Can’t Resist Lust

March 26, 2014

Odonk-odonk!

Filed under: Love and Life, Simple Story About Me — Tags: , , , — hacques @ 8:22 am

Gw di kantor punya seorang temen. Biasa dipanggil si Odong-Odong. Orangnya sangat baik, doyan bercanda dan jokesnya lumayan oke. Cuma; seperti halnya makhluk lain yang menghuni divisi yang sama dengan gw di kantor; dese punya otak rada korslet dikit. Cerita ah…

Dialog 1 :
Odong-2 : Nit, apa bahasa inggrisnya ‘gratis tiket masuk Ancol’?
Gw : Ancol Admission Complimentary Ticket.
Odong-2 : Nulisnya pegimane? Dah ah, tulis ‘Free Ancol Ticket’ ajah…
Gw : NGAPAIN LU NANYA HAH?

Dialog 2 :
Gw : Tuh si Ay-Ay lagi ngerjain British Airways. Tau gak lu apa artinya British Airways?
Odong-2 : Ooo tau dong. British, orang Inggris!
Gw : Bener, Air?
Odong-2 : Udaraaaa…
Gw : Sip, Ways?
Odong-2 : Jalaaannn….
Gw : Jadi? British Airways adalah?
Odong-2 : Orang Inggris jalan di udaraaaa….

Image

Yeah, we can walk in the air… plane.

Kapan-kapan lanjut lagi ah… :p

#ketauan cuma edisi nyetor postingan setelah lama adem ayem.

image credit : Commons Wikimedia

January 15, 2014

Kenapa Cairan SELAIN ASI Tidak Boleh Diberikan Pada Bayi 0-6 Bulan

Filed under: Love and Life, Love in Daily Life, Simple Story About Me — Tags: , , , — hacques @ 7:23 am

Wadezig… gak kebayang pada akhirnya gw nulis topik emak-emak di blog ini. Well, apa boleh buat, sepertinya secara alamiah setelah kedatangan Reys, topic of interest gw rada bergeser dikit. Hehehe.

Topik kali ini gw pilih setelah gw menemukan BANYAK sekali mitos yang beredar di masyarakat mengenai seputar pertumbuhan bayi. Sampe-2 gw sendiri terkaget-kaget, kok masih gini sih pemikiran masyarakat kita mengenai pemberian ASI pada bayi?

Gw akui, untuk urusan pengasuhan bayi, gw termasuk golongan puritan aliran keras. Reys hingga saat gw ngetik ini masih ASI Eksklusif, dalam artian mulutnya tidak pernah kemasukan zat apapun selain ASI dan vaksin Polio (yang mana tidak dihitung makanan). Reys hanya punya popok dan celana kain untuk dipakai (gw anti pospak, mahal, tidak ramah lingkungan, bawa penyakit ruam popok pulak).. Reys juga dijauhkan dari sentuhan dot. Gw memilih softcup feeder advance untuk ngasih dia ASIP.

Masih gemes banget gw, pas baru berusia beberapa hari udah ada aja orang kanan kiri nyuruh gw ngasih madu buat Reys. Asal tau aja, madu itu itungannya beracun untuk bayi. Nah, yang repot gimana nyampeinnya, kalo terlalu ilmiah kadang gak bisa karena yang dihadapi adalah orang beg… err… orang yang skill mengenai kesehatannya kurang update.

Dan jujur aja, nyokap gw kadang suka kemakan omongan orang. Gw pusing banget pas sebelum lahiran disuruh nyari SUSU KAMBING ETAWA karena katanya bagus buat bayi. Gw langsung teriak lah, HAH?! KATA SIAPA? Anak gw kan ANAK ORANG, masa mau dikasih SUSU KAMBING? Dah gitu beberapa jam setelah gw lahiran, Reys belum minum ASI perdana, karena emang belum disodorin aja. Nyokap nyuruh gw untuk minta sufor ke suster karena takut Reys kelaparan. Hell no, gw tolak mentah-mentah. Wong gw udah tanda tangan hitam di atas putih kok, kalo gw cuma bakal ngasih ASI Eksklusif. Untung RS Haji Jakarta adalah RS yang Pro-ASI. Gak ada petugas kesehatan yang colong-colongan ngasih sufor ke Reys.

Here let me tell you, bayi yang baru lahir memiliki cadangan makanan yang cukup untuk bertahan hidup selama 3×24 jam sementara menunggu ASI ibunya keluar. Saat menunggu ASI keluar, ibunya harus terus menyusui bayi, mau keluar ataupun nggak, karena hisapan bayi adalah rangsangan terhebat yang memastikan ASI keluar.  Pasti keluar kok, kecuali jika ada indikasi medis tertentu yang menyebabkan ibunya tidak bisa menyusui. Sayangnya, biasanya orang suka kejebak ‘kasian bayi nangis’ akhirnya dikasih sufor.

Image

Nah, balik lagi ke topik judul. Apa aja sih cairan yang berbahaya untuk bayi? Percaya gak kalo gw bilang AIR PUTIH sekalipun berbahaya untuk bayi? Ooo, jelas gak percaya dong, siapa sih gw, anak baru juga satu, umur juga masih duapuluhan, tau apa soal ngerawat bayi? Tapi kalo yang ngomong Dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA., CIML, IBCLC, dari Sentra Laktasi Indonesia, percaya gak?

Jaman internet gini masih ada yang percaya kalo ada sisa susu di mulut bayi, harus dibersihkan dengan air putih, atau kalo bayi terus nangis berarti ASInya kurang harus ditambah air putih. Please, just DON’T. Gw kutip bahasannya dari artikel ini,

Apabila air yang diminumkan ke bayi tercemar, wassalam. Sistem pertahanan tubuh bayi belum siap menghadapi bakteri keji dalam air putih. Meski konon katanya sudah direbus, bisa saja yang terkena bakteri adalah media pemberian airnya seperti dot/gelas/sendoknya. Who knows?

Alasan berikutnya, karena ginjal bayi belum sempurna kinerjanya. Apabila mendapat asupan air putih, akibatnya pipis bayi akan membawa keluar serta elektrolit dalam darah. Contoh elektrolit yang keluar antara lain natrium dan sodium. Semakin banyak natrium yang terbuang, maka resiko kejang pada bayi makin meningkat. Sedangkan semakin banyak sodium terbuang maka aktivitas otak bayi akan terganggu, ujungnya bayi akan mengalami gejala keracunan.

Dan itu semua gara-gara air putih. As simple as that.

Berikutnyaaaaa… madu… em ama de u du…

Iya memang madu banyak sekali khasiat dan manfaatnya, tapi TIDAK untuk bayi. Tunggu hingga usia 1 tahun sebelum bayi diberikan madu, kecuali tega ngeliat bayinya nelangsa.

