Quality Time With Family

Percaya atau tidak, keluarga adalah pihak yang sering merasa kehilangan apabila salah satu anggotanya jalan-jalan berdua pacar. Gw sendiri kadang merasa kebalikannya. Kemaren gw pulang kerja bareng co gw, dan mendapati rumah kosong karena bokap, nyokap dan adik gw pergi bertiga ke pusat perbelanjaan. Gw ngerasa ditinggalin, dan gw sadar bahwa mereka juga pasti merasakan hal yang sama kalo gw keluar berdua pacar.

Saat pacar lagi nggak ada, coba ajak bokap belanja berdua, traktir nyokap makan mi di restoran terdekat, atau ajak adikmu ke toko mainan dan belikan dia satu atau dua mainan yang boleh dia pilih sendiri. Atau ajakin seluruh anggota keluargamu ke pusat rekreasi keluarga, boleh ke bioskop atau dufan atau mall, apalah. Bawa kamera, abadikan semua tawa canda yang ada. Percayalah, suatu saat kamu akan bersyukur karena merekamnya.

- Masuki Komunitas Baru

Untuk mengalihkan pikiran dari pacar, coba kamu cari informasi mengenai kelompok pengajian di sekitar rumahmu, lalu ikut. Atau masuki komunitas remaja yang ada di komplek rumah. Atau browsing internet dan cari kegiatan kelompok yang menurutmu menarik, mungkin kamu bisa cari komunitas pecinta komik atau apalah entah di Facebook, atau di forum manapun.

Efeknya, kita bisa bertemu banyak teman baru, bisa mempelajari keahlian baru, bisa mendapatkan informasi yang mungkin akan membantu.

- Tekuni Hobi Baru

Coba tekuni olahraga yang seratus persen asing buatmu, seperti Capoeira, Sepak Takraw, Hoki, atau apapun yang kamu sama sekali nggak bisa mainnya. Atau coba utik-utik papan catur bokap yang selama ini nggak pernah kamu sentuh. Atau coba browsing artikel di internet, dan cari informasi mengenai hobimu yang seharusnya bisa diasah lebih lanjut, misalnya hobi foto narsis di hp, mungkin kamu bisa mencoba mendalami fotografi makro, atau foto landscape. Pokoknya buat dirimu sibuk.

- Melancong

Pergilah tempat-tempat yang indah dan jarang didatangi orang. Ke tengah hutan, puncak gunung, pantai gak beken, kafe or wherever you wish.

Pergilah sendiri, atau ajak keluargamu dan teman-teman sejenis (maksudnya berkelamin sama), adakan acara kemping boys only atau acara makan-makan girls only. Lawan jenis hanya akan membuatmu teringat pada pacar.

- Pelajari Hal Baru Sampai Lumayan Jago

Memasak, merajut, bela diri, mengaji, mendesain pakai photoshop, membuat musik dengan komputer, mengedit video dengan Adobe Premiere, membuat dodol, membuat kulit ketupat, mengatur pembukuan rumah tangga, mengganti ban mobil, merawat bayi, mengganti sumbu kompor minyak, membetulkan genteng, membuat website, membuat animasi dengan flash, menggambar manga, atau apapun.

Pelajari sampai lumayan jago dan menambah percaya dirimu untuk mulai unjuk gigi. Di masa depan bisa kamu tambahkan ke daftar CV dan siapa tahu keahlianmu bisa mendatangkan uang juga.

- Reading Self Development Books, dan Praktekkan!

Baca buku-buku pengembangan diri. The Secret series, Robert Kiyosaki series, Personality Plus series, John C Maxwell series, Dale Carnegie series, atau apapun yang menyangkut pengembangan diri. Semuanya bagus untuk menambah kualitas diri.

Dan jangan lupa untuk dipraktekkan. Kalo perlu buat catatan perbandingan sebelum dan sesudah kamu coba lakukan, dan lihat hasilnya.