Lagi-lagi bukan gw yang ngomong ya, kalo madu itu bahaya untuk bayi. Kali ini yang ngomong adalah  dr. Ariani Dewi Widodo, SpA, dalam artikel yang bisa dibaca disini dan Charles Santerre, toxicologist (ahli mengenai racun) sekaligus food scientist, dalam artikel yang bisa dibaca disini

Madu itu tempat berkembang biaknya bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini melepaskan racun bernama botulinum toxic, yang merupakan pelumpuh otot. Akibat dari keracunan bakteri ini namanya adalah botulisme. Bayi yang menderita botulisme akan mengalami kelumpuhan, sulit bernapas, konstipasi, dan sulit untuk menyusu.

Berikutnya… asupan kafein. Gw sering merinding disko kalo baca di wall fb group AIMI, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, dimana suka ada aja ibu-ibu yang cerita kalo anaknya dikasih minum kopi supaya jantungnya kuat dan nggak step.

Gila.

Kalo ada yang berani berbuat gitu ke Reys pasti gw tuntut dengan pasal percobaan pembunuhan.

Kejang demam atau febrile seizure, yang sering disebut step disini, itu biasa terjadi pada bayi dan anak hingga usia 5 tahun. Tidak berbahaya dan menurut wikipedia, merupakan keturunan, penyebab lainnya adalah pelepasan muatan listrik yang disebabkan oleh demam.

Gak ada hubungannya sama kopi. Meh. Jadi apa alasannya kenapa kopi nggak boleh dikasih ke bayi? Liat lagi poin gw mengenai kenapa bayi tak boleh diberikan air putih di atas. Dan asumsikan akibatnya dua kali lipat lebih berat.

Lalu gimana dengan cairan lainnya? Misalnya air zamzam / teh manis/ jus buah/ air tajin, dst. Well, jawabannya tetap sama. Do not give your baby any other liquids but breast milk. Sekalipun yang diberikan air zamzam yang khasiatnya mendunia berabad-abad, tetep cocoknya untuk yang sudah besar, bukan untuk bayi. Ibunya aja yang minum supaya khasiatnya tersalurkan ke bayi lewat ASI.

Terus apalagi? Apa pendapat gw tentang sufor? Ngg, barang KW. Makan duit pulak.

Hehehe. Warning, radical opinion ahead. But with links to the solution.

Well, kecuali ibunya menderita sakit luar biasa berat atau syahid saat melahirkan, harusnya sih gak ada alasan untuk nggak memberikan ASI. Ibu penderita HIV aja masih boleh kok menyusui bayinya.

Ada berbagai alasan yang dibidik cermat oleh produsen sufor, seperti ASI sedikit (wew tahu darimana kan boobs gak transparan), bayi menangis karena lapar terus jadi harus diberi sufor (ada duabelas alasan kenapa bayi menangis, gak melulu karena lapar), saat baru melahirkan ASI nggak keluar (wajar sampai 3×24 jam, dan terus susui bayi supaya cepat keluar), sudah dipompa tapi ASI sedikit atau nggak keluar (yaiyalah, mana ada baru pertama mompa terus dapet ASI langsung sebotol penuh) boobs kecil atau nipple datar (bayi menyusu BUKAN pada puting melainkan pada areola), bayi kurus jadi harus dikasih sufor biar gemuk (wew gemuk gula, jadi rentan obesitas dan mudah sakit), ASI tiba-tiba berhenti dan gak keluar lagi (asal mau dibantu, ada Konsultan Laktasi untuk nolong kembali menyusui), lahirannya SC jadi gak bisa langsung menyusui (ada caranya kok), puting lecet jadi gak bisa menyusui (biasa ituh, semua ibu-2 pasti ngalamin dan kuncinya di pelekatan).

Dan masih banyak alasan lainnya, yang tentu saja potensial bikin gw dinyinyirin. Well, ini toh pendapat gw, mungkin gw bukan yang paling bener tapi at least gw mencoba mencari fakta penunjang. Gw nggak bilang yang memberikan sufor itu buruk, tapi gw juga nggak akan pura-pura membesarkan hati dengan mengatakan ‘ya udah gak papa kalo udah terlanjur’.

Gw tipe yang lebih menyarankan mencari donor ASI ketimbang menggunakan sufor. Kalo bingung cari dimana, silakan buka page fb Human Milk for Human Babies. Gerakan ASI Eksklusif buat gw bukan sekedar label semata. Tapi lebih ke arah penghargaan terhadap komitmen luar biasa seorang ibu untuk keras kepala memberi minuman terbaik dan termahal di dunia pada bayinya.

Anyway, gw masih percaya, bahwa terlepas dari benar atau tidaknya tindakan yang diambil, setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Tulisan gw disini sekedar berbagi aja mengenai kegemesan gw dengan apa yang terjadi di masyarakat. Tidak untuk memojokkan kalangan tertentu, tidak juga mencoba menggurui. Gak setuju gak apa-apa, dan sukur-sukur kalo ada yang merasa terbantu dengan curcolan ini.

And I am so blessed with Val. Seorang AyahASI yang luar biasa mendukung pemberian ASI. Mau gantikan popok Reys tengah malam. Bersedia gendong Reys dengan kain gendongan batik. Gak nolak saat gw minta tolong pijitin badan yang remuk redam. Selalu sedia ngasih apapun buat ngejaga mood gw tetap bagus supaya produksi ASI nggak terganggu. Whoa! Priceless!

Image

Yuk Ah.

November 13, 2013

Welcoming Reys!

Filed under: Love and Life, Love in Daily Life, Simple Story About Me — Tags: , , — hacques @ 2:03 pm

Baiklah, gw mau membuktikan diri bahwa gw masih hidup, jadi gw memutuskan buat ngupdate blog malang ini. Kali ini gw mau cerita aja mengenai anak Val.

Apa? Belum pernah tahu kalo Val punya anak? Ya iyalah gw baru kasi tau sekarang.

Apa? Belum pernah tahu kapan Val (dan gw tentunya) nikah? Ya iyalah, gw cuma nyebut di halaman About doang di blog ini.

Anyway, setelah melewati berbagai desakan dan hambatan (ampe pengen gw gamparin satu-satu orang yang bolak-balik nanya kapan punya anak, padahal bukan urusan mereka), akhirnya gw beserta Val menyambut anak pertama kami di bulan Oktober kemaren. We call him Reys.

Bulan Oktober itu bulan penuh momen buat keluarga gw. Banyak event di bulan Oktober, ulang tahun Val dan bokap gw juga jatuh di bulan ini. Tadinya Reys gw rencanakan lahir di hari yang sama dengan ultah bokap, tapi ternyata dese memilih buat lahir seminggu kemudian. Wkwkwkk, padahal planning gw *nyaris* sempurna. Ahem, gw ama Val tipe pasangan yang planning-freak. Untuk punya anak kami merencanakan berbulan-bulan sebelumnya, menghitung hari ovulasi untuk memastikan keberhasilan 100%, diet tinggi potassium untuk memastikan dapat anak laki-laki, dan menghitung 38 minggu ke depan supaya si anak ini nantinya berzodiak Libra dan lahir di tanggal yang sama dengan kakeknya. Hell yeah we did, meski meleset di bagian tanggal lahir yang murni kehendak si anak karena gw bersalin normal.

Anyway, di pagi hari jam 5, gw mendapati ketuban sudah pecah. Dan yang bikin serumah panik adalah airnya sudah berwarna hijau. Oke, gw sama Val langsung meluncur ke rumah sakit, tapi entah kenapa gw sempet banget loh mandi dulu plus dandan cakep.

Sampe rumah sakit, gw menuju ruang bersalin dan pas dicek jam 7 pagi, baru bukaan satu.  Gw masuk ruang observasi dan dipasang infus untuk induksi karena air ketuban sudah pecah dan ijo, Reys harus segera muncul di muka bumi. Gw manut aja begitu infus induksi dipasang. Karena waktu itu gw belum tahu mengenai kengerian luar biasa yang siap menanti.

Gw baru tau belakangan kalo yang namanya induksi itu sakitnya dua kali lipat sakit kontraksi biasa.

Dafuq… pas awal-awal sih gw masih bisa tahan deh, sekitar jam 7 sampe jam sebelas pagi. Tapi mulai menjelang sore, ampun dehhh… gw sampe minta maaf lahir batin ke nyokap, bokap sama Val saking nyaris gak tahan sama sakitnya. Saat lagi menerpa, rasanya kayak ada sesuatu di dalem perut yang maksa mau keluar.

Oh well, memang ada yang mau keluar, duh.

Lengkap deh, ngompol udah, muntah udah, dan gw lagi flu, alhasil kerongkongan seret sama dahak, dan bokap yang panik gegara gw muntah tadi langsung kabur ke kantin rumah sakit dan beli segala macam manis-manis buat gw, mulai dari madu, susu coklat, energen (yang dicairkan dengan sedikit air sampe jadinya super kentel) dan semua itu dicekokin paksa sama nyokap, ampun deh, udah mah kerongkongan kering jadi makin seret, meski gw telen juga sedikit sih, karena gw sadar gw perlu energi. Serta menurut laporan pandangan mata Val, beberapa kali nyokap nabokin gw karena udah plongo. Padahal gw cuma melakukan ‘energy saving act’ loh, suer.

Jam 6 sore dicek, baru bukaan tiga. Deuh, ampun deh, dalem hati gw mikir ‘anjrit jam 6 sore baru bukaan tiga, masih ada tujuh bukaan lagi… mau sampe kapan…’

Jam 7 malem, karena gw makin ribut bilang gak tahan gak tahan akhirnya bokap gw dan bokap Val manggil suster buat nanya gimana kalo di c-sect aja, karena ga tega ngeliat gw kesakitan segitu rupa. Susternya pun ngejelasin.

“Pak, kalo mau di c-sect, paling cepet bisa nanti jam 1 pagi, karena mesti puasa dulu 6 jam dan konsultasi dulu sama dokter anestesi… bla… bla…blaaaa”

Gw dah gak bisa denger lagi apa penjelasan si suster, karena yang ada di pikiran gw cuman satu:

“Anjrot, jam satu malem? Gak deh mendingan gw NGEDEN aja sekarang juga dah…”

Dan satu jam kemudian gw udah dibawa masuk ke ruang tindakan untuk persiapan bersalin.

Heit, the real thrill baru aja dimulai…

Setelah di ruang tindakan, gw gak bisa langsung ngeden brol buat deliver baby-nya. Begitu dicek udah bukaan 7, cepet banget padahal sejam sebelumnya masih bukaan 3 jelang 4 (tau gini gw udah ngeden dari jam 2 siang). Yang ngedampingin di dalem cuma Val seorang, dokternya belum dateng. Huks, karena dokternya belum ada, suster pun mengucapkan kalimat paling mengerikan bagi gw saat itu.

“Bu, kalo terasa pengen ngeden, TAHAN YA sampe dokternya dateng.”

Makdeng.

Berjam-jam gw nunggu waktunya bisa ngeden ini giliran dah di ujung banget kok ya disuruh ditahan. Akhirnya karena gw nggak tau lagi mau ngapain gw mengalihkan sasaran pada satu-satunya target di ruangan itu, Val (yang juga udah pasang tampang ga tau mau ngapain lagi).

Gw : “Vaaall… sakit… dokternya mana… telponin dong…”

Val : (keluar nanya suster) “lagi di jalan, bentar lagi sampe.”

Beberapa menit kemudian,

Gw : “ Vaaall… Tanya lagi dong… dokternya dah dimana…”

Val : (nanya suster lagi) “Euh, katanya dokternya masih di CIBUBUR”

Ngek… nyesel gw nanya, secara posisi gw n Val di Pinang Ranti aja gituh…

Gw : “Vaaaaaallll…”

Val : “Hmm apa?”

Gw : “Beliin tas Kate Spade ya…”

Val : “Iya…”

Terakhir, dokternya ditelepon sama orang dari Cordlife (tempat dimana gw n Val nyimpan sel punca tali pusat Reys), dan direlay ke Val kalo dia akan sampai dalam waktu 15 menit. Beuh, yeah, I can endure for 15 minutes lah. Hingga pada akhirnya dokternya masuk sambil senyum-senyum, gw pun merasa didatangi utusan langit…

Proses kelahiran Reys lumayan singkat, gw dibantu dokter dan 6 orang suster. Ngedennya juga nggak sampe 10 kali. Mungkin cuma 5 kali malah. Reys lahir dengan cepat. Jam 20.50 udah kedengeran suara tangis bayi yang seperti kumur-kumur (karena paru-parunya belum terisi udara). Menurut Val, saat lahir Reys udah biru, dan lehernya kelilit tali pusat, tapi karena prosesnya cepat, tali pusatnya langsung dilepas dan diambil selnya. Habis itu Reys ditaruh di dada gw, sambil dokter menyelesaikan pekerjaan berikutnya, mengeluarkan plasenta dan masang jahitan. Hehehe, what a wonderful feeling. Untuk beberapa saat, Reys adalah manusia termuda di muka bumi ^^.

Proses melahirkan secara normal memang cepat pulihnya. Sejam setelah persalinan, gw udah bisa jalan kaki ke kamar mandi untuk pipis, ditemenin adik perempuan gw si Dun yang hampir pingsan setelah ngeliat banyaknya darah di tisu yang gw pakai buat ngelap-ngelap.