- Main Game

Hehehehe, ini sudah terbukti sangat ampuh untuk melupakan segalanya. Nggak perlu gw bahas lebih lanjut.

- Ajak Kencan Sepupumu

Punya sepupu yang seumuran dan berlawanan gender? Ajak dia keluar jalan berdua, dan lakukan hal-hal yang biasa kamu lakukan bareng pacar. Ajak dia nonton, makan di luar, atau sekedar jalan-jalan aja. Siapin barang sogokan kalo perlu, dan kalo dia punya pacar, jangan lupa minta ijin pacarnya dulu. Nggak lucu kalo ke gap dan dianggap selingkuh.

Gw dulu pernah ngirim sms mesra ke salah satu sepupu gw, dan berikutnya gw harus mati-matian ngejelasin ke ceweknya yang ngamuk berat… :-P

- Ngerjain Bisnis

Kamu punya keahlian? Atau sudah mempelajari keahlian baru seperti yang gw sarankan di atas? Jangan disimpen aja. Jadiin duit! Ahli bikin kue? Jual di sekolah atau tawarkan pada ibu tetangga yang mau bikin hajatan. Bisa martial arts? Coba ajak anak-anak komplekmu untuk les bela diri sama kamu. Bisa gambar manga? Coba cari tempat kursus anak-anak dan tawarkan keahlianmu, siapa tahu kamu diterima bekerja part time sebagai pengajar disitu.

Ikut bokap saat beliau bekerja dan pelajari prosesnya. Atau hadiri seminar bisnis, cari infonya di koran, toko buku, atau di forum entrepreneur. Anggap uang yang kamu keluarkan untuk membeli tiketnya sebagai investasi. Beli buku-buku mengenai bisnis dan marketing, lalu baca dan praktekkan. Nggak usah takut terlihat sok dewasa atau takut kehabisan uang saku, investasi sekarang akan jauh lebih berguna untuk masa depanmu ketimbang menghabiskan uang untuk membeli tiket bioskop. Mau tahu buku terbaru yang gw baca? Manajemen Sekuriti : Dasar-dasar Pengamanan dan Usaha Jasa Keamanan ^_^

- Jadilah Aktivis Atau Relawan

Bergabunglah ke komunitas aktivis yang menurutmu positif, seperti komunitas pecinta alam atau kelompok sukarelawan untuk pendidikan anak jalanan. Coba curahkan perhatianmu untuk kegiatan sosial yang sering mereka adakan, terjun langsung ke lapangan kalo perlu.

Dengan begini maka perhatianmu teralih dari pacar dan kamu memiliki kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih berguna bagi lingkunganmu.

Nah, sampe sini harusnya kamu udah nggak kepikiran lagi sama pacar. Kalo masih juga kepikiran, berarti kamu harus hati-hati, jangan-jangan lagi kesambet guna-guna :-P

http://hacques.wordpress.com

June 1, 2008

Intermezzo: Pertanyaan Teraneh Untuk Pacar?

Filed under: Simple Story About Me — hacques @ 3:59 am

Sementara gw masih berkutat sama tulisan untuk post gw berikutnya. Nah, kali ini gw lagi pengen sharing cerita pendek aja, boleh dong?

Gw udah pernah cerita sebelumnya, gw punya cowok. Sebut aja namanya Val. Dia 4 tahun lebih tua dari gw. Berbintang Libra dan hobinya download komik.

Beberapa waktu yang lalu gw bertanya pada Val. Kita lagi dalam perjalanan pulang. Habis nonton di suatu bioskop di ujung perempatan (emang perempatan ada ujungnya? Kalo sudut mungkin ada). Saat itu dia lagi berjuang berjalan hati-hati karena jalanan yang kita lewati rusak berat. Biasa, namanya jalanan di Jakarta.

Dan gw bertanya hal yang (kemudian baru gw sadari) bodoh. Gw tanya.