Berikutnya gw langsung masuk ruang perawatan, bareng Reys yang memang dirawat gabung, alias tidak dirawat terpisah dari gw. Setelahnya gw tanda tangan pernyataan yang menyebutkan bahwa gw memilih untuk memberikan ASI eksklusif buat Reys. Yup, Reys tidak diberi susu formula setetes pun :D Gak masalah, karena bayi baru lahir bisa bertahan hidup tanpa makanan selama 72 jam maksimum hingga air susu ibunya keluar.

Dari segi spek (lu kate komputer) Reys lumayan mungil, beratnya 2850 gr dan panjangnya 48 cm. But its okay, lebih baik digedein di luar daripada di dalem. Kami menjalani IMD jam 3 pagi. Waktu itu gw ditungguin sama Val, adik gw Dun dan Aciciya, pacar Dun. Beuh, dari ketiga makhluk itu, yang paling berguna buat gw ternyata Aciciya, soalnya dia calon dokter, jadi dia yang paling bisa menangani bayi, sisanya totally plongo. Including me.

Reys is healthy and kicking. Dan juga sangat kalem. Sampai hari ini dia tipe bayi yang cuma nangis kalo orang di sekitarnya udah kebangetan gak ngerti maunya dia. Ngompol, pupup, lapar, dia hampir gak pernah nangis kecuali pas lagi growth spurt. Next time gw ceritain lebih banyak deh. Hehehe…

Last, gw memutuskan buat ngasih bonus. Selama sekitar sembilan tahun punya blog gw sangat jarang majang foto, jadi kali ini gw kasih foto eksklusif Val dan Reys saat berusia 12 hari. 

Image

May 29, 2013

Mum… and Ayah

Filed under: Love and Life, Love in Daily Life — Tags: , , , — hacques @ 10:12 am

Oke, sesekali gw cerita mengenai isi rumah gw deh. Anggota di rumah selain gw sendiri ada lumayan banyak, terdiri dari Ayah, Mum, adek gw si Dun, nanny, dan Val.
Ditambah dengan delapan ekor kucing : Kuki, Macan, John, Kancil, Macil, Jupe, Marmer, dan Wewet.

Eniwey, yang gw mau ceritain kali ini adalah si nyokap, yang biasa gw panggil Mum. Sekedar cerita singkat, beliau adalah pengajar sekaligus owner sekolah PAUD. Dia sekarang sedang menempuh pendidikan lanjutan keguruan, so, sehari-hari dese berkutat dengan tugas, karya tulis, textbook, dll…

Tak lupa sehari-hari ngubek internet dengan laptop lungsuran dari Dun. Masalahnya, Mum ini punya kebiasaan yang rada-rada nggeremeti.

Selama ada orang lain di dekatnya, Mum suka malas mikir. Lebih mudah manggil orang dan minta tolong.

Bukannya ga mau nolongin sih, dengan senang hati mau aja, tapi kalo dipanggil buat nanya gimana cara buka Google kan bete juga T__T. Korban utamanya adalah Ayah, gw, dan Val. Tiap kali gw ga ngantor, bisa setiap 2 menit sekali gw dipanggil keluar kamar buat dimintain tolong, entah buat ngapus tabel di Word, buka website, bikin cover proposal, dll.

Okeh, sini sini gw ceritain beberapa hal mengenai Mum sama Ayah.

Jam 9 malem, Ayah nonton Kian Santang, Mum ngerapihin kertas hasil print-an buat makalah, ada beberapa lembar diprint warna. Sepertinya itu bagian yang penting.
Mum: *ngambil beberapa lembar kertas bergambar* Ta! Tolong dong, print-in gambar yang ini ya, masing-masing lima lembar.
Gw: Oke, nama filenya apa trus taronya dimana? *sambil ngejogrok di depan laptop*
Mum: Nah, itu, GAK TAU, kamu tolong cariin yah! *sambil balik ngerapihin kertas*
Gw: *nelen mouse*

Lakon berikutnya.
Mum: Taaa!!! Ini gimana sih kok nggak ketemu file yang kemaren ibu kerjain??!
Gw: Lah ibu taro mana?
Mum: Langsung ibu save aja sehabis ngetik!
Gw: Ibu ngesavenya dimanaaaaa? *mau nangis*
Ayah: Apa nama filenya? *bangun dari nonton Kian Santang sambil misuh-misuh terus ngejogrok depan laptop Mum*
Mum: Gak inget juga sih… tapi kayaknya disimpen di flash disk deh…
Ayah: *melipir kabur dari laptop, Mum balik duduk*
Gw: Ibu simpennya di flash disk?
Mum: Iya
Gw: Flash disknya udah dicolok belom?
Mum: Oh iya belom!
Gw: *joget di tempat saking ga tau mau ngapain*

Laen si Mum, laen pula cerita si Ayah.

Gw dah lumayan sering juga sih nyeritain tentang dia disini, well, ada cerita dikit nih.

Jam 9 malem, Ayah nonton Kian Santang (sumpah gw nggak ngopas kalimat di atas, emang dese kerjanya ini kalo malem) gw ngelungker di samping Ayah sambil internetan pake hape.
Klontreng! Lonceng depan pager bunyi, pertanda ada orang di depan pager.
Gw & Ayah: *diem di depan tipi 5 detik*
Ayah: Ada orang Teh,
Gw: Iya,
Ayah: Siapa?
Gw: Nggak tau. Emang Ayah tau siapa?
Ayah: Nggak,
Gw: Trus gimana caranya aku bisa tau siapa kalo kita berdua masih disini?
Ayah: Ya BUKAIN lah!
Gw: Buset! Males amat bergerak *jedotin pala ke henpon*
Dun: *menggigil di luar sendirian sambil kebingungan kenapa nggak ada yang bukain dia pintu*

Cerita lagi nih… settingannya boleh percaya boleh nggak, mirip-mirip lah, tapi kali ini lebih sorean.
Jam 7.45 malem, Ayah nonton Tendangan si Madun 3 (gw juga bingung ngapa dia demen nonton ginian). Gw dateng melipir deket-deket.
Gw: Yah, di kamar mandiku dari sekitar 3-4 hari yang lalu tuh ada kecoa, tapi anehnya kecoanya diem di tempat aja nggak pindah-pindah kemana-mana. Kecoanya beda, kayak ada lambang skull-nya di kepala.
Ayah: Mm hmmm *sambil merhatiin Madun bertarung melawan grup Spider-Man, Hulk, Superman, Batman dan diawasi wasit Judge Bao*
Gw: Terus aku tanya ke kecoanya “Eh, apa kabar, kamu kok masih disini?”
Ayah: Terus kecoanya jawab apa? *sambil melirik dikit*
Gw : Euh…

Dan berikutnya kami berdua pun tertawa saking absurdnya obrolan yang lagi diomongin. Hihihi, if you’re at least 27 years old and still having this conversation with your Dad, consider yourself very lucky!

Oh Muuuuum dan Ayaaaahhh… panjang umur sehat selalu yaaa… mari kita grow old together while having fun like there’s no end of time ^^

February 6, 2013

Social Media Maintenance Untuk Pemula

So, siapa yang masih TIDAK SADAR kalo hari gini nih, jabatan Social Media Officer itu SEKSI? Karena lewat ujung jemari SocMed Officer lah maka suatu brand atau perusahaan dapat melakukan interaksi langsung dengan dunia (maya, dengan imbas nyata tentunya).

segalanya berawal di ujung jari

segalanya berawal di ujung jari

Jadi, siapa yang sekarang mau/berniat/hendak/akan mulai membuat setelan dasar akun jejaring sosial brand/perusahaan, tapi tidak tahu harus mulai darimana? Atau sudah punya Social Media Officer, tapi yang bersangkutan masih bingung gimana cara maintain akun-akun yang sudah ada? Atau mau belajar berurusan dengan social media karena tau gaji SocMed Officer itu minimal 7 juta untuk perusahaan besar? Terutama bagi yang kerja di advertising, pasti tahulah standar penghasilan SocMed Officer yang cukup banget kalo buat nyetarbak tiap hari dua gelas. Gimana cara untuk maintain social media akun yang dipercayakan di tangan kita? Mari kita mulai, dan dibawah ini cara-cara memulai dan nge-maintain social media accounts.

Persiapan Awal

Hm, kebeneran gw pernah berprofesi jadi Social Media Officer merangkap Content Marketing Web Copywriter dari sebuah perusahaan startup asing, dimana semuanya memulai dari awal, jadi kurang lebih gw rada ngerti dikit dalam menggunakan akun social media. Sebelum mendaftar dan mempublikasikan apapun lewat social media, pastikan sudah ada KONTEN untuk dipasang. Jika belum ada segera cambuk copywriter dan graphic designer yang ada dengan menyodorkan Social Media Cheat Sheet ini. Sebelum daftar akun, minimal siapkan:

  1. Company/brand profile: terdiri dari Nama brand/perusahaan, tagline, keterangan singkat mengenai brand/badan usaha, biografi (jika perseorangan), alamat dan telepon, lokasi, website resmi, blog, dan apapun yang sekiranya akan diperlukan untuk mengisi profil.
  2. Company/brand images : terdiri dari Logo, foto (produk atau perseorangan), gunakan warna-warna yang merupakan identitas perusahaan, dan video (bisa tentang produk atau portfolio karya)
  3. Company/brand product information : terdiri dari deskripsi produk, tips & trik yang berhubungan dengan produk, promo yang sedang dijalankan,  produk yang dulu pernah ada, produk yang sebentar lagi akan keluar.
  4. Customer interaction activities : terdiri dari postingan apapun yang bersifat ‘memancing reaksi atau umpan balik’. Be creative dan pastikan TEPAT SASARAN.
sasaranku adalah hatimu...

sasaranku adalah hatimu…

Untuk permulaan, mulailah dengan tiga besar di jagat social media, yaitu : Facebook, Twitter, Youtube. 

Facebook :

facebook-logoMemulai akun brand atau company di facebook jelas tidak sama dengan membuat akun pribadi. Tidak bisa memasang nama alay atau foto monyong. Dan salah ngepost bisa-bisa langsung jadi bahan ketawaan massa.  Kelebihan Facebook ada pada kemampuannya menjangkau basis yang sangat luas dan enak untuk berinteraksi dengan masyarakat luas. Untuk branding, Facebook sangat unggul karena bisa memasukkan berbagai apps, sehingga memudahkan jika ingin membuat kuis atau game tertentu.  Nah, cara memulai membuat page di Facebook :

  1. Buat Page tersendiri. Create Page baru dan pilih kategorinya. Kamu akan tahu bahwa kamu sudah benar jika di laman terdepannya ada kotak bertuliskan jumlah LIKES. Kalo adanya friends berarti salah.
  2. Setelah buat page baru, isi semua yang perlu diisi, seperti About, Basic Info, alamat, dan segala kelengkapannya dengan menggunakan konten yang sudah disiapkan di atas. Isi profile picturenya dengan benar dan pasang cover page terbaik.  Jika ada website resmi, pasang alamatnya di bagian About.
  3. Mulai bangun jaringan, dengan cara memasang Facebook Like plugin di website resmi, mengundang orang untuk melihat pagenya, membuat event, join berbagai Grup, atau mengklik LIKE pada page-page lain yang sekiranya berhubungan dengan brand atau lingkup bisnis perusahaan.
  4. Buat skedul pengisian konten, apakah 3 kali sehari ataukah setiap jam. Dan siapkan kontennya jauh-jauh hari, jangan saat menjelang waktunya update status baru jungkir balik karena nggak tau harus ngisi apa.
  5. Pantau reaksi pengunjung, jawab setiap pertanyaan yang masuk, selesaikan setiap masalah yang ada dengan baik, pastikan menyebut nama orangnya terlebih dahulu jika hendak menjawab pertanyaan seseorang supaya pengunjung lain tidak bingung.
  6. Gunakan Facebook Ad, tapi gak usah repot-repot beli LIKES. Terbukti jumlah LIKES palsu tidak ada gunanya untuk promosi brand atau meningkatkan pemasaran. Buang-buang uang. Gw kenal orang kaya asing yang buang duit 2000 dollar buat naekin likes page produk dia sebesar 200.000 jempol, tapi gak ngaruh, karena apa? Karena produknya belum jadi, target pasarnya Indonesia, sementara 99% Likes-nya berasal dari Vietnam. Dan gw BEGO kalo gw bilang itu strategi pintar.

Twitter

twitter-logo-hashtagAhh, Twitter. Banyak yang beranggapan bahwa social media itu adalah twitter. Cara paling cepat untuk menyampaikan segalanya, mulai dari berita aktual sampai skandal seks artis. Dengan hanya 140 karakter, pesan yang dikirimkan akan langsung tepat sasaran. Dan Twitter sangat cocok diterapkan sebagai sarana berkomunikasi dengan klien atau customer secara cepat, karena SocMed Officer bisa menjawab Twit dari mana saja. Hari gini hape siapa yang tidak dilengkapi app Twitter? Hmm, gw sendiri bukan pemakai Twitter, dan sampai hari ini tidak punya Twitter pribadi, tapi tuntutan profesi membuat gw mau ga mau harus belajar bertwit ria, mulai dari :