“Sayang, yang namanya jalan itu kan nggak dibangun sekaligus ya? Pasti beda-beda waktu pembuatannya.” Val menggumam untuk menandakan bahwa dia sedang mendengarkan. Sambil terus konsentrasi nyetir. Gw pun melanjutkan. “Tapi kenapa sih kok jalanan di Jakarta rusaknya bareng-bareng?”

Val ketawa. Dan dengan enteng dia menjawab “Soalnya musim ujannya kan bareng.”

Gw ikutan ketawa, tapi karena ketawa malu. Berikutnya gw tanya lagi. “Trus kenapa ini jalanannya gampang bolong-bolong kayak gini? Di tengah pula.” Val senyum lagi sambil tetep matanya fokus ke depan. Lalu dia mulai ngasih kuliah.

“Soalnya air yang jatuh di atasnya nggak mengalir ke selokan atau ke bawah. Akhirnya terbentuk genangan karena airnya terjebak. Air yang kejebak itu menggerus lapisan pasir, batu dan aspal, belum lagi kalo dilewati mobil yang beratnya di luar daya tahan lapisan jalannya, tekanannya bisa bikin retak. Jalan raya yang bagus itu harusnya cembung di tengahnya, jadi air bisa ngalir ke pinggiran. Dan sebaiknya pakai beton, tapi hambatannya beton itu perlu 28 hari untuk bisa sempurna dipakai dan selama itu gak boleh dibebani, makanya jarang ada jalanan beton di sini, bisa mengganggu mobilitas.”

Lalu gw bertanya dengan polosnya. “Siapa sih yang nyuruh harus 28 hari, kenapa nggak 14 hari aja? Kan lebih bisa cepat dipakai kalo nggak perlu lama-lama nunggu.” Val masih nyengir, tapi nada suaranya mulai ninggi.

“Ya karena emang harus begitu. Perlu 28 hari untuk beton supaya bisa bener-bener kering, dan bisa dipakai. Gak bisa ditawar dong. Kurang dari itu pasti bakalan retak-retak dan jadinya nggak tahan lama. Sama aja bohong.”

Pemikiran bahwa ini bukan pengetahuan umum yang diketahui semua orang (karena gw aja gak tahu!), mendorong keluarnya pertanyaan tertolol yang berikutnya dari mulut gw…

“Kok kamu bisa tahu sih?”

“Karena gw belajar ilmu beton! Gimana sih?!”

Dan gw pun baru ingat bahwa Val adalah lulusan Teknik Sipil dengan Tugas Akhir membuat rancangan pelabuhan… Ya karuan aja dia tahu

Hehehe… gw pun ketawa malu lagi, suer, malu berat sampe gw nggak berani ngeliat ke arah Val yang udah ngakak. Pekerjaan Val adalah Desainer. Dan gw tidak mengingat bahwa pekerjaan mendesain buat teknik atau engineering adalah jauh berbeda dengan desain grafis atau multimedia yang gw tekuni. Gw pake Photoshop, dia pake AutoCAD.

Dan selama sisa perjalanan sampai rumah, co gw nggak habis-habisnya ngakak…

May 8, 2008

How To Handle Scary Question

Filed under: Love in Daily Life — hacques @ 4:29 am

Buat para cowok yang udah punya pasangan, kadangkala dibuat pusing dengan kelakuan ceweknya yang hobi banget ngelempar pertanyaan ‘menjebak’. Gw sebagai cewek mengakui banget kalo entah sadar apa nggak, gw suka bikin bingung co gw karena gw sering ngasih pertanyaan aneh-aneh secara mendadak dan berikutnya bikin dia gelagapan.

Parahnya, pertanyaan yang biasa dilontarkan para cewek biasanya tricky dan sooo… simalakama, kalo jawab yang ini salah, yang itu salah. Satu-satunya cara menghadapinya adalah dengan mencari jalan tengah yang aman dan diluar dugaan mereka ^^. Here’s some common examples. Coba katakan ini untuk jawab kalo ditanya :

  • Gw agak gendutan ya?