  1. Buat nama Twitter. Doh. Pastikan namanya berhubungan langsung dengan brand, dan apabila sudah ada yang mengambil namanya duluan, variasikan dengan menggunakan underscore, yang penting harus sedekat mungkin dengan nama brand yang diwakili.
  2. Isi lengkap profil Twitter, ulangi langkah di atas. Oh jangan lupa ganti background laman twitter dengan desain background resmi. Sekali lagi alamat website resmi harus tercantum, dan di bagian About, gunakan # (tagar) untuk memudahkan pencarian topik langsung mengarah ke brand atau company-mu.
  3. Beritahukan pada dunia bahwa akun Twitter sudah ada (posting alamatnya di Facebook dan akun pribadi), dan ajak mereka untuk mengikuti akun Twitternya.
  4. Galang pengikut. Buat kuis, berikan tips berguna, berikan hadiah bagi follower yang meretweet atau melakukan mention. Google menyediakan banyak cara mengumpulkan follower. But one thing to make sure, jangan pernah membeli follower. Nyaris tak berguna. Jangan ragu mengikuti akun brand ternama yang relevan dengan brand/company.
  5. Siapkan konten yang singkat, padat, jelas, dan terencana. Hindari nyepam. Ingat, hanya ada 140 karakter untuk setiap tweet, hindari penggunaan kata bertele-tele yang sangat amat panjang sekali sementara poin utamanya tenggelam entah dimana dari seluruh kalimat tersebut. Ahem, intinya, KISS. Keep It Simple, Stupid!
  6. Biasakan menggunakan @ untuk menjawab pertanyaan, jadi orang lain nggak bingung mengenai siapa mengajak bicara siapa.

Youtube

3D-YouTube-Logo-psd49001Hohohoho, the source of knowledge in life! Dari yang serius maupun yang konyol ada disini. Pintu sukses pun bisa berasal dari sini. Justin Bieber dan PSY adalah contoh nyata mereka yang harus sembah sujud berterima kasih pada Youtube. Trus caranya?

1. Pastikan lebih dahulu bahwa brand/perusahaan menetapkan bahwa Youtube akan menjadi sarana social media yang efektif ke depan.

2. Siapkan sejumlah video orijinal yang relevan. Apakah itu TVC (television commercial atau iklan tipi), demo produk, tutorial, atau company profile. Pastikan videonya tidak terlalu panjang, hasil riset menyatakan bahwa rata- rata orang bersedia menonton apabila videonya berdurasi antara 2-3 menit.

3. Jika akunnya adalah perseorangan dan memerlukan sponsor, silakan nyalakan opsi Ads, tapi jika akunnya adalah untuk bisnis, MATIKAN opsi ads.

4. Untuk setiap video yang diunggah, langsung sebar tautannya di halaman social media yang lain, dan mintalah umpan balik atau testimonial dari pengikut/pengguna produk.

Strategi Selanjutnya

Hayo, penting cuit atau jempol?

Hayo, penting cuit atau jempol?

Oke, ngeset akun udah, nyiapin konten, udah. Terus gimana selanjutnya? Tentu saja, MAINTENANCE, alias nge-maintain pengikut yang sudah ada dan meningkatkan social awareness terhadap brand atau akun perusahaan yang kita pegang. Gw akui, untuk nge-maintain jelas JAUH lebih sulit daripada memulai.  Terus strateginya gimana?

 

  1. Susun jadwal update konten. Gak akan bosen gw ngingetin soal ini. Buat halaman excel, beri jadwal, dan bedakan mana konten untuk Twitter, Facebook, Youtube atau website resmi. Pastikan di awal minggu, jadwal konten sudah terisi penuh hingga akhir Jumat.
  2. Siapkan konten yang banyaaaakkkkk. Inget empat syarat utama konten social media: Efektif, Spesifik & Relevan, Menggiurkan, Mudah dishare.
    Efektif berarti : nggak panjang, nggak nyepam, dan diposting di waktu yang tepat ; jangan ngepost tentang produk remaja di jam saat mereka sekolah.
    Spesifik&Relevan berarti : buat postingan sesuai dengan topik yang disukai para follower, jangan ngepost tentang politik jika pengikut terbesar brand adalah anak-anak dan remaja.
    Menggiurkan berarti : berikan tawaran produk eksklusif, adakan kuis berhadiah, pasang video bagus mengenai brand, pajang poster promo terbaru.
    Mudah dishare berarti: memasang konten yang memiliki ‘value’, dimana orang akan merasa perlu untuk berbagi, dimana semua orang sebaiknya tahu.
  3. Berinteraksi. Jawab semua pertanyaan (meski gw tahu ini malesin), pasang satu post khusus apabila pertanyaan yang masuk hampir semuanya senada dan tag orang-orang yang bertanya disitu. Sering-seringlah bertanya mengenai pendapat para follower, untuk mendapatkan umpan balik mengenai brand.
  4. Jangan mempromosikan produk melulu. Boleh juga membuat postingan berupa cerita lucu, gambar lucu, link blog yang berguna, quote keren atau video konyol. Minta like dan share dari pengunjung dan tanya pendapat mereka untuk memancing interaksi.
  5. Monitor efektivitas social media secara berkala. Cari tahu mana konten yang mendapat reaksi paling banyak dan tarik garis besar mengenai minat follower. Tingkatkan awareness ; misalnya dengan metode Facebook Ads atau menyewa Tweet Buzzer; dan buat catatan mana metode terbaik meningkatkan efektivitas social media yang digunakan.

Hokeh, gw rasa cukup dulu ya? Silakan dijadikan referensi jika berguna, diberi tambahan jika ada yang dirasa perlu, dan jika ingin diskusi atau sekedar tanya-tanya, silakan layangkan ke hacques_reird@yahoo.com

photo credit : FreeImageWorks.com dan public domain.

Iya gw ngaku, ni poto gw pajang karena modelnya GANTENG

Iya gw ngaku, ni poto gw pajang karena modelnya GANTENG

February 5, 2013

Smoked Beef Pancake Brunch!

Filed under: DIY Project, Love in Daily Life, Simple Story About Me — Tags: , , — hacques @ 6:49 am

Pagi ini gw bongkar laci dapur, nyari apaaaa yang bisa dimakan… Akhirnya nemu satu pak pancake mix yang belum terpakai! Aheyy, langsung aduk-aduk isi kulkas, nemu smoked beef lembaran. Sip, mari kita masak!

Dan beberapa lembar dari pancake ini masuk ke kotak bekal bokap gw. Kenapa bukan dibawa Val? Karena si Val berangkatnya pas nyubuh dan gwe belom banguuuun sodara-sodaraaaa!!!

Here’s the recipe, guys!

dig in!

January 14, 2013

Cara Seru Isi Waktu Pas NGANGGUR!

Filed under: DIY Project, Love and Life — Tags: — hacques @ 12:34 pm

Oke, dirimu baru saja diwisuda, selamat! IPK 3,7 tergenggam di tangan, gelar terpampang manis di kartu nama. Senyum cerah menghiasi wajah dan siap menghadapi dunia. Berbekal ilmu dari perguruan tinggi siap mengabdi pada negara.

Tapi ngapa dah, kok udeh ngirim tiga puluh lamaran kerja, dua belas kali interview, delapan kali interview tahap dua, empat kali tes uji kompetensi, ngapa GAK ADA yang nyantol alias udah setengah tahun lebih setelah lulus (baik dari kampus maupun kantor sebelumnya) belum juga dapet kerja?

Padahal pulang wisudaan langsung lamar kerja loh!

Padahal pulang wisuda langsung lamar kerja loh!

Mulai panik, ortu dah bolak-balik nanya, kalo hang out sama temen kek gak ada lagi obrolan lain tapi ‘sekarang KERJA dimana?’. Buat beberapa orang yang berprofesi kreatif, mungkin bisa dengan enteng jawab ‘Freelance’ tapi yang bukan? Waduh, setres gak bo? Buat yang fresh grad barangkali udah gerah banget dengan lingkaran setan, gimana caranya mau nyari pengalaman kerja kalok nyaris SEMUA lowongan pekerjaan minta pengalaman kerja?

Faktanya, memang tidak semua orang bisa langsung dapat kerja begitu lulus. Dan yah, adanya periode kosong cukup lama itu gak enak diliat di CV. Well, gausah pundung dulu, jobless bukan berarti  planga-plongo ngabisin udara bumi tiap hari, ada kok yang bisa dikerjain sambil nunggu datangnya pekerjaan. Yaitu:

-  BELAJAR

Belajar jangan tanggung-tanggung!

Belajar jangan tanggung-tanggung!

Ya tentunyalah… karena ilmu yang didapat di kampus itu gak ada sepersekian persennya keahlian yang harus digunakan di dunia kerja, kecuali kamu berada di lingkup engineering. Cari kursus dan raih sertifikasi, lumayan buat bikin cakep CV. Ikuti seminar secara rutin. Biasanya di kampus-kampus banyak tuh. Datangi perpustakaan yang selama ini bikin bersin kalo kamu masuki, baca buku atau cari tips bagus di majalah. Atau buka internet, baca artikel dan pelajari blog-2 bagus mengenai dunia kerja sesuai areamu.

-  TEBAR JARINGAN

Gausah gengsi, biarkan orang tahu kamu sedang mencari pekerjaan. Gak semua informasi bisa kamu jaring sendiri, kadangkala perlu juga mata dan telinga tambahan orang lain untuk membantu info tersebut untuk sampai ke tanganmu. Ikuti akun social media perusahaan yang kamu incar, sekarang ini biasanya perusahaan besar menggunakan social media untuk menyebar lowongan pekerjaan. LinkedIn adalah salah satu tempat yang bagus untuk memulai.

-  PARUH WAKTU

Kalo belum dapat pekerjaan full-time, coba incar yang menyediakan pekerjaan part-time. Selain kamu dapat pengalaman yang mirip-mirip dengan kerja full-timenya, siapa tahu kamu bisa naik pangkat jadi pekerja tetap jika kerjamu memuaskan.

-  FREELANCE

Yang penting dapet duit dan pengalaman.

Yang penting dapet duit dan pengalaman.

Oke, kamu punya komputer? Punya jaringan internet? Punya keahlian yang bisa dijual? Bagus, kerjalah secara freelance. Bisa ngedesain web? Bisa ngajar ngaji? Bisa terima terjemahan bahasa Albania? Bisa baca kartu tarot? Tawarkan kemampuanmu di banyak tempat. Iklankan di akun jejaring sosialmu, buka lapak di kaskus, pasang tarif dan layani klien dengan profesional. Isi portfolio sebanyak-banyaknya dan isi tabungan juga dong :p

- BUKA BISNIS SENDIRI

Ini pilihan terbaik yang paling gw sukai. Can’t find any work? Build your own business! Mulai dari yang kecil-kecil pun boleh. Kamu bisa buat cake? Terima pesanan kue. Kamu jago jualan meski gak jago produksi? Jadilah reseller online shop. Suka buat kerajinan tangan? Ajari ibu-ibu di sekitar rumahmu dan bukalah sentra handicraft lalu jual di internet, jangan tanggung-tanggung, jual ke luar negeri. Punya tabungan rada banyak dikit? Beli franchise yang terbukti jalan dan lakukan kerjanya sesuai sistem.

Intinya, just anything will do! Pastikan setiap hari adalah hari produktif, meski hanya habis untuk membaca satu buku setebal 50 halaman, selama hari itu kamu mempelajari sesuatu, maka hari itu tidak berakhir sia-sia. Good luck ^^

all image used here all from FreeImageWorks.com 

October 23, 2012

Kawin Apa Nikah?

Filed under: Love and Life, Love in Daily Life — hacques @ 10:31 am

BUSET DAH! Hari gini masih ada aja yang percaya bahwa NIKAH dan KAWIN itu beda.
Dan banyak yang percaya bahwa bedanya adalah, kalo NIKAH itu NEKEN (tanda tangan pertanda terikat suami-istri) dan kalo KAWIN itu NEKEN (dalam artian menindih, atau berhubungan seksual). Intinya, KAWIN adalah istilah yang lebih negatif daripada NIKAH.

Here gumbos, let me tell you this, you’re TOTALLY WRONG!

Gw pada dasarnya nggak memasalahkan urusan istilah ini, toh artinya sama. Sebuah prosesi ikatan antara dua orang dan dua keluarga, untuk meresmikan keduanya sebagai pasangan suami istri. That’s it.

Trus, kenapa gw hari ini malah ngebahas ginian? Well, gegara ada seseorang yang nyamber di Plurk gw dan mengatakan ini :

Dhier… gimana gw ngga kebakaran jenggot? Padahal punya jenggot pun nggak ~____~”

Orang Indonesia kebanyakan tidak bisa membedakan KAWIN dan NIKAH. Dan bahasan mengenai hal ini cukup banyak, antara lain seperti di blog Oh Mai Goat ini. Yup, disitu terdapat bahasan yang sangat bagus mengenai asal muasal kedua kata tersebut.

Dan disini kenapa gw tulis ulang? Ya gatel aja.

So, menurut Wikipedia Indonesia Mengenai Perkawinan, asal kata KAWIN adalah:

Perkawinan adalah kata benda turunan dari kata kerja dasar kawin; kata itu berasal dari kata jawa kuno ka-awin atau ka-ahwin yang berarti dibawadipikul, dan diboyong; kata ini adalah bentuk pasif dari kata jawa kuno awin atau ahwin; selanjutnya kata itu berasal dari kata vini dalam Bahasa Sanskerta[1].