Duerrr!!! Ini pertanyaan yang paling ditakuti para laki-laki yang sayang pasangan through all ages diseluruh dunia. Kalo jawab iya, ceweknya bakalan sedih, kalo jawab nggak, nanti dibilang bohong. Jawab apa dong?

Gw dulu pernah nanyain ini ke co gw. Dan dia menjawab dengan enteng. Dia bilang “I like busty girls, like you. Bentuknya udah bagus sekali. Exactly fits my demand.” Dan gw pun nggak ngamuk atau bertanya-tanya lebih jauh sampe sekarang. Hihihi.

Pertanyaan mengenai bentuk tubuh sangat sensitif bagi semua wanita tanpa kecuali. Daripada menjawab ya atau tidak, tunjukkan bahwa kamu merasa nyaman dengan bentuk tubuhnya yang sekarang, puji caranya berpakaian (gak peduli how bad it looks). Kalo dia emang gemukan, coba ‘kurusin’ dengan cara nggak ngajak dia makan junk food, sering ajakin berenang atau main sepeda, dan buat kesepakatan untuk memulai hidup sehat dengan menyeleksi asupan kalori makanan. Pasti dia senang, selain jadi sehat, kalian bisa spending quality time dengan cara yang lebih positif. JANGAN SEKALI-SEKALI mengiyakan kalo dia nanya soal gemuknya dia. Bisa-bisa capek belakangan ngadepin ngambeknya.

  • Bagusnya gw pake sepatu yang warna ini? Atau yang ini?

Most men biasanya kecele kalo mereka memilih salah satu. Soalnya sarannya lebih sering dibantah daripada diterima. Allan Pease dalam bukunya yang berjudul Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps menceritakan pengalaman dia menghadapi istrinya; Barbara Pease, yang bingung milih warna sepatu. Triknya mudah.

Saat seorang wanita menanyakan satu diantara dua pilihan, sebenarnya dia sudah menentukan pilihannya sejak awal, tapi dia butuh support untuk menambah keyakinan terhadap pilihannya. Jadi saat ditanya dia pakai sepatu biru atau merah, coba lihat aksesoris atau baju yang dia pakai. Kalo dominan biru, misalnya dia pakai cardigan biru dan bando biru muda, suruh dia pakai sepatu biru, DAN diiringi komentar support, seperti “Sepatu yang biru cocok sama warna baju kamu, serasi banget.”

Jangan pernah keluar kata-kata “Yang mana aja deh.” Atau “Yang itu deh, buruan udah telat nih.” Bisa-bisa kencanmu bakal tertunda lebih lama atau kamu bakal didiemin habis-habisan di perjalanan.

  • Makan dimananya terserah kamu, tapi nggak mau di resto A, bistro B, kafe C…

Buset… katanya terserah… tapi ditawarin makan di sini nggak mau, di situ nggak mau, alasannya mahal, makanannya junk food, bosen sama suasananya… hihihi… Co gw sendiri sering ngeledek gw gara-gara ini. Ngomongnya terserah tapi disodori apapun nolak. Kita punya cara sendiri buat ngatasinnya (setelah melalui puluhan kali debat dan ujung-2nya masak sendiri di rumah karena bingung mau kemana…) Nyari tempat makan aja susahnya ampun-ampunan.