KAWIN, atau KAHWIN, kalo kata orang Malaysia bilang, itu pada dasarnya adalah Bahasa Indonesia asli. Yang terderivasi dari Bahasa Sansekerta.

Apa yang menyebabkan makna kata KAWIN jadi berkonotasi negatif? Hmm, sepertinya gegara joke-joke seputar Kawin dan Nikah yang dah kadung beredar di masyarakat. Sekarang yuk, kita coba cek etimologi dari kata yang satunya, NIKAH.

Dan menurut Wikipedia Indonesia Mengenai Pernikahan, asal kata NIKAH adalah:

Pernikahan adalah bentukan kata benda dari kata dasar nikah; kata itu berasal dari bahasa Arab yaitu kata nikkah(bahasa Arabالنكاح ) yang berarti perjanjian perkawinan; berikutnya kata itu berasal dari kata lain dalam bahasa Arab yaitu kata nikah (bahasa Arabنكاح) yang berarti persetubuhan.

DOR! Bukan gw yang ngomong, tapi Wikipedia loh. NIKAH, pada dasarnya itu bahasa Arab. Gw tau dari awal karena gw belajar hukum pernikahan Islam yang disebut MUNAKAHAT. Just add one and one together and you can do the math. Sumber lain mengenai istilah NIKAH bisa didapat di Dokumen Scribd yang diupload Mr Fadelhut disini. Disitu jelas. Yang maknanya negatif justru kata NIKAH.

Trus pertanyaannya sama, apa yang menyebabkan kata NIKAH justru mengalami kenaikan derajat dibanding KAWIN? Jawabannya idem aja dah sama penyebab kata KAWIN turun kasta diatas.

Jadi? Sebenernya mana yang bermakna ‘NJENGKING’ kalo kata seorang Plurker di atas? Kalo dari bahasan di atas, tentunya jawabannya NIKAH. Tapi buat gw pribadi, kurang pas juga. Kenapa gw nggak setuju? Silakan cek lagi dua link Wikipedia diatas. Keduanya menyatakan bahwa perkawinan dan pernikahan adalah proses pengikatan RESMI. So, definisi apapun yang menggambarkan bahwa salah satu dari kata KAWIN atau NIKAH adalah negatif, otomatis gugur. Dua-duanya resmi kok. Mau kawin, mau nikah, udah ngucap janji setia dan tanda tangan di buku nikah, lu bebas mau ngapain aja. Both are legal, dude.

Trus apa definisi dari ‘NJENGKING’ itu sendiri? Hubungan seksual di luar tali ikatan resmi sebagai suami istri.  Tentu saja maknanya negatif dari berbagai sudut. Mau jungkir balik juga tetep aja itu kegiatan gak bener. Terus, harusnya apa disebutnya? Ya ZINA lah.  Cemacem.

So, kalo ada yang ngomong ‘Gua mau KAWIN’ atau ‘Gua mau NIKAH’, maknanya sama aja. Dia berhasil mengambil sikap terhadap salah satu keputusan tersulit dalam hidup manusia, dia berani maju melepaskan diri dari orang tua dan menghadapi dunia dengan pasangannya, dia berani mengambil tanggung jawab besar sebagai manusia secara resmi.

Well, sampe sini aja ah, Val udah jemput. Dheee ^^

October 10, 2012

Hermione Magical Circle

Filed under: Art and Fanart, fanfic — Tags: , , , — hacques @ 4:01 am

It’s Hermione, baby!

Di antara semua Potterverse karakter, gw paling suka dengan tiga tokoh, Harry Potter, Hermione Granger, dan Draco Malfoy. Dalam dunia per-fanfic-an gw suka sekali dengan cerita yang pairingnya adalah gabungan manapun dari ketiganya. Gw suka sekali Dramione (Draco-Hermione), Harmony (Harry-Hermione) dan Drarry (Draco-Harry) pun gw telan idup-idup. Apalagi kalo nemu yang triangle-love dari ketiganya, beurgh… crot banget dah.

Anyway, a couple of months ago… eng.. tepatnya sekitar 24 bulan yang lalu (months? its YEARS!) gw bikin fanart Hermione, yang cepat dan simpel XD dan emang dasar gw juga makhluk ogah repot…

magic symbols everywhere!

Lineartnya drawing pen 0.2 (kalo ga salah). Sisanya timpuk langsung di Photoshop CS.
Cara bikinnya gampang dan gak ribet, yang susah malah bikin tutorialnya ~___~”

Yang pengen tahu metode gw buat fanart, bisa cek tutorial fanart Hermione Magical Circle disini

Dan buat yang pengen coba ngewarnain gambarnya, monggo download lineartnya disini. 
Silakan diwarnai dan monggo dipajang lagi, asal tulisan art by hacquesnya jangan diilangin ye :p

Dheee ^^

 

September 27, 2012

Scrapbook! Frame! Fun!

Filed under: Art and Fanart, Love and Life — Tags: , , , , , — hacques @ 9:51 am

Met sore all ^^

Hari ini gw mau cerita mengenai salah satu hobi (lama) gw yang emang sejak awal ga pernah gw ceritain (loh). Yaitu digital scrapbooking. Apaan tuh? Pada dasarnya mirip-mirip dengan scrapbooking pada umumnya, cuma aja semua elemennya digital, alias pengerjaan penempelan, pemotongan, pengaturan tata letaknya semua dilakukan di komputer. Kit untuk digital scrapbooking ini bisa dibeli di internet atau kalo mau rajin dikit kayak gw, berburulah kit freebies alias gratisan. Tapi dengan syarat, hanya untuk keperluan pribadi dan tidak diperjualbelikan atau tidak diakui sebagai milik sendiri.

Sebagai pengguna Photoshop kelas akut, gw sering menenangkan hati dan jiwa (setres bray?) dengan melakukan digital scrapbooking. Bahkan kalo memperhatikan, beberapa karya fanart gw juga sering memuat unsur ini. Contohnya diii….

Contoh scrapbook pada fanart

Fanart Hermione yang gw buat sekitar tahun lalu. Disini pakai warna-warna hangat supaya sesuai dengan warna rambut Hermione dan syal Gryffindornya. Kadang gw juga suka iseng bikinin desain gratis buat temen-temen gw XD Contohnyaaaa….

Image

Yang ini gw buat untuk ucapan selamat ulang tahun buat…. yang diatas XD

Image

Ini gw buat untuk teman gw yang petualang :D Her backyard is practically unlimited.

Image

Ini edisi foto keluarga buat Bang Arioss XD XD XD Sengaja pilih nuansa biru-abu-abu buat ngimbangin seragam keluarga-nya ^^

Image

Yang ini desain gratis buat kamu. Silakan pake buat frame fotomu bareng teman, pacar, ataupun keluarga. Asal jangan dijual yah ;)

Dheeeee ~

Older Posts »

The Banana Smoothie Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 34 other followers