Pertama, tentukan dulu spesifikasi makanan yang mau dinikmati. Bagi-2 menjadi klasifikasi besar, pertama daerah asal dulu, mau makanan Indonesia, makanan Barat, makanan Cina, atau makanan Jepang, you name it first. Lalu tentukan jenis makanannya, apakah itu steak, mie, nasi, burger, atau pasta dsb. Setelahnya tentukan restorannya. Bagi lagi klasifikasinya berdasarkan yang harga, lokasi, dan menu. Kalo lagi cekak, cari klasifikasi resto yang nggak terlalu mahal. Kalo lagi mepet waktu atau kelaperan berat, cari dari klasifikasi lokasi yang paling dekat. Dengan cara ini debat panjang sebelum makan bisa dihindari. Dan karena restorannya ditentukan berdua, nggak boleh ada yang protes ^^.

  • Matamu kemana sih?! ngeliatin cewek yang itu ya?

Satu tips utama. Mau aman? Jangan seujug-ujug bilang nggak ataupun bilang iya. Kuasai diri, nggak usah ngaku atau ngebantah kalo kamu ngeliatin cewek lewat sampe keluar iler. Alihkan objeknya dari manusia ke benda. Luruskan pandangan, jangan biarkan mata mengikuti pergerakan cewek yang lagi kamu soroti.

Cari barang paling mencolok yang pertama bisa terlihat matamu dan langsung komentari habis-habisan. Bilang “Gw ngeliatin lukisan yang itu, sapuan kuasnya bagus” Atau “Tasnya dia mirip sama punya: nyokap/tante/adik cewek/sepupu cewek or whoever safe girls you can think.”

Dan kalo kamu nggak bisa mengelak lagi, gak ada jalan lain, katakan “Cewek itu pake cardigan/tas/sepatu/topi/rok yang lucu banget kayaknya kalo kamu yang pake. Gimana kalo nanti gw belikan satu?” Gw jamin 100% trik ini berhasil. Hihi, berhasil bikin kapok mata buat jelalatan tentunya. Fokus sama pacar dong…

  • Pentingan nonton bola ya daripada gw?

Sekalipun yang main adalah Persib lawan Real Madrid, JANGAN sering-sering mengurangi quality time sama cewekmu dan mengalokasikannya pada nonton bola. Most girls hate soccer. Gw termasuk (dan hal ini yang mendasari bokap gw meletakkan 3 buah televisi sekaligus di ruang keluarga). Kalo terpaksa waktunya terambil untuk bola, ganti dengan waktu ekstra untuknya diluar jadwal biasa.

Nontonlah bola yang acaranya malam. Kalo acaranya siaran langsung dan bertepatan dengan jadwal kencanmu, minta pada teman atau bokap untuk merekamkan acaranya. Atau paling sial nontonlah siaran ulangnya. Kalo kebelet juga, dengarkan siaran langsungnya lewat radio di ponselmu. Atau ajaklah pasanganmu ke kafe yang mengadakan acara nonton bareng. Diem-2 aja, kalo udah masuk ke suatu tempat biasanya cewek jarang langsung berbalik pergi sekalipun disitu ada acara nonton barengnya.

Dan kalo desperate banget gak dibolehin sama pacar, jalan terakhir ya, download rekamannya lewat youtube tapi gak usah bilang-bilang. Intinya, selalu letakkan kepentingan pacarmu di atas pertandingan bola. Kecuali kamu bisa ajak dia buat menyukai sepakbola juga, hal ini nggak boleh ditawar!

Hmm… sebenernya nggak terhitung sih pertanyaan menjebak yang biasa ditanyakan oleh para wanita. Dan kaum laki-laki dituntut untuk pandai memberi jawaban yang diharapkan, tentunya diluar jawaban yang memberi efek simalakama. Hindari jawaban ya atau tidak. Carilah jawaban yang netral dan tidak memihak keduanya, atau berikan jawaban yang sama sekali di luar dugaan dia.

Kalo ada pertanyaan menjebak yang sampe sekarang kamu bingung jawabnya, coba aja tanyain disini, nanti gw coba bantuin ngejawab, dan how to react-nya nanti dikondisikan sama co gw. Hehehe, mau duet maut kitah.

Yuk ah ^^

Older Posts »

Blog at WordPress.com.